SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Kamus Bergambar Jawa-Indonesia untuk Anak Usia 7--11 Tahun

Sri Lestari

Abstrak


ABSTRAK

 

Lestari, Sri. 2015. Pengembangan Kamus Bergambar Jawa-Indonesia untuk Anak Usia 7—11 Tahun. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Dawud, M.Pd., (II) Karkono, S.S., M.A.

 

Kata Kunci : Pengembangan kamus bergambar, bahasa Jawa-Indonesia, anak                                usia 7—11 tahun.

 

Bahasa Jawa adalah salah satu bahasa daerah yang ada di Indonesia dan berpenutur terbanyak yaitu berjumlah 84.300.00 jiwa. Secara umum dalam bahasa Jawa terddapat tiga unggah ungguhing basa, yaitu ngoko, krama madya, dan krama inggil. Salah satu fungsi bahasa Jawa adalah untuk melestarikan dan menjaga budaya Jawa serta menjadi tolok ukur kesopansantunan dalam berbahasa dan bermasyarakat. Untuk mengajarkan krama kepada anak-anak diperlukan sumber belajar bahasa Jawa. Sumber belajar bahasa Jawa yang dikembangkan dalam penelitian ini berupa Kamus Bergambar Jawa-Indonesia untuk Anak Usia 7—11 Tahun. Pada usia 7—11 tahun adalah masa berkembang pesatnya kemampuan anak menguasai perbendaharaan kata dan masih memiliki daya ingat yang kuat terhadap materi pelajaran. Oleh karena itu, pembelajaran krama ini dilakukan kepada anak-anak usia 7—11 tahun supaya mereka tahu dan paham kesantunan berbahasa kepada diri sendiri dan kepada orang tua

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan kamus bergambar Jawa-Indonesia untuk anak usia7—11 tahun. Adapun tujuan khusus penelitian ini adalah menghasilkan kamus bergambar Jawa-Indonesia untuk anak usia 7—11 tahun yang layak dilihat dari sistematika kamus, sajian isi kamus, sajian bahasa kamus, dan sajian tampilan kamus.

Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini mengadaptasi model pengembangan Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi enam tahap, yaitu (1) analisis kebutuhan, (2) perencanaan produk, (3) pengembangan produk, (4) uji ahli, (5) perevisian produk, dan (6) uji lapangan. Data penelitian ini berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif  berupa catatan dan saran dari ahli, data kuantitatif berupa skor yang diperoleh dari skor angket penilaian ahli dan anak-anak. Data kualitatif digunakan untuk mengetahui catatan dan saran perbaikan produk. Data kuantitatif digunakan untuk mengetahui persentase tingkat kelayakan produk kamus. Semua data yang diperoleh tersebut digunakan untuk menguji kevalidan dan kelayakan media kamus bergambar bahasa Jawa-Indonesia untuk anak usia 7—11 tahun.

Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan kamus bergambar Jawa-Indonesia yang berjudul Kamus Jawa Ngoko lan Krama: Bergambar Jawa-Indonesia. Kamus ini dicetak dalam kertas Art Paper A5 (120 gram untuk isi dan 150 gram untuk sampul). Materi kamus meliputi tembung kriya berisi aktivitas sehari-hari anak, tembung aran meliputi (1) tembung arané panganan berisi nama-nama makanan, (2) tembung aranéwektu berisi nama waktu dalam sehari, dan (3) tembung arané panggonan berisi nama letak benda, dan tembung wilangan berisi nama bilangan atau angka. Ketigatembung tersebut memiliki tingkat tutur  ngoko dan kramayang dilengkapi dengan contoh pemakaian kata.Jenis huruf yang digunakan adalah Comic Sans MS 12 pt, pada entri kata digunakan bold. Tulisan berwarna hitam menunjukkan contoh bahasa Jawa, tulisan berwarna merah menunjukkan tingkat tutur, tulisan berwarna biru menunjukkan entri kata dan arti berbahasa Indonesia.         

Uji coba produk kamus telah dilakukan kepada uji ahli (ahli materi dan uji perkamusan) dan uji lapangan. Hasil uji coba produk kepada ahli materi meliputi (1) sajian isi kamus mendapat skor 75 (layak) dan (2) sajian bahasa kamus mendapat skor 75 (layak). Hasil uji coba produk uji ahli perkamusan meliputi (1) sistematika kamus mendapat skor 100 (sangat layak), (2) sajian isi kamus mendapat skor 85,7 (sangat layak), (3) sajian bahasa kamus mendapat skor 75 (layak), dan (4) sajian tampilan kamus mendapat skor 95 (sangat layak). Rata-rata keseluruhan hasil uji coba produk kepada ahli mendapat skor 84,2 yang berarti produk sangat layak dan diimplementasikan. Hasil uji coba lapangan kepada anak usia 7—11 tahun mendapat skor 85,47 (sangat layak). Nilai keseluruhan dari uji ahli dan uji lapangan mendapat skor 84,84 yang berarti produk sangat layak dan dapat diimplementasikan.

Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan Kamus Bergambar Jawa-Indonesia untuk Anak Usia 7—11 Tahun ini disarankan kepada anak-anak supaya membaca dan menggunakan kamus ini untuk belajar krama secara mandiri. Saran untuk orang tua, bagi orang tua yang asli Jawa, diharapkan menggunakan kamus ini sebagai sumber belajar untuk memahamkan bahasa Jawa kepada anak. Saran untuk peneliti bidang perencanaan bahasa dapat mempertimbangkan penelitian ini sebagai bahan pertimbangan merencanakan kebijakan bahasa. Saran juga ditujukan untuk peneliti lebih lanjut dapat mengembangkan kamus bergambar untuk anak usia di atas 11 tahun. Selain itu pengembang lebih lanjut juga diharapkan bisa mengembangkan sistematika kamus, sajian isi kamus, sajian bahasa kamus, dan sajian tampilan kamus disesuaikan dengan kebutuhan penelitian.