SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kelayakan Buku Teks Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VII Terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Dwiyana Mujiharti

Abstrak


ABSTRAK

 

Mujiharti, Dwiyana. 2015. Kelayakan Buku Teks Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VII Terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Malang. Pembimbing: (I) Dr. Endah Tri Priyatni, M.Pd, (II) Dr. Roekhan, M.Pd

 

Kata kunci: buku teks, bahasa Indonesia, kelayakan isi, kelayakan bahasa, dan kelayakan penyajian.

 

Buku teks merupakan salah satu bahan ajar yang penting dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah baik bagi siswa maupun guru. Bagi siswa, buku teks berguna untuk memperoleh berbagai pengetahuan dan informasi dalam mendukung proses belajar. Bagi guru buku teks berfungsi sebagai sumber materi ajar dalam pembelajaran berdasarkan kompetensi dan kurikulum yang berlaku. Buku teks yang baik harus memiliki nilai kelayakan yang tinggi, baik dalam kelayakan isi, kelayakan bahasa,  maupun kelayakan penyajian.

Pada umumnya, pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan Kurikulum 2013 di sekolah masih mengandalkan buku teks pelajaran sebagai sumber pertama dan utama. Padahal, berdasarkan pengalaman PPL dan pengamatan di lapangan tidak semua Kompetensi Dasar dalam kurikulum tertuang dalam buku teks. Sajian isi, kebahasaan, dan penyajian dalam buku teks masih kurang sesuai diterapkan dalam pembelajaran. Buku yang digunakan di SMP kelas VII Kurikulum 2013 dijadikan sebagai objek penelitian yaitu buku yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan buku teks bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VII terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Lebih rinci penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan (1) bagaimana kelayakan isi pada buku teks bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VII terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, (2) bagaimana kelayakan bahasa pada buku teks bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VII terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan (3) bagaimana kelayakan penyajian pada buku teks bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VII terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi tim penyusun buku sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan buku teks pada tahun ajaran berikutnya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan kajian evaluatif. Data penelitian ini adalah berupa deskripsi aspek-aspek yang menggambarkan kelayakan isi, kelayakan bahasa, dan kelayakan penyajian dalam buku teks bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VII terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pengumpulan data dilakukan dengan telaah dokumen. Instrumen yang digunakan diadaptasi dari beberapa buku yaitu (1) buku yang berjudul Text Book Writing yang ditulis oleh Masnur Muslich (2010) dan (2) instrumen penilaian buku teks 2013 oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (2013).

Teknik pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik dokumentasi. Selanjutnya untuk menganalisis data penelitian dilaksanakan dengan cara (1) pencocokan data; (2) menganalisis kelayakan isi, kelayakan bahasa, dan kelayakan penyajian; (3) mengakumulasi skor yang telah diperoleh dari setiap materi; dan (4) penarikan kesimpulan.

Ada 3 aspek yang diteliti dalam buku teks, yakni aspek kelayakan isi, kelayakan bahasa, dan kelayakan penyajian. Kualitas kelayakan dari setiap nilai adalah tidak layak jika skor tersebut mencapai 0%-39%, kurang layak jika skor mencapai 40%-59%, cukup layak jika skor mencapai 60%-74%, layak jika skor mencapai 75%-84% dan sangat layak jika skor mencapai 85%-100%.

Hasil penelitian menunjukan dengan rerata skor sempurna buku ini memperoleh nilai 2 dari nilai maksimal 4 atau nilai C dari nilai maksimal A, masuk dalam klasifikasi cukup layak dengan persentase mencapai 72,3%. Presentase tersebut diperoleh dari hasil analisis kelayakan isi mencapai 55% dalam kelayakan isi buku ini mendapatkan kualitas kurang layak, KD yang dituntut dalam kurikulum kurang, untuk definisi pada materi masih belum terlalu lengkap, dalam kejelasan rujukan masih terdapat ketidaksesuaian sehingga kurang dapat mendukung materi isi buku, dan juga kemutahiran pustaka yang sangat kurang. Kelayakan bahasa mencapai 73,8% mendapatkan kualitas cukup layak, bahasa yang digunakan sudah baik dan benar, namun masih terdapat kesalahan ketidaksesuaian kaidah bahasa, penataan struktur kalimat, dan penggunaan bahasa yang tidak lazim dalam komunikasi bahasa Indonesia. Kelayakan penyajian mencapai 88,1% pada penyajian dalam buku ini mendapatkan kualitas sangat layak, hanya saja terdapat dua bab terarkhir yang penyajiannya tidak konsisten sama dengan bab-bab sebelumnya.

 

Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa buku teks bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VII terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memenuhi kualitas cukup layak dengan persentase mencapai 72,3%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh guru, penyusun buku, dan peneliti selanjutnya untuk mendapatkan informasi kelayakan buku teks, bahan pertimbangan dalam memilih buku teks, dan bahan acuan untuk meningkatkan kualitas buku teks.