SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Materi Bacaan dalam Buku Teks BIPA Lentera Indonesia 3 untuk Pembelajar BIPA

Mutia Fadhila

Abstrak


ABSTRAK

 

Fadhila, Mutia. 2015. Materi Bacaan dalam Buku Teks BIPA Lentera Indonesia 3 untuk Pembelajar BIPA. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I)Dr. Widodo HS, M.Pd., (II) Dr. Gatut Susanto, M.M., M.Pd.

 

Kata kunci: materi bacaan, buku teks, pembelajar BIPA

 

Materi bacaan merupakan salah satu input keterampilan berbahasa yang penting untuk diajarkan pembelajar BIPA, sebab materi bacaan menjadi sumber informasi untuk memahami makna dalam suatu bacaan. Melalui materi bacaan, pembelajar dapat mengenalsimbol-simbol tertulis yang diawali dengan segmen terkecildalam teks, kemudian dibangun agar mencakup ke unit yang lebih besar, dan memahami isi tersurat maupun tersirat dalam sebuah teks. Hal tersebut dapat digunakan sebagai tolok ukur ataubahan sejauh mana materi bacaan yang disajikan dalam buku teks BIPA Lentera Indonesia 3. Oleh karena itu, materi bacaan dalam buku teks BIPA Lentera Indonesia3perlu dikaji dan ditelaah dari kelayakan dan keefektifan penggunaannya.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan materi bacaan buku teks BIPA Lentera Indonesia3 yang mencakup topik bacaan dan gradasi bacaan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Data penelitian ini adalah data tertulis berupa paparan yang mendeskripsikan dua hal. Pertama, topik bacaan penelitian ini berupa kutipan teks, kalimat, dan kata kunci yang mengarah pada budaya masa lampau. Kedua, gradasi bacaan meliputi judul, kutipan teks, kata, kalimat, dan latihan pemahaman bacaan.Sumber data penelitian ini adalah buku teks BIPA Lentera Indonesia 3, karangan Tim BIPA Pusat Bahasa. Buku teks ini diperuntukkan bagi pembelajar BIPA tingkat lanjut. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah pedoman analisis dokumen dalam bentuk tabel pengumpul data sebagai instrumen pendukung.

Berdasarkan analisis data, diperoleh dua hasil penelitian. Pertama, topik bacaan dalam buku teks BIPA Lentera Indonesia 3 memuat 10 topik bacaan yang berkaitan dengan wujud budaya, yaitu mata pencaharian, sistem kemasyarakatan, sistem bahasa, kesenian, sistem pengetahuan, religi, dan peralatan kehidupan manusia. Topik bacaan tentang kesenian muncul pada unit 1 dan 2 yang membahas tentang kesenian budaya Betawi dan seni rupa. Topik bacaan tentang sistem kemasyarakatan muncul pada unit 3, unit 6, dan unit 7 yang membahas tentang sistem kekerabatan, sistem kenegaraaan, dan organisasi sosial. Topik bacaan tentang sistem bahasa muncul pada unit 4 yang membahas tentang bahasa daerah di Indonesia. Topik bacaan tentang mata pencaharian  muncul pada unit 5, unit 8, dan unit 9 yang membahas tentang sistem ekonomi dalam lingkup perdagangan, perikanan, dan perkebunan. Topik bacaan tentang teknologi muncul pada unit 10 yang membahas tentang teknologi buatan Habibie. Kedua, gradasi bacaandalam buku teks BIPA Lentera Indonesia 3 bervariasi dari aspek kata, kalimat, dan latihan pemahaman bacaan.Dilihat dari aspek kata, pembelajar BIPA tingkat lanjut dapat menemukan berbagai kosakata baru, kata berimbuhan, dan kata yang sifatnya sederhana-kompleks, sedangkan dari aspek kalimat, pembelajar dapat menemukan unsur-unsur pembangun kalimat, struktur pembangun kalimat, dan penggunaan kata hubung dalam kalimat. Pada aspek latihan pemahaman bacaan, latihan bersifat literal, kritis, dan kreatif.

Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan beberapa saran.Pertama, bagi pengajar BIPA disarankan untuk berusaha mengembangkan kualitas dalam menguasai pembelajaran BIPA.Kedua, bagi pembelajar yang ingin mendalami materi budaya disarankan membaca buku teks ini sebagai bahan rujukan dalam mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan praktik tata cara hidup orang-orang Indonesia yang akhirnya membentuk terminologi “Budaya Indonesia. Bagi pembelajar yang tidak ingin mendalami budaya, materi ini dapat dijadikan acuan untuk menambah pengetahuan dan konsep tentang budaya Indonesia.Ketiga, bagi peneliti lain disarankan dapat melakukan penelitian lebih lanjut mengenai buku teks dengan rumusan masalah atau aspek yang lebih kompleks dari penelitian ini.Keempat, bagi penulis buku dan bahan ajar, disarankan untuk mengembangkan metode, strategi, bahan, dan buku ajar yang sesuai untuk materi bacaan bagi pembelajar BIPA.