SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KEMAMPUAN MENULIS SISWA KELAS VII MTs. MA’ARIF NU KOTA BLITAR TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Riska Kurniawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Kurniawati, Riska. 2009. Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas VII MTs. Ma’arif NU Kota Blitar Tahun Pelajaran 2013/2014, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Roekhan, M.Pd, (2) Dewi Pusposari, S.Pd, M.Pd.

Kata Kunci: kemampuan menulis puisi, peristiwa yang pernah dialami, puzzle diksi dan gambar.

Tujuan umum penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan menulis puisi siswa kelas VII MTs. Secara khusus, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menulis puisi siswa dari aspek (1) memilih tema, (2) memilih kata (diksi), (3) menata rima, (4) menghadirkan imaji, dan (5) membentu majas.

Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif. Data berupa skor hasil kemampuan menulis puisi siswa dari aspek (1) memilih tema, (2) memilih kata (diksi), (3) menata rima, (4) menghadirkan imaji, dan (5) membentuk majas. Sumber data berupa puisi hasil karya siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan tes menulis puisi kepada siswa. Analisis data dilakukan dengan beberapa langkah analisis. Langkah tersebut meliputi persiapan, tabulasi, dan pengolahan data.

Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs. Ma’arif NU Kota Blitar. Jumlah keseluruhan siswa kelas VII MTs. Ma’arif NU Kota Blitar tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 190 siswa yang terdiri dari 5 kelas. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII ULA berjumlah 38 siswa.

Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa secara umum kemampuan siswa kelas VII MTs Ma’arif NU Kota Blitar tahun pelajaran 2013/2014 dalam menulis puisi masih kurang. Secara berurutan tingkat kemampuan menulis puisi per aspek yang dicapai siswa adalah (1) memilih tema, (2) memilih kata (diksi), (3) menata rima, (4) menghadirkan imaji, dan (5) membentuk majas.

Pertama, pada aspek menata rima, hasil yang dicapai siswa sebesar 73,68% dengan kategori cukup. Kedua, pada aspek memilih kata (diksi) hasil yang dicapai siswa sebesar 68,42% dengan kategori cukup. Ketiga, pada aspek memilih tema, hasil yang dicapai siswa sebesar 65,78% dengan kategori cukup. Keempat, aspek menghadirkan imaji, hasil yang dicapai siswa sebesar 28,95% dengan kategori kurang. Kelima, pada aspek membentuk majas hasil yang dicapai siswa sebesar 15,78% dengan kategori kurang.

Berdasarkan temuan penelitian disarankan kepada guru mata pelajaran Bahasa Indonesia agar lebih memperhatikan siswa dalam membuat puisi. Memperhatikan kendala­kendala yang dihadapi siswa sehingga dapat memperdalam pemahaman siswa. Guru hendaknya melakukan remedial jika nilai yang didapat siswa di bawah KKM. Kepada peneliti selanjutnya hendaknya mengembangkan penelitian lebih lanjut mengenai peningkatan kemampuan menulis puisi atau pengembangan bahan ajar menulis puisi yang bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi.