SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Nilai Moral dalam Teks Fabel Karya Siswa Kelas VIII SMP Islam Ma’arif 02 Malang Tahun Pelajaran 2014/2015

Miftahun Nikmah

Abstrak


ABSTRAK

 

Nikmah, Miftahun. 2015. Nilai Moral dalam Teks Fabel Karya Siswa Kelas VIII SMP Islam Ma’arif 02 Malang Tahun Pelajaran 2014/2015. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd. (II) Dr. Nita Widiati, M.Pd.

 

Kata Kunci: nilai moral, teks fabel

 

Teks fabel menjadi salah satu sarana potensial dalam menanamkan nilai-nilai moral. Nilai-nilai moral dapat diselipkan penulis melalui karakter tokoh. Tokoh binatang dalam cerita fabel memiliki karakter menyerupai manusia. Tokoh binatang itu dapat berpikir, bertindak, dan berperilaku seperti manusia. Pemberian sifat tersebut dapat menggerakkan emosi pembaca untuk bersikap atau berperilaku layaknya tokoh cerita, sehingga pembaca dapat mengambil pesan moral yang disampaikan penulis. Agar pesan moral tersampaikan kepada pembaca, penulis harus menguasai teknik penyampaian moral. Teknik tersebut digunakan penulis untuk menyampaikan pesan moral sesuai dengan sasaran pembaca.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ragam nilai moral dan teknik penyampaian moral dalam teks fabel karya siswa kelas VIII SMP Islam Ma’arif 02 Malang tahun pelajaran 2014/2015. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data penelitian ini adalah data verbal berupa kutipan cerita yang mengandung jenis nilai moral dan teknik penyampaian moral. Sumber data penelitian ini adalah teks fabel karya siswa kelas VIII SMP Islam Ma’arif 02 Malang tahun pelajaran 2014/2015. Pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi yang diperoleh dari tes. Instrumen utama adalah peneliti sendiri, sedangkan instrumen pendukung yang digunakan adalah tes menyusun teks fabel dan panduan studi dokumentasi jenis nilai moral dan teknik penyampaian moral dalam teks fabel karya siswa. Kegiatan analisis dilakukan dengan tiga tahap, yaitu (1) tahap reduksi, (2) tahap penyajian data, dan (3) tahap penarikan kesimpulan atau verifikasi.

Berdasarkan hasil analisis data, temuan, dan pembahasan diperoleh simpulan sebagai berikut. Pertama, ragam nilai moral dalam teks fabel karya siswa kelas VIII SMP Islam Al-Ma’arif 02 Malang dibedakan menjadi dua, yaitu nilai moral individual dan nilai moral sosial. Nilai moral individual yang ditemukan meliputi (1) kesabaran, (2) kecerdikan, (3) keberanian, dan (4) bertanggung jawab. Terdapat tiga konsep kesabaran, yaitu kesabaran dalam menghadapi ejekan, kesabaran dalam menghadapi bentakan, dan kesabaran dalam menunggu. Kecerdikan menghasilkan konsep kecerdikan positif dalam memecahkan masalah tokoh. Keberanian menghasilkan konsep keberanian dalam melawan kejahatan dan bertanggung jawab menghasilkan konsep bertanggung jawab terhadap kewajiban individu. Nilai moral sosial yang ditemukan (1) saling menolong, (2) saling menyayangi, (3) saling berdamai, (4) saling bermusyawarah, dan (5) kesetiakawanan. Terdapat konsep saling menolong, yakni membantu sahabat yang sedang mengalami kesulitan dan membantu sesama yang sedang kesulitan. Saling menyayangi menghasilkan konsep, yakni saling menyayangi antarsahabat dan saling menyayangi antaranggota keluarga. Saling berdamai menghasilkan konsep saling menghindari permusuhan antarsahabat. Kesetiakawanan menghasilkan konsep kesetiakawanan dalam bersahabat. Saling bermusyawarah menghasilkan konsep saling berunding dalam menentukan pemimpin.

Kedua, teknik penyampaian moral dalam teks fabel karya siswa kelas VIII SMP Islam Al-Ma’arif 02 Malang dibedakan dalam dua jenis, yaitu teknik penyampaian moral langsung dan teknik penyampaian tidak langsung. Teknik penyampaian moral langsung digunakan oleh siswa melalui teknik uraian atau deskripsi penggambaran secara langsung watak tokoh oleh pengarang. Teknik penyampaian moral tidak langsung digunakan siswa dengan tiga cara, yaitu (1) melalui pikiran dan perasaan tokoh, (2) melalui ucapan tokoh, dan (3) melalui perbuatan tokoh.

Berdasarkan simpulan hasil penelitian dikemukakan dua saran sebagai berikut. Pertama, saran ditujukan untuk guru bahasa dan sastra Indonesia. Berdasarkan analisis, penelitian ini menunjukkan bahwa teks fabel bepotensi sebagai sarana menanamkan nilai-nilai moral. Oleh karena itu, penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar untuk menggambarkan nilai-nilai kehidupan tokoh dalam fabel. Kedua, saran ditujukan untuk peneliti selanjutnya. Dalam penelitian ini, masalah yang diteliti adalah nilai moral dalam teks fabel. Untuk meneliti teks fabel secara utuh, disarankan peneliti selanjutnya melakukan penelitian dengan masalah yang lain.