SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Nilai Trilogi Islam dalam Novel Kambing dan Hujan Karya Mahfud Ikhwan

Abdul Karim Wirawan

Abstrak


Kambing dan Hujan adalah novel karangan Mahfud Ikhwan yang mengambil latar belakang cerita perbedaan akidah antara Islam tradisional dengan Islam modern. Novel ini banyak mengandung nilai-nilai agama Islam, baik berupa keislaman, keimanan, maupun keihsanan. Fokus utama kajian ini adalah 1) wujud nilai keislaman dalam novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan, 2) wujud nilai keimanan dalam novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan, serta 3) wujud nilai keihsanan dalam novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan.

Kajian ini menggunakan metode kualitatif berdasarkan konsep trilogi Islam yang berisi nilai keislaman, nilai keimanan, dan nilai keihsanan. Data kajian ini yakni kutipan novel Kambing dan hujan karya Mahfud Ikhwan, baik berupa narasi, monolog, maupun dialog, yang mengandung nilai trilogi Islam. Pengumpulan data dalam kajian ini dilakukan dengan cara studi teks berdasarkan teori sosiologi sastra, dengan rincian yakni identifikasi data, klasifikasi data, serta kodifikasi. Analisis data dalam kajian ini dilakukan dengan pengklasifikasian data berdasarkan fokus kajian, pendeskripsian dan penginterpretasian data, serta penarikan kesimpulan, yang didasarkan pada kecukupan serta kesesuaian data dengan fokus kajian ini.

Berdasarkan kajian yang dilakukan, teridentifikasi nilai trilogi Islam dalam novel Kambing dan Hujan. Nilai trilogi Islam pertama adalah wujud nilai keislaman. Nilai keislaman terdiri atas lima aspek, yakni syahadat, salat, zakat, puasa, serta haji. Wujud nilai keislaman yang terdapat dalam novel Kambing dan Hujan yakni mendirikan salat, membayar zakat, serta mengerjakan puasa. Nilai trilogi Islam kedua adalah wujud nilai keimanan. Iman secara ringkas diartikan sebagai percaya, yakni percaya kepada Tuhan, malaikat, kitab, Rasul, hari akhir, serta takdir. Percaya kepada keenam aspek tersebut merupakan indikator keimanan. Wujud nilai keimanan yang dapat diidentifikasi dalam novel Kambing dan Hujan yakni percaya pada Tuhan, percaya pada Kitab, percaya pada Rasul, serta percaya pada takdir. Nilai trilogi Islam ketiga adalah nilai keihsanan. Ihsan adalah berbuat baik di mana pun dan kapan pun dengan tulus dan ikhlas karena merasa diawasi oleh Tuhan. Indikator keihsanan ditentukan dengan kemunculan kata Ihsan dalam Al Quran, yang diikuti dengan sikap sedekah, sabar, jihad, takwa, dan adil. Oleh karena itu, kelima sikap tersebut dijadikan sebagai indikator keihsanan.