SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Representasi Perempuan pada Tokoh Kunti dalam Novel Cahaya Mentari Pagi Karya Maria. A. Sardjono

Zulfa Mazida Amalia

Abstrak


ABSTRAK

 

Amalia, Zulfa Mazida. 2015. Representasi Perempuan pada Tokoh Kunti dalam Novel Cahaya Mentari Pagi Karya Maria. A. Sardjono. Skripsi, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd., (II) Dr. Nita Widiati, M.Pd.

 

Kata Kunci: apresiasi novel, tokoh novel

 

Novel merupakan salah satu karya sastra yang menggambarkan realitas sosial yang terjadi di masyarakat. Membaca novel dalamhal ini dapat dikatakan sama halnya dengan melihat realitas yang ada di sekitar. Setiap novel, baik novel populer maupun kontemporer umumnya menggunakan tokoh manusia, terutama tokoh perempuan. Pada tokoh perempuan terdapat nilai-nilai yang memiliki hubungan dengan aspek keperempuanan. Di masyarakat sekitar, banyak terjadi kenyataan sosial mengenai perempuan yang digambarkan melalui novel yang menjadi media untuk menunjukkan usaha manusia dalam menciptakan kembali, membiasakan, dan keinginan untuk mengubah dunia sosial. Sampai saat ini banyak kejadian yang membuktikan bahwa perempuan masih menduduki sebagai kaum inferior, kedudukan perempuan masih di bawah laki-laki. Hal itu dapat dilihat dalam kehidupan keluarga di masyarakat yang umumnya masih menggunakan sistem patriarki. Patriarki merupakan sebuah sistem dominasi dan superioritas laki-laki, sistem kontrol terhadap perempuan, dalam mana perempuan dikuasai. Sistem patriarki melahirkan ketidakadilan gender salah satunya berupa subordinasi, represi, dan marginalisasi yang merugikan perempuan.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kritik sastra feminisme dan gender. Data dan sumber data diperoleh dari kata, kalimat, dialog, monolog, dan narasi yang terdapat pada novel Cahaya Mentari Pagi karya Maria A. Sardjono. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dengan bantuan panduan pengumpulan data dan analisis data. Data mengenai subordinasi, represi, dan marginalisasi didapatkan dengan cara menggunakan teknik analisis data yang dilakukandengan (a) identifikasi, (b) pengkodean, (c) penggolongan, (d) penafsiran, (e) penarikan kesimpulan, dan (f) pemeriksaan.

Hasil penelitian ini, diperoleh data mengenai tindak subordinasi, represi, dan marginalisasi yang terjadi pada tokoh Kunti dalam novel Cahaya Mentari Pagi karya Maria A. Sardjono. Tindak subordinasi yang terjadi pada tokoh Kunti berupa tindak subordinasi fisik sebagai perempuan yang sulit memiliki keturunan, subordinasi psikologis sebagai perempuan yang memiliki rasa peka, dan subordinasi sosial sebagai perempuan domestik. Pada tindak represi yang terjadi pada tokoh Kunti diperoleh tindak represi dari aspek psikologis yang memberikan dampak negatif baik dari segi fisik dan psikis tokoh Kunti. Tindak marginalisasi yang terjadi pada tokoh Kunti berupa tindak marginalisasi dari aspek ekonomi. Marginalisasi dalam aspek ekonomi merupakan tindak pembatasan daya produktif dan tenaga kerja tokoh Kunti, kesempatan untuk memngembangkan diri, dan kepemilikan sumber daya ekonomi yang dikuasai laki-laki. Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada Kunti merupakan representasi dari kenyataan yang terjadi pada umumnya perempuan yang mengalami ketidakadilan gender.