SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Teks Prosedur Kompleks Siswa Kelas X SMK NASIONAL Malang Tahun Pelajaran 2014/2015

Indah Kristiyaningrum

Abstrak


ABSTRAK

 

Kristiyaningrum, Indah. 2015. Teks Prosedur Kompleks Siswa Kelas X SMK Nasional Malang Tahun Pelajaran 2014/2015.Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Widodo Hs, M.Pd., (II) Dr. Gatut Susanto, M.M, M.Pd.

 

Kata kunci: teks prosedur kompleks, karakteristik teks prosedur kompleks, kualitas teks prosedur kompleks

 

Teks prosedur kompleks adalah teks yang memberikan petunjuk untuk melakukan atau menggunakan sesuatu dengan langkah-langkah yang urut dan rinci. Teks prosedur kompleks memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dengan teks lain. Karakteristik tersebut dapat dilihat dari struktur isi, ciri bahasa, dan topik. Struktur isi teks prosedur kompleks ada tiga, yaitu paragraf pengantar atau abstrak, bahan atau alat, dan tahapan atau prosedur. Ciri bahasa teks prosedur kompleks ada tiga, yaitu kata perintah, pengurutan, dan kata/frasa yang menjelasakan kondisi.Topik teks prosedur kompleks merupakan inti utama dari keseluruhan isi teks yang hendak disampaikan kepada pembaca. Ketiga karakteristik tersebut dapat digunakan untuk melihat kualitas teks prosedur kompleks siswa. Teks prosedur kompleks siswa kelas X SMK Nasional Malang memiliki karakteristik yang beragam antara teks satu dengan teks lainnya sehingga kualitasnya juga beragam. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan karakteristik teks prosedur kompleks siswa dan mendeskripsikan kualitas teks prosedur kompleks siswa.

Penelitian ini menggunakan pendekatan dan desain kombinasi (kualitatif dan kuantitatif) deskriptif. Data penelitian untuk menjawab tujuan pertama berupa teks prosedur kompleks siswa kelas X SMK Nasional Malang tahun pelajaran 2014/2015 dan data penelitian untuk menjawab tujuan kedua berupa skor yang diperoleh dari penilaian menulis teks prosedur kompleks siswa kelas X MM1 SMK Nasional Malang. Peneliti member tugas kepada siswa untuk menulis teks prosedur kompleks. Pengumpulan data dalam penelitian ini dibantu guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Langkah-langkah untuk menganalisis data pada penelitian ini ada dua model analisis data, yaitu analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif.

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh dua hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, karakteristik teks prosedur kompleks dilihat dari topik, struktur isi, dan ciri bahasa. Pada 26 teks prosedur kompleks siswa ditemukan tujuh topik, yaitu (1) mengurus kartu, (2) membuka program microsoft, (3) membuat kerajinan tangan, (4) membuat makanan, (5) internet, (6) mengapresiasi karya sastra, dan (7) tips sehat. Pada26 teks prosedur kompleks siswa ditemukan adanya tiga struktur isi teks prosedur kompleks, yaitu paragraf pengantar atau abstrak, bahan atau alat, dan tahapan atau prosedur. Pada paragraf pengantar atau abstrak terdapat enam model, yaitu (1) paragraf pengantar atau abstrak yang berupa paragraf pengantar, tujuan, dan ajakan, (2) paragraf pengantar atau abstrak yang memuat tujuan, (3) paragraf pengantar atau abstrak yang berupa paragraf pengantar dan ajakan, (4) paragraf pengantar atau abstrak yang berupa paragraf pengantar dan tujuan, (5) paragraf pengantar atau abstrak yang memuat tujuan dan ajakan, dan (6) paragraf pengantar atau abstrak yang berupa paragraf pengantar saja. Pada bahan atau alat terdapat tiga model, yaitu (1) menyebut dengan bahan, (2) menyebut bahan dan alat, dan (3) menyebut bahan atau alat. Pada tahapan atau prosedur terdapat tujuh model, yaitu (1) langsung menuliskan tahapan atau prosedur, (2) menyebut dengan tahapan atau cara pembuatan, (3) menyebut dengan langkah-langkah, (4) menyebut dengan teknik, (5) menyebut dengan tahapan/ prosedur, (6) menyebut dengan tahapan, dan (7) menyebut dengan cara. Pada26 teks prosedur kompleks siswa ditemukan adanya tiga ciri bahasa teks prosedur kompleks, yaitu (1) kata perintah, (2) pengurutan, dan (3) kata yang menjelaskan kondisi. Pada kata perintah terdapat empat model, yaitu (1) menggunakan akhiran–lah, (2) menggunakan akhiran–kan, (3) menggunakan akhiran–i, dan (4) menggunakan kata dasar. Pada pengurutan terdapat tiga model, yaitu (1) menggunakan angka, (2) menggunakan kata sambung yang menunjukkan urutan, dan (3) menggunakan tanda hubung. Pada kata yang menjelaskan kondisi terdapat delapan model, yaitu (1) diawali kata dengan, (2) diawali kata sampai, (3) diawali kata secara, (4) diawali kata jika, (5) diawali kata yang telah, (6) diawali kata hingga, (7) diawali kata pada, dan (8) diawali kata menjadi. Kedua, kualitas teks prosedur kompleks dilihat dari topik, struktur isi, dan ciri bahasa. Kualitas teks prosedur kompleks siswa dilihat dari topic menunjukkan bahwa teks sudah berkualitas baik. Kualitas teks prosedur kompleks siswa dilihat dari aspek strukturisi menunjukkan bahwa teks sudah berkualitas baik. Kualitas teks prosedur kompleks siswa dilihat dari aspek ciri bahasa menunjukkan bahwa teks sudah berkualitas sangat baik.

Saran penelitian ada tiga. Pertama, bagi guru, peneliti menyarankan agar member contoh dan latihan menulis teks prosedur kompleks dengan topik yang lebih beragam. Kedua, bagi siswa, peneliti menyarankan agar siswa lebih teliti dalam menulis teks prosedur kompleks sehingga teks prosedur kompleks yang ditulisakan baik dan benar. Ketiga, bagi peneliti lain yang ingin meneliti dengan topik yang sama peneliti menyarankan dapat menggunakan jenis penelitian yang lain misalkan menggunakan penelitian pengembangan, yaitu mengembangkan bahan ajar teks prosedur kompleks dan jika ingin menggunakan penelitian kualitatif peneliti menyarankan meneliti berdasarkan kesalahan ejaan, kesalahan tanda baca, maupun kesalahan kalimat dalam teks prosedur kompleks.