SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penanda Kohesi dalam Teks Biografi Karya Siswa Kelas VIII SMP.

FIRDAUZIA NUR FATIMAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Fatimah, Firdauzia Nur. 2015. Penanda Kohesi dalam Teks Biografi Karya Siswa Kelas VIII SMP. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd (II) Dr. Widodo Hs, M.Pd.

 

Kata Kunci: penanda kohesi, teks biografi

 

Perubahaankurikulum dari KTSP 2006 menjadi Kurikulum 2013 menimbulkan perubahan susunan materi padamatapelajaranBahasa Indonesia. Susunan materi tersebutdiubahmenjadi berbasisteks. Teks yang diajarkanpadakurikulum 2013 terdiridarilimamacamteks dalam setiapjenjang.  Jenjang yang dipilih untuk penelitian, yakni kelas VIII. Teks yang diteliti adalahteksbiografi. Penelitian difokuskan pada (1)penandakohesigramatikal,dan (2) penandakohesileksikal. Pendekatanyang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik yang digunakan adalah studi dokumentasi.

Data penelitian ini berwujud penanda kohesi gramatikal dan leksikal yang ada dalam teks biografi karya siswa. Sumber data berupateks biografi siswa kelas VIII C SMP Negeri 4 Malang. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Proses reduksi data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu seleksi, klasifikasi, dan kodifikasi. Kriteria reduksi data meliputi (1) ada identitas siswa, (2) ada tokoh yang dibiografikan, (3) ada judul teks biografi, (4) ada penanda gramatikal, dan(5) ada penanda leksikal. Setelah itu, data diberi kode tertentu. Kode yang digunakan adalah (1) kode nomor setiap siswa, (2) kode urutan nomor data, dan (3) kode klasifikasi penanda kohesi yang telah dibuat.

Berdasarkan analisis datadiperoleh hasil penelitian berikut.Pertama,penandagramatikal yang ditemukan adalah gramatikal referensi, substitusi dan konjungsi. Penandareferensidikelompokkanmenjadireferensi personal, demonstrativa, dankomparatif. Penanda referensiyang banyak ditemukanadalah referensi personal. Penanda substitusi yang ditemukan adalah substitusi nominal dan verbal. Penanda konjungsiyang banyak ditemukan adalahkonjungsi temporal dan konjungsipenambahan. Bukti bahwa gramatikal konjungsi paling banyak ditemukan yakni jumlah penandakonjungsi 161 data,penandareferensiberjumlah 145 data, dan penandasubstitusiberjumlah 16 data.Kedua, unsurpenandakohesileksikal yang ditemukanadalah penandakohesileksikalpengulangan (repetisi) dan kolokasi. Penanda leksikal pengulangan  yang paling banyakditemukan dalamteks biografiadalah pengulanganpenuh. Untuk, penanda leksikal kolokasitidak terlalu banyakditemukan.Hal ini dibuktikan dengan jumlah penanda leksikal yang ditemukan terdiri atas, penandakohesileksikalpengulangan (repetisi) berjumlah 39 data danunsurpenandakohesileksikalkolokasiberjumlah2 data.Dari temuanpenelitian yang telahdipaparkan, dapatdisimpulkansebagaiberikut.Penanda kohesi gramatikal elipsis tidak ditemukan dalam teks biografi Penandakohesileksikalpengulangandikelompokkanlagimenjadipengulanganpenuh, bentuk lain danhiponim. Penanda kohesi leksikal yang banyak digunakan adalah pengulangan penuh. Pengulanganbentuklainjugacukupbanyakdibandingkanpengulanganhiponim. Penandakohesileksikalkolokasijarangsekalidigunakan dalam teks biografi.

 

Saran penelitiandisampaikanpadaguru matapelajaranBahasa Indonesia dan peneliti lain.Guru perlumemberikanpemantapanmateripenandakohesigramatikaldanleksikal. Untukpenandagramatikalkekurangansiswaterletakpadapenempatankonjungsidansubstitusi. Untukpenandaleksikalkekurangan siswa terletak pada penggunaankolokasi. Guru sebaiknyamemberikancontohkalimat yang mengandungpenanda kohesi.Untuk penelitilain sebaiknyabanyakmembaca sumberrujukan, terutamarujukanyang terkaitdengan penandakohesigramatikaldanleksikal. Penandagramatikaldalamteksbiografimembutuhkanreferensi, substitusi, dankonjungsi.Penandaleksikaldalam teks biografi membutuhkanpengulanganpenuhdanbentuk lain. Berdasarkanpenelitian penandakohesitersebut, dapatdilakukanpenelitianlain yang mendekati, yaknikesalahanpenempatankonjungsi.