SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2006

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Persepsi Siswa Kelas V SDN Besuk I terhadap Unsur Instrinsik dan Manfaat Cerita Anak ‘Soal-soal Bocoran’ pada Harian Surya

Novan Setyawan

Abstrak


Cerita anak bermanfaat dan cocok untuk mengembangkan kreativitas dengan tidak meninggalkan dunia permainan. Seorang anak dapat memperoleh apa saja melalui bacaan yang dibacanya termasuk cerita anak. Untuk memperoleh gambaran terhadap hal tersebut  diperlukan sebuah usaha yang tepat, salah satunya melalui sebuah penelitian untuk mengetahui persepsi anak terhadap cerita anak yang dimuat pada sebuah media massa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran deskriptif persepsi siswa kelas V SDN Besuk I terhadap unsur instrinsik (alur, tokoh, latar, tema, dan gaya) dan manfaat cerita anak ‘Soal-soal Bocoran’.  

Cerita anak yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis yang berbentuk bacaan, terdapat pada harian Surya terbit hari minggu 12 Juni 2005 dengan judul “Soal-soal Bocoran”.

Penelitian ini dilakukan di SDN Besuk I Probolinggo, mulai bulan November 2005 sampai Januari 2006. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Analisis hasil penelitian yang dipakai adalah analisis statistik deskriptif.

Penelitian ini menunjukkan hasil sebagai berikut. Pertama, persepsi siswa kelas V SDN Besuk I terhadap unsur alur belum memenuhi SKM, karena hanya sebanyak 11 siswa (42,3%) yang menguasai minimal 75% dari 2 butir soal yang diberikan. Kedua, persepsi siswa kelas V SDN Besuk I terhadap unsur tokoh belum memenuhi SKM, karena hanya sebanyak 19 siswa (73,1%) yang menguasai minimal 75% dari 2 butir soal yang diberikan. Ketiga, persepsi siswa kelas V SDN Besuk I terhadap unsur latar belum memenuhi SKM, karena hanya sebanyak 15 siswa (57,7%) yang menguasai minimal 75% dari 2 butir soal yang diberikan. Keempat, persepsi siswa kelas V SDN Besuk I terhadap unsur tema belum memenuhi SKM, karena hanya sebanyak 16 siswa (61,5%) yang menguasai minimal 75% dari 2 butir soal yang diberikan. Kelima, persepsi siswa kelas V SDN Besuk I terhadap unsur gaya belum memenuhi SKM, karena hanya sebanyak 7 siswa (26,9%) yang menguasai minimal 75% dari 2 butir soal yang diberikan. Keenam, persepsi siswa kelas V SDN Besuk I terhadap manfaat belum memenuhi SKM, karena hanya sebanyak 17 siswa (65,3%) yang menguasai minimal 75% dari 4 butir soal yang diberikan.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan agar pengadaan bacaan anak-anak (cerita anak) diperbanyak lagi di sekolah, kemudian guru memberikan latihan mempersepsi bacan-bacaan tersebut kepada siswanya di sekolah. Disamping itu, disarankan pula agar orang tua untuk lebih selektif memilihkan bacaan yang sesuai dengan usia anak, sehingga kelak anak bisa lebih tepat lagi dalam mempersepsi cerita anak dan dapat benar-benar mengambil manfaatnya.

Teks Penuh: DOC