SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan Media Teks Iklan Televisi Berunsur Edukatif untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas V MI Al-Hidayah Donowarih Karangploso

Habibatus Sa'diyah

Abstrak


ABSTRAK

Sa’diyah, Habibatus. 2017. Penggunaan Media Teks Iklan Televisi Berunsur Edukatif untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas V MI Al-Hidayah Donowarih Karangploso. Skripsi, JurusanPendidikanBahasaSastra Indonesia dan Daerah, FakultasSastra, UniversitasNegeri Malang.

Pembimbing: (I) Dr. MuakibatulHasanah, M.Pd,(II)Dra. Hj. Ida Lestari, M.Si.

Kata Kunci: menulis puisi,media teks iklan televisi berunsur edukatif,

pembelajaran menulis puisi

Keterampilan menulis puisi merupakan proses menulis kreatif. Menulis puisi dapat digunakan sebagai salah satu kegiatan untuk menyalurkan kreativitas yang dimiliki seseorang dalam bentuk tulisan yang indah dan menarik. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, ditemukan permasalahan yang dialami siswa kelas V MI Al-Hidayah dalam menulis puisi, yaitu (1) siswa kesulitan dalam: merangkai kata-kata dan mengembangkan imajinasi dalam menulis puisi, (2) siswa tidak antusias dalam menulis puisi, dan (3) guru menggunakan media pengalaman di sekitar siswa.

Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan media yang menarikperhatian. Media tersebut dapat ditemukan pada media yang dapatdilihat, didengardandirasakanseperti media audiovisual. Salah satu media audiovisual yang dapat digunakan dalam menulis puisi adalah teks iklan televisi berunsur edukatif.Teks iklan yang berunsur edukatif dipilih agar siswa dapat memunculkan imajinasi melalui pengamatan peristiwa dalam iklan yang mengandung pesan-pesan mendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan proses dan hasil menulis puisi siswa kelas V MI Al-Hidayah Donowarih Karangploso dengan menggunakan media teks iklan televisi yang berunsur edukatif.

Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V MI Al-Hidayah Donowarih yang berjumlah 27 siswa. Data proses dalam penelitian ini berupa hasil observasi, catatan lapangan, dokumentasi selama proses pembelajaran dan wawancara dengan guru dan siswa kelas V. Data hasil dalam penelitian ini berupa kemampuan menulis puisi dengan menggunakan media teks iklan televisi yang berunsur edukatif.Prosedur penelitian yang dilakukan terdiri dari empat langkah, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.

Hasil analisis dataproses menunjukkan bahwa pembelajaran menulis puisi dengan media teks iklan televisi berunsur edukatif  pada siswa kelas V MI Al-Hidayah mengalami peningkatan. Peningkatan proses pembelajaran menulis puisi dapat dilihat pada tahapan-tahapan menulis puisi dengan media teks iklan televisi yang dilakukan siswa. Tahapan-tahapan menulis puisi dengan media teks iklan televisi yang dilakukan siswa meliputi tahap penentuan ide, pengendapan ide, penulisan, dan penyuntingan serta perbaikan. Tahap penentuan idesiswa aktif bertanya jawab, tahap pengendapan idesiswa aktif mencermati pokok peristiwa dan mengembangkan jawaban menjadi lebih rinci, tahap penulisan siswa aktif menggunakan rincian jawaban sebagai acuan dalam menulis puisi, tahap penyuntingan dan perbaikan siswa aktif menandai dan memperbaiki kesalahan serta bertanggungjawab menyelesaikan tugas menulis tepat waktu dan pada akhir pembelajaran siswa percaya diri mengungkapkan perasaan saat mengikuti pembelajaran menulis puisi.

Selain itu, diketahui bahwa pada akhir siklus II terjadi peningkatan pada perilaku siswa selama mengikuti pembelajaran menulis puisi. Peningkatan perilaku siswa meliputi: (1) aspek antusiasme memperhatikan penjelasan guru mencapai 100%  (Siklus I 59,25%), (2) aspek keaktifan bertanya mencapai 85,18% (Siklus I 48,15%), aspek keaktifan menjawab pertanyaan mencapai 40,74% (Siklus I 22,22%), (3) aspek antusiasme mengerjakan tugas menulis puisi dengan baik mencapai 88,89% (Siklus I 62,96%), aspek antusiasme berdiskusi dengan baik mencapai 100% (Siklus I 85,18%), (6) aspek tanggungjawab dalam menyelesaikan tugas menulis puisi tepat waktu mencapai 100% (Siklus I 88,89%).

Penggunaan media teks iklan televisi berunsur edukatif juga meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa. Secara umum pada akhir siklus II diketahui bahwa ada lima aspek dari enam aspek yang meningkat sangat tinggi dengan rata-rata 89%. Kelima aspek yang dimaksud meliputi:(1)tema mencapai 100% (Siklus I 63%), (2) diksi mencapai 96% (Siklus I 44%), (3) citraan mencapai 100% (Siklus I 81%), (4) majas mencapai 52% (Siklus I 0%), (5) rima mencapai 100% (Siklus I 52%), (6) judul mencapai 81% (Siklus I 59%). Khusus pada aspek majas (perbandingan), pada Siklus I keseluruhan siswa tidak menggunakan majas dalam puisi yang ditulis. Aspek tersebut meningkat sangat tinggi pada Siklus II, yaitu dari 0% meningkat sebesar 52%.

Peningkatan tertinggi terlihat pada aspek diksi, majas dan rima. Secara umum, peningkatan kualitas pembelajaran menulis puisi terlihat pada saat studi pendahuluan, Siklus I dan Siklus II. Pada saat studi pendahuluan nilai rata-rata siswa yaitu 60,44%, pada Siklus I 63,07% dan pada Siklus II 86,59%. Rata-rata nilai siswa pada saat studi pendahuluan ke Siklus I meningkat sebesar 2,63%. Rata-rata nilai siswa pada saat Siklus I ke Siklus II meningkat sebesar 23, 52%.

Berdasarkan hasil dan temuan penelitian disarankan bagi beberapa pihak. Pertama, bagi guru kelas V diharapkan guru dapat menggunakan media teks iklan televisi berunsur edukatif dalam pembelajaran menulis puisi atau menulis kreatif lainnya. Kedua, bagi peneliti selanjutnya diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi untuk penelitian yang sejenis.