SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Kamus Kata Kerja Bahasa Jawa Bergambar Kategori Anggota Tubuh untuk Siswa SMP Kelas VII

Fathony Noor Fitriantoro

Abstrak


ABSTRAK

Fitriantoro, Fathony Noor. 2014. Pengembangan Kamus Kata Kerja Bahasa Jawa Bergambar Kategori Anggota Tubuh untuk Siswa SMP Kelas VII. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Sunoto, M.Pd,

 

Kata Kunci: penelitian dan pengembangan kamus bergambar bahasa Jawa, kamus kata kerja bergambar bahasa Jawa, siswa SMP kelas VII

Pembelajaran Bahasa Daerah, khususnya bahasa Jawa di sekolah telah memberikan materi yang sudah sesuai dengan kompetensi dasar pada kurikulum. Selain itu, pembelajaran Bahasa Daerah juga mengajarkan bagaimana cara berkomunikasi sehari-hari serta menjadi salah satu upaya untuk melestarikan budaya berkomunikasi dengan benar dan tepat dalam bahasa Jawa khususnya. Terlepas dari budaya Jawa yang diajarkan kepada siswa dalam lingkungan keluarga maupun masyarakatnya, pembelajaran Bahasa Daerah tidak semata-mata bisa dipahami dan dimengerti hanya dengan metode-metode klasikal. Oleh sebab itu, perlu adanya media yang dapat membantu guru untuk menyampaikan materi kepada siswa agar pelajaran Bahasa Daerah menjadi menyenangkan.

Penelitian bertujuan (1) menghasilkan kamus kata kerja bahasa Jawa bergambar kategori anggota tubuh (2) menghasilkan kamus kata kerja bahasa Jawa bergambar kategori anggota tubuh yang menarik dan layak dari segi materi dan tampilan. Tujuan tersebut dicapai dengan menggunakan modifikasi prosedur penelitian dan pengembangan media yang dikembangkan Borg and Gall dalam Sukmadinata (2005:169). Modifikasi prosedur yang dimaksud yaitu:(1) identifikasi kebutuhan dengan melakukan observasi lapangan, (2) pengembangan produk melalui perencanaan awal berupa persiapan produk, materi, (3) pengujian awal menggunakan uji perseorangan (uji ahli), (4) revisi produk awal, (5) pengujian kedua produk setelah direvisi (uji coba lapangan), (6) revisi kedua produk setelah uji coba lapangan, (7) produk akhir.

Uji coba produk dalam penelitian ini dilaksanakan sebanyak empat kali, yaitu (1) uji ahli materi, (2) uji ahli media pembelajaran, (3) uji praktisi, dan (4) uji lapangan atau uji siswa kelas VII SMP. Uji coba yang dilaksanakan empat kali ini menggunakan angket yang telah dipersiapkan oleh peneliti dan menghasilkan data. Data penelitian pengembangan ini berupa data verbal dan data nonverbal. Data verbal berupa saran dan komentar yang dituliskan dalam angket atau secara lisan. Data nonverbal yang berupa skor penilaian juga dianalisis. Kedua data digunakan sebagai pertimbangan revisi akhir produk.

Pengumpulan data dalam penelitian inidilakukan dengan menggunakan empat instrumen,yaitu lembar angket uji ahli pembelajaran drama, lembar angket uji ahli media, lembar angket praktisi, dan angket uji siswa. Analisis data hasil uji coba dilakukan dengan cara (1) mengumpulkan data verbal dan nonverbal yang diperoleh dari angket penilaian, (2) mentranskrip data verbal lisan menjadi data tertulis, (3) menghimpun, menyeleksi, dan mengklasifikasi data verbal tulis dan verbal lisan berdasarkan kelompok uji, dan (4) menganalisis data serta merumuskan simpulan analisis sebagai dasar untuk melakukan tindak lanjut terhadap produk yang dikembangkan dan sebagai pertimbangan harus direvisi atau diimplementasi. Perbaikan dilakukan berdasarkan saran dan masukan dari ahli yang disampaikan secara lisan dan tertulis.

Berdasarkan uji produk diperoleh hasil sebagai berikut. Rata-rata hasil uji materi sebesar 83%. Ahli materi memberikan saran dan komentaryaitu isi kata-kata hanya sebatas kata kerja, jadi judul juga menyesuaikan, keterangan menggunakan bahasa Jawa yang baku, dan latihan soal diubah menjadi contoh kalimat.Rata-rata hasil uji mediasebesar 83%. Ahli media memberikan saran dan komentar yaitupemilihan warna background dipikirkan lagi agar tidak terlihat puyeh, lebih dikategorikan lagi agar lebih mudah dipahami, media cetak sudah bagus, lebih bagus lagi dijadikan ebook. Rata-rata hasil uji praktisisebesar  72.2%.Praktisi memberikan catatan yaitu kamus sudah menarik dan sudah membantu siswa belajar mandiri, warna dan gambar kurang terang. Rata-rata hasil uji lapangan kepada siswa sebesar 86,7%. Siswa memberikan respon yaitu kamusnya sudah menarik, butuh waktu untuk memahami keterangannya, jika pembelajaran menggunakan media seperti ini akan mudah dipahami, masih perlu contoh kalimatnya.

Media kamus bergambar bahasa Jawa ini menjadi salah satu alternatif sumber belajar menulis kalimat (ukara) dalam berbagai materi pembelajaran Bahasa Daerah untuk siswa SMP. Sebagai langkah pemanfaatan produk hasil pengembangan, guru disarankan menggunakan media ini dan siswa dapat menggunakan media ini secara mandiri di luar sekolah. Pengembangan media ini dapat berupa buku cetak dan buku elektronik sehingga memudahkan guru maupun siswa untuk menggunakannya dimanapun dan kapanpun.