SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KESALAHAN STRUKTUR ISI, EJAAN, DAN TANDA BACA PADA TEKS EKSPOSISI KARYA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 13 MALANG

ZOZANE RAHMA SINTA

Abstrak


ABSTRAK

 

Sinta, Zozane Rahma. Kesalahan Struktur Isi, Ejaan, dan Tanda Baca pada Teks Eksposisi Karya Siswa Kelas VII SMP Negeri 13 Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Kusubakti Andajani, M. Pd, (II) Dr. Nurhadi, M.Pd.

 

Kata Kunci: kesalahan struktur isi, kesalahan ejaan, kesalahan tanda baca, teks eksposisi

 

Kesalahan berbahasa merupakan sisi yang cacat pada ujaran atau tulisan siswa. Teks eksposisi adalah teks yang bertujuan memberikan pengetahuan kepada pembacanya. Struktur isi teks eksposisi ialah (1) tesis (pendahuluan), (2) argumentasi (isi), dan (3) penegasan kembali atau kesimpulan (penutup). Ejaan mengatur tentang penulisan  huruf miring, penulisan huruf  besar, penulisan kata dasar, penulisan kata turunan, penulisan kata ulang, penulisan gabungan kata, penulisan kata ganti, penulisan kata depan, penulisan partikel, penulisan singkatan, penulisan kata baku, penulisan kata hubung, dan penulisan kata bilangan. Tanda baca mengatur tentang tanda baca titik, tanda baca koma, tanda baca titik koma, tanda baca titik dua, tanda baca hubung, tanda baca kurung, tanda baca seru, tanda baca tanya, tanda baca petik, dan tanda baca garis miring. Jika sebuah teks eksposisi tidak memiliki struktur isi, ejaan, dan tanda baca seperti yang telah disebutkan sebelumnya maka hal tersebut dikategorikan sebagai kesalahan berbahasa.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan pada struktur isi ejaan, dan tanda baca pada teks eksposisi karya siswa kelas VII SMP Negeri 13 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kesalahan struktur isi, ejaan, dan tanda baca pada teks eksposisi karya siswa kelas VII SMP Negeri 13 Malang.

Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik tes menulis. Teknik tes menulis adalah pengumpulan data dengan memberikan tugas kepada siswa. Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan pada tahap pengumpulan data, yaitu (1) peneliti hadir di dalam kelas bersama guru bahasa Indonesia, (2) guru membagi lembar kerja siswa yang sebelumnya diberikan oleh peneliti kepada guru sebelum memasuki kelas, (3) guru memberikan perintah kepada siswa untuk menulis teks eksposisi pada lembar kerja siswa, dan (4) siswa diminta mengumpulkan hasil pekerjaannya apabila telah selesai. Wujud data dalam penelitian ini adalah kesalahan struktur isi, ejaan, dan tanda baca pada teks eksposisi karya siswa kelas VII. Kesalahan struktur isi tersebut meliputi judul, tesis (pendahuluan), argumentasi (isi), dan penegasan kembali atau kesimpulan (penutup). Ejaan terdiri atas penulisan huruf besar, huruf miring, penulisan kata dasar, kata turunan, kata ulang, gabungan kata, kata ganti, kata depan, partikel, singkatan, kata baku, kata hubung, dan kata bilangan. Tanda baca terdiri atas penggunaan tanda titik, tanda koma, tanda titik dua, tanda hubung, tanda kurung, tanda seru, tanda tanya, tanda petik, dan tanda garis miring.

Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan mengikuti model alir. Analisis data kualitatif terdiri atas tiga alur kegiatan. Tiga alur rangkaian kegiatan tersebut adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan terjadi secara berurutan. Reduksi data adalah menyederhanakan data. Reduksi data yang dilakukan pada penelitian ini meliputi identifikasi, klasifikasi, dan kodifikasi data. Tahap identifikasi data dilakukan dengan memilih data yang layak digunakan untuk penelitian ini. Setelah tahap identifikasi, dilakukan tahap pengklasifikasian data ke dalam tabel sesuai dengan karakteristik masing-masing data. Tahap selanjutnya adalah kodifikasi. Data yang telah diidentifikasi dan diklasifikasi kemudian diberi kode. Kode yang digunakan meliputi (1) kode kesalahan yang menjadi fokus penelitian, (2) kode teks eksposisi, (3) kode urutan paragraf, dan (4) kode urutan kalimat.

Penyajian data disesuaikan dengan fokus penelitian yang telah disusun. Penyajian data menunjukkan (1) kesalahan struktur isi pada teks eksposisi karya siswa dan (2) kesalahan ejaan dan tanda baca pada teks eksposisi karya siswa kelas VII. Kesalahan struktur isi terdiri atas pendahuluan (tesis), isi (argumentasi), dan penutup (penegasan kembali). Kesalahan ejaan terdiri atas penulisan huruf besar, huruf miring, penulisan kata dasar, kata turunan, kata ulang, gabungan kata, kata ganti, kata depan, partikel, singkatan, kata baku, kata hubung, dan kata bilangan. Tanda baca terdiri atas penggunaan tanda titik, tanda koma, tanda titik dua, tanda hubung, tanda kurung, tanda seru, tanda tanya, tanda petik, dan tanda garis miring.kTahap terakhir dalam analisis data pada penelitian ini adalah penarikan simpulan. Penarikan simpulan dilakukan dengan mengecek kesesuaian hasil analisis data dengan fokus penelitian yang telah ditetapkan, yaitu struktur isi, ejaan, dan tanda baca pada teks eksposisi karya siswa kelas VII.

Berdasarkan temuan penelitian terdapat kesalahan penulisan struktur isi pada bagian judul, tesis, argumentasi, dan penegasan kembali atau kesimpulan. Kesalahan judul disebabkan oleh penulisan judul yang tidak sesuai dengan isi teks. Kesalahan penulisan tesis disebabkan oleh tidak terdapatnya opini penulis. Kesalahan argumentasi disebabkan oleh fakta yang disajikan tidak mendukung opini penulis. Kesalahan penegasan kembali disebabkan oleh tidak adanya penegasan kembali terhadap topik yang dibahas pada bagian-bagian sebelumnya. Kesalahan ejaan dan tanda baca pada teks eksposisi terdiri atas penulisan huruf besar dan huruf miring, penulisan kata turunan, penulisan kata ulang, penulisan kata gabung, penulisan kata depan, penulisan singkatan, penulisan kata hubung, penulisan kata bilangan, kesalahan penggunaan tanda baca titik, tanda baca koma, tanda baca hubung, tanda baca kurung, dan tanda baca petik. Kesalahan terbesar yang ada di dalam teks eksposisi karya siswa kelas VII SMP Negeri 13 Malang ialah penggunaan tanda baca koma.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dikemukakan dua saran. Pertama, mengingat pentingnya struktur isi, ejaan, dan tanda baca untuk mencapai kesempurnaan sebuah teks, disarankan kepada guru untuk lebih melatih keterampilan menulis siswa terkait dengan penulisan struktur isi teks eksposisi terutama pada tesis, tanda baca teks eksposisi terutama pada penggunaan tanda baca koma. Kedua, siswa disarankan agar lebih banyak berlatih menulis teks eksposisi dengan memperhatikan kaidah penulisan teks eksposisi yang baik dan benar terkait dengan struktur isi terutama pada bagian tesis, dan tanda baca teks eksposisi khususnya pada bagian penggunaan tanda baca koma sehingga teks eksposisi tersebut dapat dikategorikan sebagai teks eksposisi yang baik dan benar.