SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Religius dalam Novel-Novel Tere Liye

Khoirun Nifan

Abstrak


ABSTRAK

 

Nifan, Khoirun. 2015. Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Religius dalam Novel-Novel Karya Tere Liye. Tesis, Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Wahyudi Siswanto, M.Pd. (II) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd.,

Kata Kunci:   novel, pendidikan karakter religius,  prosa fiksi

Beragam cara dapat dilakukan untuk menyampaikan nilai-nilai pendidikan karakter religius yang mendukung pembiasaan penanaman nilai-nilai pendidikan karakter, khususnya pendidikan karakter religius, salah satunya adalah melalui karya sastra. Karya sastra tidak saja merupakan media untuk menyampaikan ide, teori, atau sistem berpikir manusia. Sebagai karya kreatif sastra harus mampu melahirkan kreasi yang indah dan berusaha menyalurkan kebutuhan keindahan manusia. Dalam penelitian ini karya sastra tersebut berupa novel-novel karya Tere Liye.

Novel adalah salah satu bentuk dari sebuah karya sastra. Novel merupakan cerita fiksi dalam bentuk tulisan atau kata-kata dan mempunyai unsur instrinsik dan ekstrinsik. Sebuah novel biasanya menceritakan tentang kehidupan manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan dan sesamanya.

Novel-novel karya Tere Liye adalah novel-novel keluarga. Novel karyanya selalu menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh semua kalangan. Kata-katanya pun mudah untuk diserap sehingga selain cerita dan pesan-pesan tersurat atau tersurat dalam novel-novel tersebut dapat berkesan pada pembacanya. Inspirasi novel miliknya adalah kehidupan di lingkungan sekitar serhingga nove-novel tersebut sarat dengan kenyataan-kenyataan yang merupakan potret kecil dari kehidupan.

Penelitian ini secara umum bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter religius yang terdapat dalam novel-novel karya Tere Liye. Secara khusus penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) nilai pendidikan karakter religius dan (2) tanggung jawab sebagai perwujudan / aplikasi nilai-nilai pendidikan karakter religius.

Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan model hermeneutik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi dokumentasi karena sumber data penelitian ini berupa dokumen berupa teks novel-novel sebanyak 3 judul (Hafalan Shalat Delisa, Rembulan Tenggelam di Wajahmu, dan Rindu) yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sebagai instrumen utama dan tabel kodifikasi sebagai instrumen pendukung. Analisis data dilakukan dengan mengklasifikasi data, mendeskripsikan hasil klasifikasi data, menganalisis data, dan menginterpretasi data. Reduksi data dilakukan dengan pengumpulan data, mengklasifikasi data, menginterpretasi data, dan mendeskripsikan hasil interpretasi. Tahap penelitian dibagi menjadi persiapan, pelaksanaan, dan penyelesaian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai pendidikan karakter religius merupakan nilai karakter yang terdapat dalam novel-novel karya Tere Liye yang meliputi ideologi, peribadatan, penghayatan, pengetahuan, dan pengamalan;        (2) nilai pendidikan karakter tanggung jawab merupakan perwujudan nilai pendidikan karakter religius dalam novel-novel karya Tere Liye.

Tokoh-tokoh novel-novel Tere Liye memiliki nilai karakter religius yang dapat diteladani. Nilai pendidikan karakter religius meliputi; ideologi, peribadatan, penghayatan, pengetahuan dan pengamalan. Sebagai penulis Tere liye telah memberikan pola pendidikan karakter religius yang membentuk manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah swt mulai dari tingkatan keyakinan sebagai modal utama iman. Setelah fase keyakinan mulai ditingkatkan pada fase selanjutnya yaitu peribadatan merupakan bentuk keyakinan dalam perbuatan. Setelah dibuktikan dengan tindakan nilai pendidikan karakter religius diwujudkan dengan penghayatan dalam beribadah. Penghayatan dalam novel-novel Tere Liye diwujudkan dalam kekhusyu’an tokoh-tokohnya ketika menjalankan ibadah. Selanjutnya, pengetahuan dan pengamalan diwujudkan dalam semangat mencari ilmu dan mengamalkannya. Mengamalkan ajaran-ajaran yang telah diperintahkan oleh Allah swt.

Pendidikan karakter religius diwujudkan dalam bentuk tanggung jawab yang meliputi; tanggung jawab kepada Allah swt, tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan mengabdian atau pengorbanannya.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada (1) guru untuk menggunakan novel-novel karya Tere liye dalam pembelajaran apresiasi sastra khususnya dalam mengajarkan nilai-nilai pendidikan karakter religius, (2) pembaca, diharapkan dapat memberi gambaran tentang nilai pendidikan karakter religius yang dapat diambil dari novel tersebut kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dan (3) peneliti berikutnya yang melakukan penelitian yang sejenis, diharapkan dapat menggunakan penelitian ini sebagai dasar atau referensi penelitian novel yang berkaitan  dengan nilai-nilai pendidikan karakter religius untuk ditemukan pola yang lebih tepat dalam penanaman nilai karakter religius dalam sebuah karya sastra, khususnya novel.