SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Persepsi Guru SD Negeri Gugus 2 Kecamatan Klojen, Kota Malang tentang Pembelajaran dalam Kurikulum 2013

dewik wulan prihatiningsih

Abstrak


Kurikulum selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu hingga kurikulum 2013 yang berlaku saat ini. Pemberlakuan kurikulum 2013dimulai pada tahun 2013/2014 yang diterapkan melalui pembelajaran tematik terpadu. Pada kenyataan dilapangan terdapat pro dan kontra tentang penerapan pembelajaran tematik terpadu yang berlandaskan kurikulum 2013 ini. Banyak persepsi dari para guru yang muncul terhadap penerapan pembelajaran tematik terpadu yang meliputi tahan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian.

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan persepsi guru tentang perubahan, perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran tematik terpadu oleh seluruh guru kelas di SD Negeri Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Penelitian ini meggunakan rancangan deskriptif kuantitatif. Prosedur dan pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 42 responden. Jumlah tersebut merupakan seluruh guru di SD Negeri gugus 2 Kecamatan Klojen, Kota Malang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah melalui angket/kuesioner tertutup yang dikembangkan oleh peneliti.

Berdasarkan temuan penelitian dapat dipaparkan bahwa secara umum persepsi guru yang meliputiperubahan kurikulum, perencanaan pembelajaran, pembelajaran tematik pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian autentik adalah positif, rata-rata persepsi guru mencapai 78,744%. Hal tersebut berarti 33 guru menjawab positif dari total 42 guru yang menjadi objek penelitian.

Berdasarkan temuan dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara umum persepsi guru adalah positif, guru sudah memahami aspek-aspek yang diperlukan dalam kurikulum 2013 yang meliputi tahap perubahan kurikulum, perencanaan pembelajaran, pembelajaran tematik, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian autentik. Peneliti memberikan saran bagi kepala sekolah hendaknya mengevaluasi pembelajaran tematik terpadu yang dilaksanakan oleh guru. Selain itu, diharapkan bagi Dinas Pendidikan Kota Malang, hendaknya dapat mengadakan pelatihan kepada guru agar dapat melaksanakan pembelajaran tematik terpadu secara maksimal.