SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Kalimat dalam Teks Eksposisi Karya Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Lamongan

Eka Listiyaningsih

Abstrak


ABSTRAK

 

Listiyaningsih, Eka. 2015. Keefektifan Kalimat dalam Teks Eksposisi Karya Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Lamongan. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurchasanah,M. Pd., (II) Drs. Dwi Saksomo, M.Si.

 

Kata Kunci: kalimat efektif, teks eksposisi, pembelajaran menulis

 

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keefektifan kalimat dalam teks eksposisi berdasarkan kesepadanan, kepararelan, dan kehematan kalimat dalam teks eksposisi karya siswa kelas X SMA Negeri 2 Lamongan. Penelitian ini menarik karena pembelajaran teks eksposisi sudah diajarkan pada jenjang SMP/MTS sehingga teks eksposisi sudah dikenal siswa SMA/MA/SMK. Akan tetapi, penggunaan kalimat tidak efektif masih sering ditemukan dalam teks eksposisi karya siswa. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi dokumen. 

Data penelitian ini berupa kesepadanan, keparalelan, dan kehematan kalimat. Sumber data penelitian ini yaitu kalimat-kalimat yang terdapat dalam teks eksposisi karya siswa kelas X ISS 1 dan X IBB SMA Negeri 2 Lamongan. Prosedur pengumpulan data penelitian ini menggunakan studi dokumen dan teknik wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasi data yang layak diteliti, merekam data ke dalam tabel penyajian data, dan memberikan kode pada masing-masing data. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan dibantu intrumen tambahan berupa panduan wawancara, panduan kriteria kelayakan data, dan panduan analisis data. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan dengan ketekunan pengamatan, pengecekan sejawat, dan diskusi dengan dosen pembimbing. Kegiatan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, berdasarkan hasil analisis 325 kalimat ditemukan 186 kalimat sepadan (57,2%) dan 139 kalimat tidak sepadan (42,8%). Kesepadanan kalimat ditandai dengan kejelasan fungsi subjek, predikat, dan objek. Kejelasan fungsi subjek dapat dilihat dari keberadaan subjek dan predikat tidak terganggu oleh fungsi keterangan dan konjungsi intrakalimat tidak dipakai dalam kalimat tunggal. Kejelasan predikat dapat dilihat dari predikat dalam kalimat tersebut tidak didahului oleh kata yang. Sementara itu, kejelasan fungsi objek dapat dilihat dari predikat yang berupa kata kerja transitif selalu diikuti oleh objek. 

Kedua, berdasarkan hasil analisis 325 kalimat ditemukan 162 kalimat yang memiliki kesejajaran (49,8%) dan 163 kalimat tidak sejajar (50,2%). Kepararelan kalimat ditandai dengan kesejajaran bentuk, makna dan perincian. Kesejajaran bentuk dapat dilihat dari pengunaan frasa koordinatif dan kalimat majemuk setara. Kesejajaran makna dapat dilihat dari kesejajaran kata yang digunakan dengan arti kata tersebut. Kesejajaran perincian dapat dilihat dari kesejajaran kata yang digunakan dalam menuliskan sebuah perincian.

Ketiga, berdasarkan hasil analisis 325 kalimat ditemukan kehematan kalimat sejumlah 172 kalimat hemat (52,9%) dan 153 kalimat tidak hemat (47,1%). Kehematan kalimat dapat ditandai dengan penghematan kata tugas, subjek, kesinoniman kata, dan tidak menjamakkan kata yang berbentuk jamak.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan kepada guru bahasa Indonesia agar lebih memperhatikan penyampaian materi keefektifan kalimat, khususnya kesepadanan, kepararelan, dan kehematan kalimat. Guru dapat menentukan langkah-langkah pembelajaran untuk meningkatkan keefektifan kalimat dalam tulisan siswa. Selain itu, guru diharapkan memeriksa kembali kesepadanan, kepararelan, dan kehematan kalimat dalam teks eksposisi karya siswa. Hal tersebut dilakukan agar siswa dapat melakukan perbaikan pada proses belajar mengajar selanjutnya. Bagi siswa disarankan agar lebih memperhatikan keefektifan kalimat, khususnya kepararelan kalimat dalam teks eksposisi. Siswa diharapkan menghindari penggunaan bentuk, makna, dan perincian yang tidak sejajar. Siswa harus lebih giat berlatih menggunakan kalimat pararel dengan tepat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Listiyaningsih, Eka. 2015. The Effectiveness of Sentences in Expository Texts Authored by the Tenth Graders of SMA Negeri 2 Lamongan. Thesis, Indonesian Literature Department. Faculty of Letter. State University of Malang. Advisors: (I) Dr. Nurchasanah, M. Pd., (II) Drs. Dwi Saksomo, M.Si.

 

Key Word: effective sentences, expository texts, teaching and learning of writing

 

This study aims at determining the effectiveness of sentences in expositions texts produced by the students of class X in terms of agreements, parallel, and efficiency. This study is interesting since exposition text has been taught at SMP/MTS so that the text is already known by high school students of SMA/MA/SMK. However, the reality shows that there is still often found many ineffective sentences in the exposition text produced by them. Therefore, this research uses qualitative design in form of document study. 

The data gathered are the agreements, parallels, and efficiency of the sentences. The sources are the sentences in the exposition texts produced by the students of X ISS 1 and X IBB SMA Negeri 2 Lamongan. The procedure of data gathering uses document study and interview. The data collection was done by identifying the data, recording the data into a form of table, and giving codes on each datum. The main instrument was the researcher-herself helped by additional instruments, such as interview guide, data criteria guide, and data analysis guide. In order to obtain legitimate data, the researcher’s perseverance was needed, while peer checking and discussion with advisors. The data analysis was done through data reduction and presentation, and deciding the conclusion.

The result of this research is as follows. Firstly, based on the data analysis towards 325 sentences, there have been found 186 of them are commensurate (57,2%), while 139 are not (42,8%). The commensurate sentences are indicated by the clear function of subject, predicate and object. The clarity function of subjects can also be seen from the existence of subject and predicate which are not interfered by the adverbial function, and the inter-sentence conjunctions are not used in a single sentence. The clarity function of the predicate can be indicted by the fact that the predicate is not preceded by the word “yang”. Meanwhile, the clarity function of the object can be seen from the predicate of transitive verb which is always followed by the object.

Second, based on the data analysis towards 325 sentences, there have been found 162 of them are parallel (49,8%), while 163 are not (50,2%). The parallel sentences are indicated by parallel’s type, meaning and details. The parallel’s type can be seen from using koordinatif phrase and equal complex sentence.  Parallel’s meaning can be seen from parallel’s word in the sentence. Parallel’s detail can be seen from parallel’s word in write a detail.

Third, based on the data analysis towards 325 sentences, there have been found 172 of them are efficiency sentence (52,9%), while 153 are not (47,1%). Efficiency of the sentences are indicated by task word, subject, synonym of word, and didn’t pluralize word which organized as plural.

Based on the research results, it is suggested to Indonesian teachers that they give more portion on the materials about the effectiveness of the sentence, especially for the agreements, parallels, and sentence efficiency. The teacher can decide the stages to improve the effectiveness of the sentences produced by the students. In addition, teacher are expected to re-examine about the effectiveness of the sentence especially for the agreements, parallels, and sentence efficiency. This is done so that students can make improvements to next learning process. For students to give more attention to the effectiveness of sentences, particularly pararell’s sentences in exposition texts. Students must be actively practicing using parallel sentences correctly.