SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Multimedia Interaktif untuk Memproduksi Teks Negosiasi Siswa SMA/MA.

Ervina Rufiana Wati

Abstrak


ABSTRAK

 

Wati, Ervina Rufiana. 2015. Pengembangan Multimedia Interaktif untuk Memproduksi Teks Negosiasi Siswa SMA/MA. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd, (II) Drs. Dwi Saksomo, M.Si.

 

Kata kunci: multimedia interaktif, keterampilan memproduksi, teks negosiasi

 

Seiring dengan perkembangan dunia teknologi informasi yang maju, kini telah diperkenalkan adanya multimedia yang digunakan untuk membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini karena multimedia dapat menggabungkan aspek visual dan audio. Salah satu program komputer yang dapat dijadikan sarana untuk mengembangkan media pembelajaran adalah Adobe Flash, yaitu program animasi profesional yang berguna untuk melatih kemampuan siswa dalam memahami, memproduksi, dan melakukan negosiasi melalui tayangan video yang disajikan dalam media.

Pembelajaran memproduksi teks negosiasi mengajarkan siswa untuk aktif dan kreatif dalam berkarya. Selain memproduksi teks, kemampuan siswa dalam praktik bernegosiasi dapat diasah dengan baik. Kegiatan ini dapat mengembangkan keterampilan berbahasa lisan dan menanamkan pendidikan karakter dalam diri siswa. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk (1) menghasilkan multimedia interaktif memproduksi teks negosiasi yang menarik dari segi tampilan, pilihan warna, dan isi media dan (2) mudah dan layak dari segi tinjauan kurikulum, isi materi, dan kemanfaatan media dalam pembelajaran.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang diadaptasi dari model penelitian dan pengembangan Sadiman, Raharjo, & Haryono (2012). Berdasarkan model tersebut, terdapat delapan tahap prosedur penelitian dan pengembangan, yaitu (1) identifikasi kebutuhan, (2) perumusan tujuan, (3) perumusan butir-butir materi pembelajaran, (4) perumusan alat pengukur keberhasilan, (5) penulisan naskah media, (6) tes/uji coba, (7) revisi, dan (8) produk akhir.

Uji coba produk dilakukan melalui empat tahapan, yaitu (1) uji kepada ahli materi, (2) uji kepada ahli media, (3) uji kepada praktisi (guru bahasa Indonesia), dan (4) uji kepada siswa (terdiri dari 12 orang siswa). Instrumen pengambilan data uji coba menggunakan pedoman wawancara dan angket. Berdasarkan hasil uji coba ini diperoleh data kuantitatif dalam bentuk skor penilaian dan data kualitatif berupa komentar dan saran perbaikan.Data yang telah diperoleh dari hasil uji coba dianalisis dengan mendeskripsikan (1) kemenarikan produk multimedia interaktif melalui validasi analisis rata-rata nilai dari ahli media dan siswa, dan (2) kelayakan produk multimedia interaktif melalui validasi analisis nilai rata-rata dari ahli media, praktisi, dan siswa. Perbaikan multimedia interaktif dilakukan berdasarkan komentar dan saran perbaikan dari ahli materi, ahli media, praktisi, dan siswa.

Multimedia interaktif ini terdiri atas85 tampilan (slide) yang menyajikan tiga kompetensi dasar pembelajaran memproduksi teks negosiasi, meliputi aspek pengetahuan dan keterampilan. Pada aspek pengetahuan terdapat kompetensi dasar memahami teks negosiasi, sedangkan aspek keterampilan terdapat kompetensi dasar memproduksi dan menyunting teks negosiasi. Multimedia interaktif ini menyajikan langkah-langkah pembelajaran pada setiap kompetensi dasar, dan dilengkapi dengan soal evaluasi yang terdiri atas sepuluh soal pilihan ganda untuk menguji pemahaman siswa terhadap pembelajaran teks negosiasi.

Berdasarkan uji coba multimedia interaktif kepada ahli materi, ahli media, praktisi, dan siswa, diperoleh hasil bahwa multimedia interaktif ini layak digunakan sebagai media pembelajaran oleh guru dan siswa. Dilihat dari tingkat kelayakan multimedia diperoleh nilai rata-rata 84,3%, sedangkan dilihat dari tingkat kemenarikan multimedia diperoleh nilai rata-rata 87,6%. Meskipun multimedia ini tergolong layak dan dapat diimplementasikan, perolehan data kualitatif berupa komentar dan saran perbaikan dalam angket tetap menjadi pedoman untuk memperbaiki multimedia interaktif ini.

Multimedia interaktif memproduksi teks negosiasi ini dapat digunakan oleh guru sebagai pendamping dalam menyampaikan materi memproduksi teks negosiasi. Sebagai langkah pemanfaatan multimedia interaktif, guru disarankan mampu menggunakan multimedia interaktif ini agar dapat mendampingi siswa saat belajar menggunakan multimediadengan baik. Siswa pun dapat memanfaatkan multimedia interaktif ini secara mandiri untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang teks negosiasi. Produk multimedia interaktif ini dikemas dalam bentuk CD (Compact Disk)sehingga dapat dengan mudah digunakan sebagai multimedia yang menarik dan menyenangkan.