SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Nilai Mitologis Folklor Watu Godeg

Mohamad Irfani Arifandi

Abstrak


Folklor terdapat di setiap daerah di pedesaan, akan tetapi folklor sudah mulai ditinggalkan masyarakat, karena dianggap tidak penting untuk diceritakan. Salah satu bagian dari folklor adalah cerita Watu Godeg yang berada di Desa Tanggung Kecamatan Turen. Cerita Watu Godeg belum dikenal secara luas begitu pula nilai-nilai yang ada di dalamnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai-nilai yang terdapat pada cerita Watu Godeg sebagai wawasan baru. penelitian ini mengaji nilai-nilai yang terdapat pada cerita Watu Godeg dan juga nilai-nilai yang terdapat pada upacara adat yang ada di masyarakat setempat. Peneliti membahas dan mengungkapkan beberapa hal dalam penelitian ini, antara lain: (1) ragam nilai yang terdapat pada cerita Watu Godeg, (2) realisasi nilai yang terdapat pada cerita Watu Godeg, dan (3) pandangan masyarakat terhadap nilai-nilai mitologis pada cerita Watu Godeg.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif yaitu berupa uraian kata. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan etnografi yang bertujuan untuk membangun sebuah pengertian mengenai kebudayaan dari kelompok masyarakat Desa Tanggung Kecamatan Turen yang berupa sastra lisan dan juga tradisi upacara.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) pedoman wawancara, (2) angket, dan (3) pedoman ikhtisar dokumentasi. Langkah-langkah penelitian ini antara lain mengadakan wawancara untuk mengetahui cerita Watu Godeg. Kemudian peneliti menganalisis nilai-nilai yang terdapat di dalamnya. Selanjutnya, penyebaran angket dengan menggunakan teks cerita yang diperoleh melalui wawancara untuk kemudian diresepsi oleh masyarakat. Sedangkan dokumentasi digunakan untuk memperkuat data yang diperoleh melalui wawancara.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan nilai yang ditemukan adalah: (1) nilai religi meliputi bersyukur pada Tuhan, menjalankan perintah Tuhan, dan percaya adanya Tuhan; (2) nilai budaya meliputi tradisi kelisanan dan tradisi upacara; (3) nilai kemasyarakatan meliputi gotong royong, saling berbagi, dan kerukunan; (4) nilai individu meliputi tanggung jawab, sopan santun, setia, bekerja keras, dan bijaksana. Sedangkan hasil dari fokus pandangan masyarakat yang dilakukan ditemukan hasil pandangan masyarakat yang beragam, keberagaman pandangan masyarakat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor yang mempengaruhi yang pertama adalah faktor geografis, kedua faktor psikologis, dan yang ketiga faktor pengetahuan pembaca.

 

Berdasarkan hasil penelitian, dikemukakan saran untuk menggunakan penelitian ini sebagai alat untuk melestarikan warisan sastra lisan cerita Watu Godeg. Saran kedua terkait penelitian ini dapat digunakan menjadi sarana pembelajaran Bahasa Indonesia. Saran yang terakhir untuk peneliti lainnya dapat mengkaji objek yang sama namun melalui sisi yang berbeda.