SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN BLOG MENULIS TEMBANG MACAPAT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA JAWA BAGI SISWA SMP

Heni Yulia Wardani

Abstrak


ABSTRAK

 

Wardani, Heni Yulia. 2014. Pengembangan Blog Menulis Tembang Macapat sebagai Media Pembelajaran Bahasa Jawa bagi Siswa SMP. Skripsi, Jurusan Sastra  Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd., (II) Karkono, S.S., M.A.

 

Kata kunci: blog, menulis tembang macapat, media pembelajaran bahasa Jawa

 

Mata pelajaran Bahasa Jawa merupakan salah satu mata pelajaran muatan lokal yang wajib diajarkan di SMP, khususnya di Jawa Timur. Salah satu kompetensi pembelajaran yang diajarkan yaitu menulis tembang macapat untuk siswa kelas IX SMP. Pembelajaran menulis tembang macapat merupakan salah satu kompetensi yang sulit dipelajari oleh siswa. Hal tersebut karena kosa kata bahasa Jawa yang dimiliki siswa terbatas. Oleh karena itu sebaiknya pembelajaran menulis tembang macapat dilengkapi dengan fasilitas media yang memadai agar menarik dan memudahkan siswa belajar tembang macapat.

Berdasarkan studi awal tentang pembelajaran tembang macapat di SMP Negeri 1 Malang dan SMP Negeri 8 Malang, diketahui bahwa bahan ajar menulis tembang macapat kurang menarik. Guru hanya menggunakan materi dan perintah menulis tembang dari LKS. Bahan ajar atau media pembelajaran yang digunakan kurang memadai. Hal tersebut menyebabkan anak merasa bosan dan kurang bersemangat mengikuti pembelajaran Bahasa Jawa, khususnya menulis tembang macapat.

Tujuan umum dilaksanakan penelitian pengembangan ini adalah untuk mengembangkan blog menulis tembang macapat untuk media pembelajaran Bahasa Jawa di SMP. Tujuan khusus penelitian pengembangan ini adalah mengembangkan isi blog berisi kompetensi dasar, materi, contoh, dan latihan menulis tembang macapat sebagai media pembelajaran bahasa Jawa bagi siswa SMP, mendeskripsikan tingkat kemanfaatan blog, dan mendeskripsikan tingkat kemenarikan. Wujud media yang dirancang adalah blog berisi materi, teknik, dan latihan menulis tembang macapat serta diakses secara online.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan yang  diadaptasi dari model Borg dan Gall (1983:775) yang terdiri atas empat tahap, yaitu (1) tahap prapengembangan, (2) tahap pengembangan, (3) tahap uji coba produk, dan (4) tahap revisi produk. Pelaksanaan pengembangan dilakukan berdasarkan temuan analisis kebutuhan yang dilakukan pada tahap prapengembangan. Selanjutnya, produk hasil pengembangan diujikan untuk mengetahui kelayakan produk, melalui (1) ahli materi, (2) ahli media, dan (3) praktisi atau guru Bahasa Jawa. Setelah diujikan, produk direvisi berdasarkan saran ahli materi, ahli media, dan praktisi. Hasil revisi produk tersebut kemudian diujicobakan pada siswa dan direvisi sesuai dengan kebutuhan siswa.

Data penelitian pengembangan ini berupa data verbal dan data nonverbal: data verbal dibedakan menjadi data tulis dan data lisan: data tulis berupa catatan, komentar, kritik serta saran yang diberikan oleh subjek uji yaitu ahli materi, ahli media, dan praktisi pada lembar penilaian; dan data verbal lisan berupa informasi lisan yang diperoleh ketika berwawancara dengan subjek uji yaitu ahli materi, ahli media, dan praktisi. Data nonverbal berupa data numerik atau skor yang diperoleh dari hasil uji angket.

Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan lima instrumen, yaitu panduan wawancara guru, lembar angket uji ahli materi, ahli media, praktisi, dan siswa. Analisis data hasil uji coba dilakukan dengan teknik kuantitatif dan kualitatif. Tahapan analisis data uji coba dilakukan dengan cara (1) mengumpulkan data verbal dan nonverbal yang diperoleh dari angket, (2) mentranskrip data verbal lisan menjadi data tertulis, (3) menghimpun, menyeleksi, dan mengklasifikasi data verbal tulis dan verbal lisan berdasarkan kelompok uji, dan (4) menganalisis data, serta merumuskan simpulan analisis sebagai dasar melakukan tindak lanjut terhadap produk yang dikembangkan dan sebagai pertimbangan harus direvisi atau diimplementasi. Perbaikan dilakukan berdasarkan saran dan masukan ahli yang disampaikan secara lisan dan tertulis.

Berdasarkan hasil uji produk dari ahli materi Bahasa Jawa diperoleh nilai rata-rata sebesar 90.3% untuk keseluruhan isi materi dengan rincian aspek kesesuaian 83.3%, kecukupan 100%, keterbacaan 91.7%, kebahasaan 91.7%, kebermaknaan 83.3%, dan penataan atau sistematika 91.7%. Uji ahli media diperoleh nilai rata-rata sebesar 84.4% untuk keseluruhan tampilan media dengan rincian aspek komposisi 87.5%, kegunaan 87.5%, keindahan 81.3%, dan keselarasan 81.3%. Uji praktisi diperoleh nilai rata-rata sebesar 77.3% dari keseluruhan isi materi dan tampilan media dengan rincian aspek kegunaan 75%, tujuan pembelajaran 87.5%, penyajian materi 71.5%, dan tampilan media 75%. Aspek uji yang masih kurang dan perlu direvisi yaitu aspek penyajian materi yang diberikan oleh praktisi. Keseluruhan ahli memberikan saran dan komentar untuk menyempurnakan media pembelajaran. Dari hasil uji coba pada siswa diperoleh nilai rata-rata 84.5% dengan rincian aspek keterbacaan 87.5%, ketepatan 84.4%, kelengkapan 81.2%, dan kegunaan 85%. Berdasarkan hasil uji yang dikembangkan tersebut media blog layak dan menarik untuk digunakan sebagai media pembelajaran menulis tembang macapat di SMP.

Simpulan hasil uji coba produk pada ahli materi, ahli media, dan praktisi menunjukkan bahwa media tergolong layak dan dapat diimplementasikan sebagai media pembelajaran menulis tembang macapat. Media ini berbasis online yang berisi kompetensi pembelajaran, materi tembang macapat (yang meliputi metrum tembang, makna tembang, dan ciri tembang), contoh tembang, teknik menulis, dan latihan menulis tembang macapat. Untuk menggunakan media pembelajaran ini memerlukan sinyal internet. Alamat untuk mengakses blog adalah www.sinaumacapat.web.id. Salah satu keunggulan media blog yaitu dapat dipelajari sendiri oleh siswa kapanpun tanpa bantuan guru.

Hasil penelitian pengembangan media ini diharapkan dapat memberikan manfaat khususnya dalam pembelajaran menulis tembang macapat. Kepada guru, hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai media dalam mengajar di kelas. Kepada peneliti lain, prosedur penelitian pengembangan ini diharapkan dapat dijadikan model pengembangan media dengan kompetensi yang berbeda.