SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Teks Laporan Hasil Observasi Karya Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Malang

Faiz Akmalia

Abstrak


ABSTRAK

 

Akmalia, Faiz. 2015. Teks Laporan Hasil Observasi Karya Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M. Pd, (II) Dr. Sunoto, M. Pd.

 

Kata kunci: teks laporan hasil observasi, pemaduan hubungan antarkalimat, pola pengembangan paragraf

 

Teks laporan hasil observasi merupakan salah satu ragam teks laporan. Teks laporan hasil observasi bertujuan untuk menyampaikan informasi mengenai suatu objek secara faktual yang diamati secara objektif dan dianalisis secara sistematis. Teks laporan hasil observasi mengajarkan kepada siswa cara menggali informasi, yaitu dapat dilakukan melalui pengamatan, bertanya, mencoba, mengolah data atau informasi, menyajikan data atau informasi, menganalisis, menalar, menyimpulkan, dan mencipta. Teks laporan hasil observasi didapat dari hasil pengamatan secara langsung atau hasil pengamatan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antarkalimat dan pola pengembangan paragraf struktur teks laporan hasil observasi.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 8 Malang. Penelitian dilakukan dengan teknik dokumentasi. Data penelitian ini berupa data verbal teks laporan hasil observasi. Tahap analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penggunaan bahan referensi dan diskusi ahli dan/teman sejawat merupakan teknik pengecekan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini.

Berdasarkan temuan penelitian, diperoleh dua hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, pemaduan hubungan antarkalimat menggunakan penanda pronomina, substitusi, elipsis, konjungsi, dan leksikal. Penanda yang banyak digunakan adalah konjungsi. Penanda yang digunakan untuk memadukan hubungan antarkalimat merupakan penanda formal, yaitu penanda kohesi. Penanda tersebut digunakan untuk menghubungkan antarkalimat sehingga kalimat-kalimat tersebut mudah dipahami. Kedua, pola pengembangan paragraf yang digunakan adalah pola alamiah dan pola logis. Pola alamiah yang digunakan adalah urutan tempat, urutan peristiwa, dan urutan kegiatan. Pola logis yang paling banyak digunakan siswa adalah definisi luas. Definisi luas banyak digunakan pada bagian klasifikasi umum. Pola alamiah dan pola logis merupakan pola yang diperoleh dari hasil penalaran. Paragraf yang dikembangkan merupakan kegiatan berpikir logis sehingga siswa melakukan proses atau kegiatan berpikir untuk menghasilkan suatu paragraf.

Disarankan kepada guru dan siswa untuk memperbaiki (1) penanda yang digunakan untuk memadukan hubungan antarkalimat sebaiknya disesuaikan dengan peran dan fungsi masing-masing penanda dan (2) proses berpikir dalam menghasilkan suatu paragraf sebaiknya lebih ditingkatkan.

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Akmalia, Faiz. 2015. Observation Report Text of Xth Grade Students SMA Negeri 8 Malang. Thesis, Departement of Indonesian Literature, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisors: (I) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M. Pd, (II) Dr. Sunoto, M. Pd.

 

Keywords: Observation report text, integration of inter-sentence relation, pattern of paragraph elaboration

 

Observation report text is one of report text examples. The purpose of this text is to deliver information about an object factually which is observed objectively and analyzed systematically. This text teaches students how to dig information, such as observing, asking, trying, processing and presenting the data or information, analyzing, reasoning, concluding, and composing. Observation report text is gained from whether direct or indirect observation. The purpose of this study are to know integration of inter-sentence relation and pattern of paragraph elaboration in observation report text structure.

This study uses qualitative approach with descriptive method. The data source of this study is Xth Grade students SMA Negeri 8 Malang. The technique of this study is documentation based study. The collected data is verbal data observation report text. Data analysis phase of this study are data reduction, data display, and draw conclusion. The using of references and experts and/or relations discussions is done to check the data validity in this study.

Based on the repetitive and deep reading, it can be concluded as: (1) The integration of inter-sentence relation uses pronominal markers, substitutions, ellipsis, conjunctions, and lexical. The mostly used marker is conjunctions. It is found in description part. The marker which is used to integrate the inter-sentence relation is formal markers, such as cohesion devices. The markers are used to connect inter-sentence so the sentences is easy to be understood. (2) The pattern of paragraph elaboration which is used is natural and logical pattern. Natural patterns which are found are place, phenomena, and activity order. The mostly used logical pattern is broad definition. It is mostly found in general classification. Natural and logical pattern are gained from reasoning process. The elaborated paragraph is logical thinking activity so the students have process or thinking activity to write a paragraph.

There are two suggestions from the conclusion. They are: (1) The markers which are used to integrate the inter-sentence relation should be adjusted with each marker’s role and function. The use of devices should also be appropriate with the good and right principle of Indonesian language. The accuracy of using devices in integrating inter-sentence relation makes the sentence coherence and easy to be understood. (2) Thinking process in gaining some paragraphs should be increased. Students who think critically can compose various paragraph elaboration patterns. The elaboration patterns which are not found in the texts can be used if the students would try to use it.