SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Bahasa Persuasif dan Teknik Persuasif pada Iklan Kosmetik di Televisi

Mirna Nur Azani Sholicha

Abstrak


ABSTRAK

Sholicha, Mirna Nur Azani. 2016. Bahasa Persuasif dan Teknik Persuasif pada Iklan Kosmetik di Televisi. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd, (II) Dr. Nita Widiati, M.Pd.

Kata Kunci: bahasa persuasif, teknik persuasif, iklan, wacana iklan.

Penelitian ini mengkaji penggunaan bahasa persuasif dan teknik persuasif pada iklan kosmetik di televisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa persuasi pada iklan kosmetik di televisi; teknik persuasi yang digunakan pada iklan kosmetik di televisi. Penelitian ini penting dilakukan karena bahasa yang digunakan dalam wacana iklan memiliki efek persuasi yang kuat dalam memengaruhi emosi calon konsumen.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa paparan verbal hasil transkrip dari tuturan bintang iklan dan narator pada iklan kosmetik di televisi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik simak dan catat. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sebagai pengumpul dan penganalisis data. Analisis data dilakukan melalui 5 tahap, yaitu identifikasi, klasifikasi, kategorisasi, interpretasi dan eksplanasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahasa persuasi dan teknik persuasi pada iklan kosmetik di televisi sebagai berikut. Pertama, penggunaan bahasa persuasi pada iklan kosmetik di televisi berdasarkan konstruksi kata dan bentuk kalimat. Berdarsarkan konstruksi kata/frasauntuk mengungkap kelebihan atau keunggulan produk berupa kandungan dalam produk, meliputi kata SPF 21, eksrak sakura, vitamin B3, 10 manfaat, ekstrak aloe vera, micro cleanshing power, pitera, 1000 activescrub, moisturizer dan foundation, mineral tourmaline powder, dan semua warna kulit. Kelebihan atau keunggulan produk berupa efek/manfaat dalam produk, meliputi kata cerahkan, merona hingga 60%,menutupi noda hitam, bekas jerawat, tampak lebih cerah, halus, mulus, proteksi maksimal, bekerja hingga ke dalam, membersihkan sel kulit mati, jutaan, merawat 5 dimensi kulit, lawan jerawat, jaga kulit dari minyak, delapan jam, sapu bersih minyak, hingga ke pori, lebih ringan, tetap merawat, mencerahkan, perlindungan maksimal, mengontrol minyakdan 10x mencerahkan; kata/frasa untuk menyangatkan atau menguatkan, berupa kata bisa, putih merona, jutaan, sejati, janji, segalanya dan emang; kata/frasa untuk mengajak bertindak, berupa kata ada, giliranmu dansempurnakan; kata/frasa untuk memberikan rasa percaya diri, berupa kata menyinari; Berdasarkan bentuk kalimat bentuk kalimat pernyataan, berupa kalimat cerahkan kulit kusam hingga ke dalam, skin care plus make up memberi 10 manfaat bagi kulit, ekstra aloe vera untuk melembabkan, kandungan make up menutupi noda hitam dan bekas jerawat, bekerja hingga ke dalam untuk membersihkan sel kulit mati, SK-II Facial Treatments Essence dengan Pitera merawat 5 dimensi kulit, based make up sekaligus pelembab yang ringan, make up cerah dan kusam hingga 12 jam, bantu lawan jerawat dan jaga kulitku dari minyak sampai 8 jam, bekerja aktif sapu bersih minyak dan kotoran hingga ke pori, targetkan masalah wajah yang sama seperti perawatan pencerah wajah, begitu ringan dan mencerahkan, cocok untuk semua warna kulit dan efektif mengontrol minyak berlebih, dan 10x mencerahkan tanpa muka kaku; berdasarkan bentuk kalimat pertanyaan, berupa kalimat kulit kamu putih merona kulit kusam aku bisa nggak ya?, dan tak mungkin memiliki kelimanya? Kata siapa?; berdasarkan bentuk kalimat perintah, berupa kalimat kini giliranmu.

Kedua, teknik persuasi yang ditemukan dalam penelitian ini, meliputi teknik hadiah, teknik tanpa hadiah, teknik membungkus dan teknik menempel. Teknik hadiah menyajikan pesan berupa anjuran. Teknik tanpa hadiah menyajikan pesan berupa keunggulan produk dan membangun citra positif. Teknik membungkus menayjikan pesan yang mengandung emotional appeal. Teknik menempel menyajikan pesan dengan menggunakan model/artis terkenal.