SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penalaran dalam Teks Eksposisi Karya Siswa Kelas X-MIA 5 SMA Negeri 5 Malang

Yohanna Nirmalasari

Abstrak


ABSTRAK

 

Nirmalasari, Yohanna. 2015. Penalaran dalam Teks Eksposisi Karya Siswa Kelas X-MIA 5 SMA Negeri 5 Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Dawud, M.pd., (II) Prof. Dr. H. A. Syukur Ghazali, M.Pd.

 

Kata Kunci: penalaran, teks eksposisi, siswa kelas X-MIA 5 SMA Negeri 5 Malang.

 

Teks eksposisi merupakan teks yang menonjolkan sebuah masalah yang dipilih oleh seorang penulis dengan tujuan untuk menginformasikan atau memengaruhi pembaca. Dalam penulisan teks eksposisi, penulis harus menggunakan penalaran yang runtut sesuai dengan unsur teks eksposisi yakni tesis, argumen, dan simpulan. Hal ini sesuai dengan kompetensi dasar yang terdapat pada kurikulum 2013 kelas X SMA Negeri yang menuntut siswa untuk berpikir kritis, mengolah, dan mengaji gagasan. Berkaitan dengan hal tersebut, maka diperlukan pembahasan mengenai penalaran yang digunakan oleh siswa kelas X-MIA 5 SMA Negeri 5 Malang dalam menulis teks eksposisi.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan unsur penalaran dan mendeskripsikan variasi teknik pengembangan penalaran yang digunakan oleh siswa kelas X-MIA 5 SMA Negeri 5 Malang dalam menulis teks eksposisi. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur penalaran yang terdapat di dalam tesis, argumen, dan simpulan serta untuk mendeskripsikan jenis teknik pengembangan penalaran yang digunakan oleh siswa kelas X-MIA 5 SMA Negeri 5 Malang dalam menulis teks eksposisi.

Penelitian ini  menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian yang didapat berupa teks eksposisis karya siswa kelas X-MIA SMA Negeri 5 Malang. Peneliti berperan sebagai instrumen kunci yang dibantu dengan intrumen pendukung berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), media pembelajaran berupa Power Point Text (PPT), dan Lembar Kerja Siswa (LKS), tabel panduan kodifikasi data, tabel pedoman analisis data, dan tabel analisis data. Pada kegiatan analisis, penulis menggunakan kegiatan triangulasi data teori dan juga ahli. Teks eksposisi yang sudah direduksi akan dianalisis berdasarkan panduan analisis data.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh dua simpulan yang sesuai dengan rumusan masalah penelitian. Pertama, unsur penalaran dalam teks eksposisi terbagi menjadi tiga bagian. Unsur penalaran dalam tesis ialah pendirian. Pendirian dapat dipilah menjadi pendirian berdasarkan fakta, pendirian berdasarkan nilai, dan pendirian berdasarkan kebijakan. Pendirian berdasarkan fakta dikategorikan menjadi dua yakni pendirian berdasarkan fakta hubungan, dan pendirian berdasarkan fakta prakiraan. Pendirian berdasarkan fakta yang ditemukan dapat diklasifikasi menjadi pendirian berdasarkan fakta  hubungan dengan lingkungan, kesehatan, teknologi, budaya, dan hukum.  Pendirian berdasarkan nilai dikategorikan menjadi empat, yakni nilai budaya, nilai politik, nilai pendidikan, dan nilai kesehatan. Pendirian berdasarkan kebijakan yang ditemukan berupa kebijakan pemerintah.

Kedua, unsur penalaran dalam argumen ialah bukti yang berupa bukti fakta atau bukti opini terhadap fakta. Bukti fakta dapat dikategorikan menjadi tiga bagian yakni berdasarkan pengalaman pribadi dan pengalaman umum. Pengalaman umum tersebut berupa pendapat ahli dan prakitisi, pengamatan ilmiah, dan statistik.

Ketiga, unsur penalaran dalam simpulan adalah tindak penalaran. Tindak penalaran tersebut dapat berupa penegasan ulang atau memengaruhi pembaca. Tindak penalaran yang ditulis oleh siswa menunjukkan simpulan yang dibuat adalah simpulan yang lurus atau tidak dengan tesis dan argumen.

Keempat, teks eksposisi yang ditulis oleh siswa kelas X-MIA 5 SMA Negeri 5 Malang ditemukan adanya teknik pengembangan penalaran yang variatif. Ada 4 jenis teknik, yaitu teknik identifikasi, teknik perbandingam, teknik definisi, dan teknik analisis. Pada teknik perbandingan dipilah menjadi dua yakni perbandingan langsung dan analogi. Pada teknik definisi dipilah menjadi teknik definisi formal dan definisi luas. Terakhir ialah teknik analisis yang dapat dipilah menjadi teknik analisis sebab akibat dan teknik analisis fungsional.

Berdasarkan kelemahan siswa dalam menulis tesis, argumen, dan simpulan yang lurus dengan tesis dan argumen maka peneliti memberikan saran kepada guru bahasa Indonesia, peneliti lanjutan, dan siswa. Pertama, guru bahasa Indonesia disarankan untuk menyediakan sumber bacaan yang lebih sebagai sumber siswa dalam menulis. Guru harus mengajarkan menulis teks eksposisi dengan tahap-tahap penulisan yang sesuai dengan unsur teks eksposisinya. Guru juga disarankan untuk membiasakan para siswa untuk mencantumkan sumber bacaan pada teks yang ditulis. Selain itu, guru juga harus mengajarakan cara mengemukakan pendapat yang disertai dengan bukti yang kuat. Kedua, peneliti lanjutan dapat melakukan penelitian mengembangkan bahan ajar, media pembelajaran, strategi, dan evaluasi yang berkaitan dengan pembelajaran teks eksposisi. Ketiga, siswa harus sering berlatih menulis tesis yang memiliki bukti. Siswa juga harus membiasakan menulis simpulan yang lurus dengan tesis dan argumen. Selain itu, siswa juga disarankan untuk selalu mencantumkan sumber bacaan yang digunakan ke dalam hasil tulisannya.