SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

kritik sosial dalam kumpulan cerpen soeharto dalam cerpen indonesia

BENY FAHRUDIN

Abstrak


ABSTRAK

 

Fahrudin, Beny. 2014. Kritik Sosial dalam Kumpulan Cerpen Soeharto dalam Cerpen Indonesia. Skripsi, Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Roekhan, M. Pd.

 

Kata kunci : kritik sosial, kumpulan cerpen , sosiologi sastra.

 

Kritik sosial adalah salah satu bentuk komunikasi dalam masyarakat yang bertujuan atau berfungsi sebagai alat kontrol terhadap jalanya sistem sosial atau proses bermasyarakat. Secara terminologi, kata kritik sosial merupakan frase yang terdiri dari dua kata yaitu kritik dan sosial. Kritik adalah tanggapan atau kecaman yang kadang-kadang disertai dengan uraian dan pertimbangan baik maupun buruknya hasil karya. Kritik sosial dapat diartikan dengan penilaian keadaan masyarakat pada suatu saat.

Cerita pendek atau disingkat cerpen adalah suatu bentuk prosa naratif fiktif. Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada tujuanya dibandingkan karya-karya lain yang lebih panjang. Cerpen termasuk karya sastra yang sering mengangkat tema yang sesuai dengan fenomena yang terjadi pada saat karya itu dilahirkan. Jadi melalui cerpen bisa dijadikan salah satu dokumentasi fenomena sosial.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) kritik pengarang terhadap penguasa dan (2) kritik pengarang terhadap kehidupan rakyat dalam kumpulan cerpen Soeharto dalam Cerpen Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah kritik sosial dalam kumpulan cerpen Soeharto dalam cerpen Indonesia yang berupa satuan narasi, monolog, dan dialog tertulis yang menggambarkan konflik yang dihadapi serta sikap dalam menghadapi konflik. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen Soeharto dalam Cerpen Indonesia karya Y.B Mangunwijaya, Seno Gumirah Ajidarma dan kawan-kawan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tekstual, yaitu dengan menganalisis atau menelaah tuturan bahasa yang berupa dialog, monolog dan narasi dalam kumpulan cerpen yang mengandung krtitik sosial. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis melalui pengelompokan, reduksi, identifikasi, deskripsi dan simpulan data. Teknik penarikan kesimpulanya menggunakan teknik penarikan kesimpilan induktif. Analisis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra yang menelaah karya sastra dengan bantuan ilmu sosiologi.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh dua kesimpulan. Pertama, kritik pengarang dalam kumpulan cerpen Soeharto dalam Cerpen Indonesia menunjukan menunjukan bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil oleh penguasa hanya bertujuan untuk mempertahankan kekuasaan yang telah dimiliki semata yang terdiri dari (a) pelanggaran hak rakyat oleh penguasa baik hak asasi manusia maupun hak milik suatu barang dan (b) penyalahgunaan kekuasaan untuk mempertahankan kekuasaanya. Kedua, deskripsi kritik pengarang terhadap kehidupan rakyat terdiri dari  penderitaan-penderitaan yang mereka alami diantaranya (a) kemiskinan, (b) tindakan diskriminanit, (c) penindasan, dan (d) tindakan kejahatan. Dengan demikian, penelitian mengenai kritik sosial ini dapat lebih dikembangkan sebagai dasar kajian mengingat perkembangan karya sastra  di Indonesia yang cukup pesat dan membanggakan, sehingga referensi terhadap wawasan keilmuan dalam memahami karya sastra pun semakin bertambah.