SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Karakteristik Resensi dalam Surat Kabar Jawa Pos Edisi November 2014—Februari 2015

Jeffi Muchdor Lutfi

Abstrak


ABSTRAK

 

Lutfi, Jeffi Mukhdor. 2015. Karakteristik Resensi dalam Surat Kabar Jawa Pos Edisi November 2014—Februari 2015.Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd,. (II) Dr. Martutik, M.Pd.

 

Kata Kunci: karakteristik, resensi,surat kabar

 

Resensi merupakan salah satu bentuk tulisan yang terdapat dalam surat kabar. Resensi dapat dijadikan tolok ukur kelayakan suatu buku sebelum dibaca oleh masyarakat. Resensi yang terdapat dalam surat kabar memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan resensi karya siswa. Resensi dibangun atas beberapa unsur yang menopang. Beberapa aspek yang dikaji, yaitu (1) judul, (2) pembukaan, (3) tubuh, dan (4) penutup. Karya resensi di surat kabar merupakan karya resensi yang sudah melalui proses revisi dan seleksi. Oleh karena itu, resensi dalam surat kabar dapat dikatakan memiliki karakteristik tersendiri.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik resensi dalam surat kabar Jawa Pos. Karakteristik yang akan dideskripsikan meliputi: (1) judul resensi, (2) pembukaan resensi, (3) tubuh resensi, dan (4) penutup resensi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data yang dipaparkan berjumlah 29 resensi dari November 2014—Februari 2015.Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tabel analisis data. Prosedur pengumpulan data pada penelitian ini adalah prosedur pengumpulan data melalui dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini yaitu dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Selanjutnya, agar temuan yang diperoleh mendapatkan kebenaran dan kesimpulan yang meyakinkan maka peneliti melakukan peningkatan validitas data dengan melakukan ketekunan pembacaan dan pengecekan sejawat.

Berdasarkan paparan hasil analisis data, diperoleh empat simpulan hasil penelitian. Pertama, karakteristik judul yang terdapat dalam resensi Jawa Pos edisi November 2014—Februari 2015, yaitu (1) judul resensi yang mencerminkan ringkasan buku, (2) mencerminkan penilaian, dan (3) sama dengan judul buku. Karakteristik judul yang paling banyak digunakan dalam resensi Jawa Pos tersebut adalah judul resensi yang mencerminkan ringkasan buku dan judul yang mencerminkan penilaian. Karakteristik judul yang jarang digunakan adalah judul resensi yang sama dengan judul buku. Dengan demikian, Karakteristik pada aspek judul tersebut menandakan bahwa penulis resensi Jawa Pos sudah membuat judul resensi dengan baik, terutama yang termasuk dalam karakteristik judul yang mencerminkan ringkasan buku dan judul yang mencerminkan penilaian. Kemunculan karakteristik tersebut menandakan bahwa judul resensi mencerminkan isi resensi yang ditulis. Kedua, karakkteristik pembukaan resensi dalam resensi Jawa Pos edisi November 2014--Februari 2015, yaitu (1) menonjolkan tema, (2) menonjolkan kesan, (3) menonjolkan keunikan buku, (4) menonjolkan pertanyaan, dan (5) menonjolkan pengarang. Sebagian besar penulis resensi memilih pembukaan yang menonjolkan tema. Pembukaan yang jarang digunakan adalah dengan cara menonjolkan keunikan buku, pertanyaan, dan pengarang yang hanya terdapat pada masing-masing satu resensi. Dengan demikian, pembukaan resensi Jawa Pos menonjolkan garis besar buku atau peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan topik buku yang diresensi untuk menarik minat pembaca. Hal tersebut disebabkan pembukaan yang berkaitan dengan topik buku lebih mudah dipahami oleh pembaca surat kabar. Ketiga, karakteristik tubuh resensi yang terdapat dalam resensi Jawa Pos edisi November 2014—Februari 2015, yaitu (1) menonjolkan keunggulan buku, (2) menonjolkan ringkasan cerita, (3) menonjolkan kutipan, dan (4) kelemahan buku. Tubuh resensi yang dikembangkan dengan menonjolkan keunggulan buku dan ringkasan buku merupakan cara yang paling banyak digunakan dalam resensi Jawa Pos edisi November 2014—Februari 2015. Cara yang paling jarang digunakan dalam tubuh resensi adalah dengan cara menonjolkan kelemahan buku. Dengan demikian, penulis resensi Jawa Pos lebih memilih menonjolkan daya tarik dari buku yang diresensi dan menonjolkan bagian isi yang paling berkesan dari buku tersebut dalam bagian tubuh resensi. Keempat, karakteristik penutup resensi dalam resensi Jawa Pos edisi November 2014—Februari 2015, yaitu (1) menonjolkan pesan, (2) menonjolkan kesimpulan, dan (3) menonjolkan sasaran buku. Cara mengembangkan penutup resensi yang dominan digunakan dalam resesi surat kabar Jawa Pos edisi November 2014—Februari 2015 adalah dengan menonjolkan pesan dan kesimpulan. Cara yang paling jarang digunakan dalam penutup resensi adalah dengan menonjolkan sasaran buku. Dengan demikian, keberagaman dalam mengungkapkan penutup resensi menunjukkan bahwa penulis resensi sudah memahami tujuan resensi, yaitu memberikan pertimbangan kelayakan buku. Penulis resensi. mengakhiri resensi dengan mengemukakan pendapat atas keseluruhan isi resensi dengan pertimbangan baik-buruk buku yang diresensi, pesan yang tersirat, dan kepada siapa buku tersebut ditujukan.