SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan Kalimat Bahasa Indonesia Tulis dalam Karangan Eksposisi Bahasa Indonesia Siswa Kelas X-E SMA Katolik Santo Thomas Aquino Tulungagung

Windy Tiarasari Budiono

Abstrak


ABSTRAK

 

Budiono, W. T. 2014. Penggunaan Kalimat Bahasa Indonesia Tulis dalam Karangan Eksposisi Bahasa Indonesia Siswa Kelas X-E SMA Katolik Santo Thomas Aquino Tulungagung. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sunaryo HS., S.H., M.Hum, (II) Drs. Bustanul Arifin, S.H., M.Hum.

 

Kata Kunci: penggunaan kalimat, karangan eksposisi

Karangan merupakan karya tulis hasil kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikannya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Karangan memiliki banyak jenis, dilihat dari tujuan penulisannya. Jenis karangan yang ditemukan dalam sebuah karangan yaitu karangan deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi. Penelitian ini dilaksanakan untuk memperoleh deskripsi objektif tentang penggunaan kalimat dalam karangan eksposisi yang ditulis siswa berdasarkan karakteristik penggunaan struktur internal klausa utama dan klasifikasi penggunaan ejaan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan disusun menggunakan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah karangan eksposisi yang ditulis siswa kelas X-E SMA Katolik Santo Thomas Aquino Tulungagung tahun pelajaran 2013/2014. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan teknik struktural. Data yang terkumpul berupa kalimat yang terdapat dalam karangan eksposisi hasil pekerjaan siswa dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan ketekunan pengamatan dan diskusi dengan peneliti atau pengamat lain.

Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, penggunaan kalimat berdasarkan karakteristik penggunaan struktur internal klausa utama terdiri dari kalimat lengkap dan kalimat tidak lengkap. Jumlah penggunaan kalimat lengkap lebih banyak dibandingkan dengan penggunaan kalimat tidak lengkap. Dari temuan ini dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X-E SMA Katolik Santo Thomas Aquino Tulungagung sudah dapat memahami penggunaan kalimat dengan baik dan benar. Terbukti di dalam hasil karangan eksposisi siswa, siswa lebih banyak menggunakan kalimat lengkap dibanding kalimat tidak lengkap. Jumlah penggunaan kalimat lengkap adalah 260 kalimat sedangkan jumlah penggunaan kalimat tidak lengkap 76 kalimat. Berdasarkan hasil temuan ini, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X-E SMA Katolik Santo Thomas Aquino Tulungagung sudah dapat memahami penggunaan kalimat dengan baik dan benar. Kedua, karateristik penggunaan ejaan terdiri dari penggunaan huruf besar dan tanda baca. Penggunaan ejaan dalam karangan eksposisi siswa masih ditemukan beberapa kesalahan. Namun, dari hasil temuan penelitian, jumlah kesalahan penggunaan huruf besar lebih banyak dibandingkan jumlah kesalahan penggunaan tanda baca yaitu 156 kalimat dibanding 88 kalimat dari jumlah keseluruhan kalimat 336 kalimat dalam 34 karangan.

Saran penelitian ini disampaikan kepada peneliti dan guru bidang studi bahasa Indonesia. Kepada peneliti lain, disarankan agar dapat melakukan penelitian serupa lebih mendalam lagi terkait masalah kebahasaan, khususnya dalam bidang sintaksis. Kepada guru bidang studi bahasa Indonesia, disarankan agar hasil penelitian ini bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam menentukan sumber belajar, khususnya yang berkaitan dengan keterampilan menulis. Hasil penelitian ini juga bisa dijadikan bahan evaluasi bagi guru bidang studi bahasa Indonesia. Evaluasi yang dimaksud berkaitan dengan kemampuan siswa dalam bidang menulis. Pada proses penilaian karya siswa yang berupa karangan eksposisi maupun jenis karangan yang lain, hendaknya lebih diteliti penggunaan kalimat yang digunakan serta ketepatan penggunaan ejaan agar karangan yang ditulis dapat dengan mudah dipahami. Jadi, guru bisa langsung memberikan masukan, saran, dan penguatan materi, khususnya yang berkaitan dengan menulis kalimat.