SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Paragraf dalam Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Pandaan

Eka Meike Astiti

Abstrak


ABSTRAK

 

Astiti, Eka Meike. 2015. Paragraf dalam Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Pandaan. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumadi, M.Pd, (II) Musthofa Kamal, S.Pd., M.Sn.

 

Kata Kunci: paragraf, teks laporan hasil observasi.

 

Paragraf merupakan unsur pembangun dalam sebuah teks. Dalam menulis sebuah teks, salah satu hal yang perlu diperhatikan ialah paragraf yang terdapat dalam teks tersebut. Sebuah teks dibangun atas beberapa paragraf yang saling berhubungan sehingga bisa menyampaikan maksud dari teks tersebut kepada pembaca dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kelengkapan syarat-syarat pembentukan paragraf, (2) teknik pengembangan paragraf, dan (3) penggunaan unsur kebahasaan dalam paragraf teks laporan hasil observasi karya siswa SMP Negeri 1 Pandaan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data penelitian ini berupa paragraf-paragraf yang terdapat  pada teks laporan hasil observasi karya siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pandaan. Sumber data penelitian ini adalah teks laporan hasil observasi karya siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pandaan. Instrumen penelitian ini ada tiga yaitu (1) tes, (2) tabel panduan kodifikasi data, dan (3) tabel analisis data. Prosedur pengumpulan data penelitian ini dilakukan melalui pemberian tugas menulis teks laporan hasil observasi melalui instrumen tes yang berbentuk lembar kerja siswa. Analisis data penelitian ini ialah analisis paragraf. Analisis data penelitian ini dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.  Reduksi data yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi identifikasi, klasifikasi, dan kodifikasi. Reduksi data dalam penelitian ini didasarkan pada syarat (1) paragraf terdiri atas lebih dari satu kalimat, dan (2) identitas paragraf jelas (nama pengarang/siswa, nomor presensi, dan kelas). Sementara itu, paragraf yang tidak memenuhi syarat dan paragraf yang tidak terbaca tidak dianalisis karena dapat menimbulkan kerancauan dalam analisis data. Data penelitian ini disajikan sesuai dengan fokus penelitian. Penarikan simpulan pada penelitian ini dilakukan dengan mengecek kesesuaian hasil analisis dengan fokus penelitian yang telah ditetapkan.

Temuan penelitian ini disajikan sesuai dengan fokus penelitian. Pertama, dari aspek kelengkapan syarat-syarat pembentukan paragraf ditemukan (1) kalimat-kalimat dalam paragraf secara bersama-sama menyatakan satu ide pokok, (2) kalimat-kalimat dalam paragraf memiliki keterkaitan antara satu kalimat dengan kalimat yang lain, (3) kalimat penjelas yang cukup untuk menunjang kalimat topik dalam paragraf, (4) kalimat yang tidak mendukung ide pokok paragraf, (5) paragraf yang menyatakan dua hal yang berbeda, (6) paragraf yang tidak memiliki keterkaitan antarkalimat, (7) paragraf dengan kalimat yang singkat dan tidak dikembangkan secara lebih luas, dan (8) paragraf yang memiliki dua ide pokok yang berbeda dan tidak dijelaskan secara rinci dengan kalimat penjelas. Kedua, Dari aspek teknik pengembangan paragraf ditemukan (1) paragraf yang memiliki ide pokok berupa hal umum yang terdapat di awal paragraf dan dijelaskan dengan hal khusus sebagai kalimat penjelas, (2)paragraf yang memiliki ide pokok yang dijelaskan dengan contoh-contoh konkret dalam kalimat penjelas, (3) paragraf yang mengandung perbandingan antara dua hal, (4) paragraf yang diawali dengan ide pokok yang menjadi sebab dan dijelaskan dengan akibat dalam kalimat penjelas, (5) paragraf yang memiliki ide pokok yang dijelaskan dengan kalimat penjelas yang menjelaskan urutan tempat, (6) paragraf yang memiliki kalimat penjelas yang memaparkan proses-proses tertentu, dan (7) paragraf yang dikembangkan dengan dua teknik yaitu teknik pengembangan sebab-akibat dan teknik pengembangan dengan contoh. Ketiga, dari aspek penggunaan unsur kebahasaan ditemukan (1) ketepatan penggunaan huruf kapital, (2) ketepatan penggunaan tanda koma dan tanda titik, (3) kata yang sudah sesuai dengan konteks kalimat dan ketepatan penulisan kata, (4) kalimat yang memiliki subjek dan predikat, (5) konjungsi yang sesuai dengan kedudukan dan maknanya, (6) kesalahan penulisan huruf kapital dan huruf miring, (7) kesalahan penggunaan tanda titik dan tanda koma, (8) kesalahan penulisan kata, dan (9) kalimat yang tidak memiliki subjek.

Berdasarkan hasil temuan penelitian terdapat tiga saran yang dapat diberikan. Pertama, Guru bahasa Indonesia kelas VII SMP Negeri 1 Pandaan disarankan untuk melatih keterampilan siswa menulis paragraf yang terdiri atas kalimat yang mendukung ide pokok paragraf dan kalimat-kalimat yang menyatakan satu ide pokok. Guru juga disarankan untuk melatih siswa menulis paragraf yang mengandung keterkaitan antarkalimat dan kalimat penjelas yang dikembangkan secara luas dan rinci. Kedua, siswa disarankan untuk belajar mengenai teknik-teknik pengembangan paragraf agar siswa dapat menulis paragraf dengan berbagai macam teknik pengembangan paragaf. Ketiga, siswa disarankan untuk berlatih menulis sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar dengan memperhatikan penulisan huruf kapital dan huruf miring yang benar, penggunaan tanda titik dan tanda koma yang tepat, penulisan kata, dan kalimat yang lengkap.