SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Karakter Tokoh Utama dalam Cerpen Jawa Pos Edisi Januari-Mei 2015

Rizqa Era Fithrya

Abstrak


ABSTRAK

 

Fithrya, Rizqa Era. 2015. Karakteer Tokoh Utama dalam Cerpen Jawa Pos Edisi Januari-Mei 2015.Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: Dr. Roekhan, M.Pd.

 

Kata kunci: karakter tokoh utama, teknik penggambaran karakter tokoh, dan cerpen

 

Cerpen sebagai salah satu bentuk karya sastra mempunyai beberapa manfaat yang sangat mendasar dalam kehidupan. Hal ini karena karya sastra yang berupa cerpen, pada umumnya lebih peka terhadap masalah-masalah kehidupan masyarakat pada periode tertentu. Membicarakan cerpen suatu masa ialah membicarakan suatu masyarakat serta permasalahan-permasalahan pada waktu itu, karena isi cerpen yang digambarkan oleh pengarang pada umumnya tentang kehidupan tempat tinggal masyarakat serta jiwa tokoh-tokohnya yang  hidup pada masa itu.Fokus penelitian ini adalah(1) karakter tokoh utama dalam cerpen koran Jawa Posyang meliputi dimensi fisiologis, sosiologis, dan psikologis, dan (2) teknik penggambaran karakter tokoh yang digunakan pengarang dalam menggambarkan karakter tokoh utama.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifdengan menggunakan desain penelitian deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah kutipan teks yang dimuat di harian Jawa Posedisi Januari-Mei 2015, yaitu berupa narasi dan dialog dalam cerpen koran Jawa Pos yang mengandung gambaran karakter tokoh utama.Instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri yang dibantu dengan instrumen pendukung berupa tabel panduan pengumpulan, interpretasi data, dan temuan data. Kegiatan analisis dimulai dengan membaca cerpen yang diteliti secara intensif dan berulang-ulang, mendaftar data yang diperoleh, kodifikasi pada unit teks yang berkaitan dengan karakter tokoh utama dan teknik penggambaran karakter tokoh, dan mengklasifikasikan data berdasarkan fokus penelitian, yaitu karakter tokoh utama dan teknik penggambaran karakter tokoh dalam cerpen koran Jawa Pos. Pengecekan keabsahan pada penelitian dilakukan dengan membaca berulang-ulang temuan dan interpretasi untuk melakukan pengecekan sampai mencapai kredibilitas dan konfirmasi pembimbing untuk mendapat kritik dan masukan.

Berdasarkan hasil analisis data ditemukan dua temuan penelitian.Pertama, karakter tokoh utama dalam cerpen koran Jawa Pos. Karakter tokoh utama dalam cerpen koranJawa Posmeliputi tiga dimensi, yaitu dimensi fisiologis, psikologis, dan sosiologis. Dimensi fisiologis digambarkan melalui (1) usia yang terdiri dari usia remaja, dewasa, dan tua, (2) ciri tubuh yang terdiri dari rambut putih dan cantik, dan (3) pakaian yang dikenakanyang terdiri dari pakaian layak pakai dan pakaian tidak layak pakai. Dimensi psikologisdigambarkan melalui (1) pandangan hidup yang terdiri dari individualis dan berpendirian tetap, dan (2) sikap hidup yang terdiri dari selalu berprasangka baik, mementingkan kepentingan orang lain, pemaaf, patuh, romantis, dan, tertutup.Dimensi sosiologis digambarkan melalui (1) tingkat pendidikanyang terdiri dari bersekolah dan tidak pernah bersekolah, (2) status ekonomiyang terdiri dari kaya dan miskin, dan (3) status sosialyang terdiri dari sudah menikah dan belum menikah. Kedua, teknik penggambaran karakter tokoh yang digunakan pengarang dalam menggambarkan karakter tokoh utama. Pengarang menggunakan dua teknik, yaitu teknik analitis dan teknik dramatik yang meliputi tujuh teknik yaitu, (1) teknik cakapan, (2) teknik tingkah laku, (3) teknik pikiran dan perasaan, (4) teknik arus kesadaran, (5) teknik reaksi tokoh, (6) teknik reaksi tokoh lain, dan (7) teknik pelukisan fisik.Kedua teknik tersebut digunakan oleh pengarang untuk menggambarkan karakter tokoh dengan tujuan yang berbeda.

Dari hasil penelitian ini disampaikan saran sebagai berikut. Pertama, kepada pengajar, disarankan untuk menjadikan karakter yang digunakan pengarang cerpen koran Jawa Pos sebagai contoh dalam mengajarkan cara membuat karakter tokoh dalam pembelajaran menulis cerpen. Pengajar juga dapat menjadikan teknik penggambaran karakter yang digunakan pengarang sebagai contoh dalam mengajarkan cara menggambarkan karakter tokoh dalam cerpen yang dibuat. Kedua, bagi peneliti lain, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk melakukan penelitian lanjutan, terutama karakter tokoh dalam cerpen koran Jawa Pos pada kurun waktu tertentu.