SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Ajaran Hidup Orang Jawa dalam Serat Wedhatama

Dedy Setyawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Setyawan, Dedy. 2015. Ajaran Hidup Orang Jawa dalam Serat Wedhatama. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sunoto, M. Pd, (II) Karkono, S.S., M.A.

 

Kata Kunci: ajaran Jawa, ajaran hidup, Serat Wedhatama.

 

Naskah sebagai salah satu peninggalan budaya Jawa yang menonjol memiliki banyak kandungan dalam isinya, terutama dalam hal ajaran. Konsep ajaran masyarakat Jawa berisi tentang tata laku kehidupan orang Jawa dalam menjaga kelangsungan hidup, dengan tata laku antarmanusia, dengan alam, dan dengan Tuhannya. Salah satu naskah yang banyak dikenal berisi ajaran luhur, yang memberikan ajaran bagaimana hubungan manusia dengan sesamanya, dengan alam, dan dengan Tuhan adalah Serat Wedhatama. Serat Wedhatama adalah salah satu serat yang banyak dijadikan sebagai bahan pengajaran ajaran-ajaran hidup orang Jawa. Penting rasanya untuk mengulas naskah-naskah lama sebagai pengungkapan nilai-nilai ajaran hidup orang Jawa, khususnya dalam Serat Wedhatama.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal yang menyangkut ajaran tata laku manusia kepada Tuhan dan ajaran tata laku antarmanusia yang terdapat dalam Serat Wedhatama. Diharapkan juga penelitian ini secara teori bisa membantu para pembaca untuk menggali lebih dalam isi Serat Wedhatama ini.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data adalah kutipan kata, klausa, kalimat, dan paragraf yang diduga mengandung ajaran hidup dalam tata laku antarmanusia dan tata laku manusia dengan Tuhan dalam pupuh Serat Wedhatama. Pengumpulan data dilakukan dengan membaca kemudian mencatat setiap bagian Serat Wedhatama yang memiliki salah satu indikator yang ditentukan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen manusia, yaitu peneliti sendiri dibantu dengan alat bantu berupa instrumen tabulasi data. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis tentang bentuk ajaran masyarakat Jawa.

Berdasarkan analisis data tersebut, diperoleh dua simpulan hasil analisis data sebagai berikut. Pertama, masalah ajaran tata laku antara manusia dengan Tuhan yang terdapat dalam Serat Wedhatama berupa ajaran catur sembah. Catur sembah merupakan empat sembah yang terdiri atas (1) sembah raga, (2) sembah cipta, (3) sembah jiwa, dan (4) sembah rasa. Kedua, masalah ajaran tata laku antarmanusia dalam Serat Wedhatama. Ajaran tata laku antarmanusia dalam Serat Wedhatama meliputi (1) memahami ilmu, (2) paham akan tiga perkara, dan (3) saling memaafkan.

Dengan adanya penelitian berupa skripsi yang berjudul Ajaran Hidup Orang Jawa dalam Serat Wedhatama. Penulis memiliki beberapa saran, saran-saran tersebut antara lain. (1) Penelitian ini disarankan agar dijadikan sebagai sarana refleksi diri dalam menjaga harmonisasi hubungan antara manusia dengan Tuhan, dan (2) penelitian ini juga disarankan agar dijadikan sebagai sarana bahan ajaran dalam menjaga hubungan antarmanusia

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Setyawan, Dedy. 2015. The Javanese Life Teachings in Serat Wedhatama. Thesis. Indonesian Literature Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisors (I) Dr. Sunoto, M. Pd, (II) Karkono, S.S., M.A.

 

Keywords: Java teachings, life teaching, Serat Wedhatama.

 

Manuscript as one of the prominent Javanese cultural heritage has a lot of content in it, especially in terms of life teaching. The concept of the life teaching of the Java community contains the Java code of conduct Javanese life in maintaining viability, with a doctrine between people, with nature, and with God. One of the better-known manuscript contain with noble teachings, which provide life teaching of human relationships with others, with nature, and with God is Serat Wedhatama. Serat Wedhatama is one of many manuscripts used as teaching material in Javanese life. It seems important to review the manuscripts long as the disclosure of the values of Javanese life, especially in Serat Wedhatama. Based on the above background, research titled The Javanese Life Teachings in Serat Wedhatama is implemented.

The research was conducted with the aim to describe of the teaching between peoples and between human with God in Serat Wedhatama. This study is also expected in theory could help the reader to delve deeper into the content of this Serat Wedhatama.

This study uses descriptive qualitative research design. Data are excerpts words, clauses, sentences, and paragraphs that containing of the life teaching between peoples and between human with God in pupuh of Serat Wedhatama. Data collection is done by reading and then record each piece of Serat Wedhatama which has one of the indicators specified. The instrument used to collect data from the form is a human instrument and helped by tools such as instrument data tabulation. The collected data is then analyzed on the teachings form the Java community. After analyzing the data, the results obtained and reported.

Based on analysis of these data, two conclusions obtained data analysis as follows. First, the problem of the life teaching between man and God that is present in the form of Serat Wedhatama was Catur Sembah. Catur Sembah are worship that consists of four items, (1) sembah raga, (2) sembah cipta, (3) sembah jiwa, and (4) sembah rasa. Second, is the life teaching between peoples in Serat Wedhatama. The life teaching between people in Serat Wedhatama include three items, (1) understanding the science, (2) understand the three cases, and (3) to forgive each other.

With the research is a thesis entitled The Javanese Life Teachings in Serat Wedhatama, the author has some suggestions. (1) This study suggested that serve as a means of self-reflection in maintaining the harmonization of the relationship between man and God, and (2) This study also suggested that as a means of teaching materials in keeping human relations.