SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Kesalahan Berbahasa Teks Eksplanasi Siswa Kelas VII SMP Islam Ma’arif 02 Malang

ANING VERAWATI

Abstrak


ABSTRAK

 

Verawati, Aning. 2015. Analisis Kesalahan Berbahasa Teks Eksplanasi Siswa Kelas VII SMP Islam Ma’arif 02 Malang.Skripsi, JurusanSastra Indonesia, FakultasSastra, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Titik Harsiati, M.Pd.,(II) Dewi Pusposari, S.Pd., M.Pd.

 

Kata kunci: analisis kesalahan berbahasa,teks eksplanasi, keterampilan menulis

 

Salah satu keterampilan menulis yang diajarkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VII SMP berdasarkan Kurikulum 2013 adalah menulis teks eksplanasi. Teks eksplanasi berisi bagaimana atau mengapa suatu peristiwa dapat terjadi. Gagasan pada teks dapat dipahami jika teks memiliki keterbacaan tinggi. Tingkat keterbacaan suatu teks dapat diidentifikasi melalui ketepatan pengembangan paragraf, kalimat, pilihan kata, serta ejaannya. Hal ini disebabkan paragraf yang benar, kalimat yang efektif, pilihan kata yang tepat, dan ejaan yang tepat membuat pembaca mudah memahami gagasan yang diungkapkan penulis.

Kesalahan berbahasa menyebabkan teks tidak memiliki keterbacaan yang tinggi. Kesalahan berbahasa ditandai dengan penyimpangan pemakaian bentuk-bentuk tuturan berbagai unit kebahasaan yang meliputi kata, kalimat, dan paragraf dari sistem kaidah bahasa Indonesia baku, serta pemakaian ejaan dan tanda baca yang telah ditetapkan sebagaimana ditetapkan dalam buku Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Oleh karena itu, agar siswa nantinya dapat menghasilkan tulisan yang memiliki tingkat keterbacaan tinggi perlu dilakukan analisis kesalahan berbahasa. Analisis kesalahan berbahasa bertujuan mengidentifikasi kesalahan kebahasaan yang terdapat pada teks-teks siswa. Berdasarkan kesalahan-kesalahan kebahasaanyang teridentifikasi, dilakukan usaha perbaikan agar pada kegiatan menulis selanjutnya kemampuan berbahasa siswa meningkat dan mampu menghasilkan teks yang memiliki keterbacaan tinggi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan berbahasa yang terdapat pada teks eksplanasi siswa kelas VII SMP Islam Ma’arif 02 Malang yang meliputi (1) kesalahan pengembangan paragraf, (2) kesalahan pengembangan kalimat, (3) kesalahan pilihan kata, dan (4) kesalahan ejaan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis dokumen. Data penelitian ini berupa (1) kesalahan pengembangan paragraf, (2) kesalahan pengembangan kalimat, (3) kesalahan pilihan kata, dan (4) kesalahan ejaan.Sumber data penelitianiniadalahteks eksplanasi karya siswa kelas VII SMP Islam Ma’arif 02 Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Instrumen utama adalah peneliti sendiri, sedangkan instrumen pendukung yang digunakan berupa tabel kodifikasi sumber data, tabel panduan analisis data, dan tabel sajian data.Kegiatananalisisdata meliputi identifikasi data, klasifikasi data, kodifikasi data, interpretasi data, danpenyajian data.Pengecekankeabsahan data dilakukan dengan(1) ketekunanpengamatan, (2) triangulasikepakaran, dan (3) diskusikesejawatan.

Berdasarkan temuan penelitian, diperoleh empat hasil penelitian. Pertama, kesalahan pengembangan paragraf meliputi kesalahan kesatuan gagasan paragraf akibat adanya dua atau lebih gagasan pokok dalam satu paragraf, kesalahan kesetalian bentuk paragraf akibat kesalahan penggunaan piranti kohesi gramatikal referensi demonstrativa dan piranti kohesi gramatikal konjungsi, kesalahan kesetalian makna paragraf akibat adanya gagasan yang menyimpang dari gagasan utama, dan kesalahan kelengkapan paragraf akibat paragraf hanya memuat satu kalimat. Kedua, kesalahan pengembangan kalimat meliputi kesalahan kelengkapan kalimat akibat kalimat tidak memuat unsur subjek atau predikat serta kesalahan kehematan kalimat karena penggunaan kata bersinonim dalam satu kalimat dan pemborosan bentuk superlatif. Ketiga, kesalahan pilihan kata meliputi kesalahan pilihan kata/istilah akibat tidak cermat memilih kata/istilah yang sesuai konteks kalimat serta kesalahan pilihan bentukan kata akibat kesalahan penulisan bentukan kata yang tidak sesuai dengan kaidah pembentukan kata. Keempat, kesalahan ejaan meliputi (1) kesalahan pemakaian huruf kapital, (2) kesalahan penulisan kata depan, (3) kesalahan penulisan bentuk ulang, (4) kesalahan penggunaan tanda titik, (5) kesalahan penggunaan tanda koma, (6) kesalahan penggunaan tanda hubung, (7) kesalahan penggunaan tanda petik tunggal, dan (8) kesalahan penggunaan tanda kurung.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dikemukakan dua saran. Pertama, siswa sebaiknya lebih aktif memahami kaidah-kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baku karena tidak semua kaidah bahasa Indonesia dapat disampaikan di sekolah.

Kedua,  guru diharapkan lebih memerhatikan ketepatan penggunaan kaidah bahasa Indonesia yang benar pada hasil tulisan siswa, baik pada teks eksplanasi maupun teks lain. Jika ditemukan kesalahan yang banyak dilakukan oleh siswa, maka perlu dilakukan usaha perbaikan dengan memberikan materi tentang kaidah-kaidah bahasa Indonesia yang benar, khususnya bahasa tulis.