SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Menulis Aksara Jawa untuk Siswa SMP/MTs Kelas VII

Dwi Septya Astriani

Abstrak


ABSTRAK

 

Astriani, Dwi Septya. 2015. Pengembangan Modul Menulis Aksara Jawa untuk Siswa SMP/MTs Kelas VII. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sunoto, M.Pd., (II) Karkono, S.S., M.A.

 

Kata kunci: modul Sinau Nulis Aksara Jawa, pembelajaran menulis aksara Jawa.

 

Penelitian dan pengembangan ini dilatarbelakangi oleh hasil studi pendahuluan yang dilakukan dengan wawancara kepada guru. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pembelajaran menulis aksara Jawa menjadi sangat sulit ketika siswa tidak mampu menghapal huruf atau aksara Jawa. Guru memerlukan bahan ajar yang bisa membantu siswa dalam belajar dan mengingat cara menulis aksara Jawa dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengembangkan deskripsi isi produk, (2) mengembangkan sistematika penyajian produk, (3) mengembangkan penggunaan bahasa produk, (4) mengembangkan tampilan produk, dan (5) mengembangkan inovasi produk.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian ini diadaptasi dari prosedur penelitian pengembangan Borg dan Gall. Berdasarkan prosedur tersebut, terdapat delapan tahap prosedur penelitian, yakni (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan, (3) pengembangan draf produk, (4) uji ahli, (5) revisi hasil uji ahli, (6) uji praktisi dan lapangan, (7) revisi hasil uji praktisi dan lapangan, (8) penyempurnaan produk akhir. Uji produk dilakukan dengan melibatkan (1) ahli penulisan modul, (2) ahli materi aksara Jawa, (3) praktisi, yakni guru Bahasa Daerah, dan (4) lapangan, yakni siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Porong.

Jenis data penelitian ini adalah data numerik dan data verbal. Kedua data tersebut diperoleh dengan cara penyebaran angket penilaian dan wawancara. Data numerik yakni berupa data skor yang diperoleh dari hasil angket penilaian ahli, praktisi, dan siswa terhadap produk. Data verbal dibedakan menjadi data tertulis dan data lisan. Data tertulis berupa catatan, komentar, kritik, maupun saran-saran yang dituliskan oleh subjek uji pada angket penilaian, sedangkan data verbal lisan berupa informasi yang disampaikan secara lisan ketika wawancara. Hasil wawancara selanjutnya ditranskripsi agar dapat dianalisis.

Analisis data dilakukan dengan cara kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif dilakukan untuk menganalisis data yang berasal dari wawancara informal. Analisis kuantitatif untuk menganalisis data hasil dari angket penilaian. Secara lebih rinci, analisi data dilakukan dengan cara (1) mengumpulkan data verbal tertulis yang diperoleh dari angket penilaian, (2) mentranskrip data verbal lisan, (3) menghimpun, menyeleksi, dan mengklasifikasikan data verbal lisan berdasarkan kelompok uji, dan (4) menganalisis data dan merumuskan simpulan analisis sebagai dasar untuk melakukan tindak lanjut terhadap produk yang dikembangkan.

Uji produk melibatkan ahli penulisan modul menghasilkan rata-rata kelayakan produk sebesar 87%, ahli materi aksara Jawa 65%, praktisi 94%, dan siswa 88,74%. Berdasarkan hasil uji ahli penulisan modul, produk tergolong sangat layak dan siap diimplementasikan. Berdasarkan hasil uji ahli materi aksara Jawa, produk tergolong cukup layak dan perlu direvisi. Berdasarkan hasil uji praktisi, produk tergolong sangat layak dan siap diimplementasikan. Namun, ada beberapa aspek yang perlu direvisi dan ditambahkan berdasarkan komentar dan saran perbaikan dari ahli penulisan modul, ahli materi aksara Jawa, dan praktisi. Uji lapangan dengan melibatkan siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Porong dimaksudkan untuk mengetahui respon siswa terhadap modul Sinau Nulis Aksara Jawa yang diterapkan dalam pembelajaran menulis aksara Jawa. Penelitian ini menghasilkan produk modul untuk pembelajaran menulis aksara Jawa. Modul ini diberi judul Sinau Nulis Aksara Jawa. Modul Sinau Nulis Aksara Jawa memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar secara mandiri dengan bantuan yang minim dari guru.

Simpulan penelitian dan pengembangan ini adalah modul Sinau Nulis Aksara Jawa yang dikembangkan menunjukkan bahwa produk tergolong layak dan siap diimplementasikan dalam pembelajaran menulis aksara Jawa. Guru disarankan untuk menerapkan modul Sinau Nulis Aksara Jawa dalam pembelajaran menulis aksara Jawa. Siswa disarankan untuk terlibat aktif dalam pembelajaran menggunakan modul Sinau Nulis Aksara Jawa. prosedur penelitian pengembangan modul ini dapat menjadi pedoman bagi peneliti lain untuk mengembangkan produk serupa. Selanjutnya, penyebarluasan produk harus mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi, sehingga produk dapat diunggah melalui internet.