SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

NASKAH DRAMA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 PORONG

RODIATAM MARDIAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Mardiah, Rodiatam. 2015. Karateristik Naskah Drama Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Porong, Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Prof. Dr. Hj. Abdus Syukur Ghazali, M. Pd., (2) Drs. Dwi Saksomo, M.Si.

 

Kata kunci: naskah drama, pembelajaran sastra

 

Naskah drama adalah salah satu karya sastra yang diadaptasi dari kehidupan sehari-hari. Naskah drama memiliki unsur-unsur yang membangun dari dalam yang disebut unsur intrinsik. Unsur-unsur intrinsik tersebut meliputi: tema, penokohan, alur, latar, dan ciri bahasa.

Pembelajaran sastra adalah salah satu pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan ide dan mengasah kreativitas peserta didik. Selain itu pembelajaran sastra juga mempunyai upaya untuk mendorong peserta didik menjadi dewasa, baik dalam pola pikir maupun sikap.

Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mendeskripsikan naskah drama siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Porong. Secara operasional, tujuan khusus yang ingin dicapai dapat dirumuskan sebagai berikut, (1) memperoleh deskripsi mengenai tema dalam naskah drama karya siswa kelas XI SMA Negeri 1 Porong, (2) memperoleh deskripsi mengenai penokohan dalam naskah drama karya siswa kelas XI SMA Negeri 1 Porong, (3) memperoleh deskripsi mengenai alur dalam naskah drama karya siswa kelas XI SMA Negeri 1 Porong, (4) memperoleh deskripsi mengenai latar(tempat dan waktu)  dalam naskah drama karya siswa kelas XI SMA Negeri 1 Porong, dan (5) memperoleh deskripsi mengenai gaya bahasa dalam naskah drama karya siswa kelas XI SMA Negeri 1 Porong.

Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Desain yang digunakan adalah telaah teks struktural. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan karakter naskah drama siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Porong pada aspek tema, alur, plot, setting atau latar, penokohan, dan gaya bahasa. Penelitian ini dilakukan naskah drama siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Porong. Naskah drama yang dijadikan data sebanyak delapan naskah. Data yang dikumpulkan diproses menjadi beberapa tahap. Tahap pertama data diklasifikasikan sesuai jenisnya, tahap kedua data yang telah diklasifikasi kemudian dianalisis, tahap terakhir adalah tahap pengecekan keabsahan data yang dilakukan dengan dosen pembimbing.

Hasil penelitian ini adalah naskah drama siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Porong pada aspek tema lebih didominasi dengan tema yang mengangkat konflik keluarga. Tema tersebut mendominasi karena pemberian contoh yang diberikan guru mengenai naskah drama yang mengangkat tema yang berhubungan dengan konflik keluarga menjadi salah satu rujukan siswa untuk mengembangkan cerita yang sejenis. Tema lainnya yang muncul adalah tema mengenai persahabatan yang rusak karena keegoisan, ada pun tema religi mengenai keikhlasan yang dikembangkan menjadi sebuah cerita.

Penokohan pada naskah drama siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Porong disajikan dengan empat jenis penggambaran. Gambaran pertama menunjukkan penokohan melalui pemaparan fisik, kedua melalui percakapan dengan tokoh lain, ketiga dengan dialog diri sendiri, keempat dengan petunjuk laku.

Alur pada naskah drama siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Porong didominasi oleh penggunaan alur maju yang di bagi menjadi dua jenis, yaitu alur maju pertama yang strukturnya diawali dari eksposisi pendek, insiden pemula pendek, penanjakan laku panjang, klimaks dekat dengan penyelesaian dan keputusan. Alur maju kedua diawali dari insiden pemula panjang, penanjakan laku panjang, dan klimaks dekat dengan penyelesaian. Ada pun penggolongan alur yang dipandang dari sudut yang lain pada naskah drama siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Porong. Penggolongan tersebut berdasarkan unsur plausabilitas, suspense, dan surprise. Penggolongan tersebut dibagi menjadi dua jenis yaitu jenis alur kuat dan jenis alur lemah. Penggolongan didominasi oleh jenis alur lemah. Jenis alur lemah mengalami kekurangan pada tiga unsur yaitu plausabilitas, suspense, atau surprise. Sedangkan jenis alur kuat memiliki plausabilitas, suspense, dan surprise yang membuat pembaca menjadi tertarik untuk mengikuti.

Latar pada naskah drama siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Porong didominasi rumah untuk latar tempat.  Ada pun latar tempat lainnya yang digunakan adalah kampung, alam (gunung), dan masjid. Sedangkan pada latar waktu, terdapat beberapa penggunaan latar waktu yang digambarkan melalui lighting. Waktu pagi digambarkan dengan lampu warna kuning yang mempunyai kesan cerah, penggambaran latar waktu sore menggunakan perpaduan antara lampu kuning dan merah yang menghasilakn warna yang gelap namun masih mengandung kecerahan, sedangkan penggambaran latar waktu malam menggunakan warna merah yang terkesan gelap.

Ciri bahasa naskah drama siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Porong disajikan dengan beragam penggunaan. Pertama dengan menggunakan bahasa sehari-hari yaitu bahasa Indonesia, kedua dengan menggunakan bahasa daerah khususnya Jawa Timur, ketiga dengan menggunakan bahasa puisi yang mengutamakan unsur keindahan agar cerita yang diusung menjadi lebih terlihat dramatis, keempat dengan menggunakan struktur bahasa lain khususnya bahasa Inggris.

Berdasarkan temuan penelitian, diajukan tiga saran. Saran pertama untuk guru, penelitian yang telah dilakukan diharap dapat menjadikan guru termotivasi untuk lebih mengenalkan siswa kepada unsur-unsur intrinsik naskah drama yang disertai dengan contoh, mengingat masih lemahnya siswa terhadap pengetahuan mengenai naskah drama. Selain itu bimbingan khusus pada proses pembuatan hingga menjadi naskah yang utuh juga perlu diadakan pendampingan khusus. Saran kedua untuk siswa, penelitian yang telah dilakuakan diharapkan mampu membantu siswa untuk mengetahui kriteria naskah yang baik dan kurang baik, sehingga naskah yang nantinya dihasilkan akan lebih bermutu. Saran ketiga untuk peneliti lain, penelitian yang telah dilakukan diharap mampu membuat peneliti lain untuk memberikan banyak pengetahuan menganai penggunaan latar tempat yang sesuai dengan tema mengingat masih banyaknya siswa yang menggunakan latar tempat di rumah.