SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kemampuan Menulis Karangan Argumentasi Siswa Kelas X SMA Avicenna Kabupaten Jombang dengan Menggunakan Metode Mind Mapping

Novira Sagitta Pangemanan

Abstrak


ABSTRAK

Pangemanan, Novira Sagitta. 2009. Peningkatan Kemampuan Menulis Karangan Argumentasi Siswa Kelas X SMA Avicenna Kabupaten Jombang dengan Menggunakan Metode Mind Mapping. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Sunaryo HS, S.H., M.Hum.

Kata kunci: kemampuan menulis, argumentasi, mind mapping.

    Berdasar pada standar isi Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) tahun 2006, keterampilan menulis telah diajarkan kepada siswa mulai jenjang SD/MI sampai jenjang SMA/MA. Pada jenjang SMA/MA, kompetensi dasar menulis karangan argumentasi diajarkan pada siswa kelas X semester 2. Walaupun telah dilaksanakan pembelajaran menulis argumentasi di kelas X SMA Avicenna Kabupaten Jombang, hasil pembelajaran menulis argumentasi di kelas tersebut tidak maksimal. Dari kegiatan studi pendahuluan, diketahui adanya permasalahan dalam proses pembelajaran menulis argumentasi. Selain itu, ditemukan adanya kelemahan siswa kelas X SMA Avicenna Kabupaten Jombang dalam menulis karangan argumentasi, baik pada aspek isi dan kebahasaan, sehingga nilai yang diperoleh belum mampu mencapai standar ketuntasan yang disyaratkan, yakni 72%.
    Untuk mengatasi permasalahan yang ditemukan, peneliti bekerjasama dengan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMA Avicenna Kabupaten Jombang merencanakan tindakan melalui penelitian dengan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis karangan argumentasi siswa kelas X SMA Avicenna Kabupaten Jombang setelah menggunakan metode mind mapping, baik pada tahap pramenulis, tahap menulis, dan tahap pascamenulis. Dengan menggunakan metode mind mapping, diharapkan kemampuan siswa kelas X SMA Avicenna Kabupaten Jombang dalam menulis karangan argumentasi mengalami peningkatan, baik pada tahap pramenulis, tahap menulis, dan tahap pascamenulis, sehingga nilai yang diperoleh mampu mencapai standar keberhasilan yang disyaratkan.
    Penelitian ini dilaksanakan bulan September-Oktober 2009 di SMA Avicenna Jombang, dengan subjek penelitian siswa kelas X. Penelitian ini difokuskan pada kemampuan siswa dalam menulis karangan argumentasi dengan menggunakan metode mind mapping. Data penelitian ini adalah data hasil wawancara, rekaman aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran menulis argumentasi di kelas X SMA Avicenna Kabupaten Jombang, dan hasil karya siswa berupa karangan argumentasi. Sumber data penelitian ini adalah siswa dan guru bahasa Indonesia kelas X SMA Avicenna Kabupaten Jombang.
    Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan dalam menulis karangan argumentasi pada tahap pramenulis, menulis, dan pascamenulis. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari pemerolehan skor siswa. Pada siklus I tahap pramenulis persentase kemampuan siswa mencapai 40%. Rata-rata siswa kurang mampu pada aspek kemenarikan judul dan kesesuaian ide. Pada tindakan siklus II, kemampuan siswa dalam tahap pramenulis mengalami peningkatan. Persentase rata-rata kemampuan siswa adalah 91,25%. Jumlah ini meningkat sebanyak 51,25% jika dibandingkan dengan rata-rata pada siklus I.
    Berdasarkan hasil penilaian karangan argumentasi siswa dengan mengacu pada pedoman penyekoran dan standar keberhasilan yang telah ditentukan, diketahui bahwa pada tahap menulis siklus I persentase kemampuan siswa mencapai 44,28%. Rata-rata siswa kurang mampu pada aspek kepaduan antarkalimat, kosakata, struktur kalimat, ejaan dan tanda baca. Pada tindakan siklus II, kemampuan siswa dalam tahap menulis mengalami peningkatan. Persentase rata-rata kemampuan siswa adalah 76,42%. Jumlah ini meningkat sebanyak 32,14% jika dibandingkan dengan rata-rata pada siklus I.
    Hasil penelitian juga menunjukkan terjadi peningkatan dalam menulis karangan argumentasi pada tahap pascamenulis. Pada siklus I tahap pascamenulis persentase kemampuan siswa mencapai 43,75%. Rata-rata siswa kurang mampu menyunting pada aspek kosakata dan kalimat, serta aspek ejaan dan tanda baca. Pada tindakan siklus II, kemampuan siswa dalam tahap pramenulis mengalami peningkatan. Persentase rata-rata kemampuan siswa adalah 72,5%. Jumlah ini meningkat sebanyak 28,75% jika dibandingkan dengan rata-rata pada siklus I.
    Berdasarkan hasil penelitian ini, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia disarankan: (1) menggunakan mind mapping dalam pembelajaran menulis argumentasi, dan (2) membimbing siswa untuk melakukan tahapan-tahapan dalam menghasilkan sebuah karangan dalam setiap pembelajaran menulis, yakni tahap pramenulis, menulis, dan pascamenulis. Untuk peneliti lanjutan disarankan melaksanakan penelitian dengan menggunakan mind mapping untuk meningkatkan kemampuan siswa pada keterampilan berbahasa yang lain.

 


Teks Penuh: DOC PDF