SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Metode Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Pembelajaran Menulis Cerpen Pada Siswa SMA

Diyah Ayu, Diyah Ayu

Abstrak


ABSTRAK

Candra, Diyah Ayu. 2014. Keefektifan Metode Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Pembelajaran Menulis Cerpen pada Siswa SMA. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Djoko Saryono, M. Pd. (II) Dr. Heri Suwignyo, M. Pd. 

Kata kunci: metode pembelajaran, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran menulis cerpen

Menulis merupakan kegiatan yang sulit dikuasai karena melibat semua apek ketrampilan berbahasa. Salah satu pembelajaran dalam ketrampilan menulis adalah menulis cerpen. Pembelajaran menulis cerpen siswa mengalami kesulitan-kesulitan yang berhubungan dengan kurangnya ketrampilan menulis, rasa malas, minimnya perbendaharaan bahasa, dan kurangnya wawasan atau kepekaan sosial. Dari sisi guru kadang muncul kesulitan-kesulitan dalam memberikan bimbingan secara intensif karena jumlah siswa sangat banyak dan waktu pemberian bimbingan yang singkat. Perlu metode yang tepat agar mampu mendorong siswa untuk aktif menyampaikan ide-idenya melalui menulis cerpen.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek dalam pembelajaran menulis cerpen pada siswa SMA. Aspek yang menjadi masalah dalam penelitian ini, yakni menentukan tema,  mengembangkan tokoh, mendeskripsikan alur, dan menggambarkan latar. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu/ eksperimen kuasi menggunakan tes awal (prates) dan tes akhir (pascates). Sampel dalam penelitian ini menggunakan satu kelas eksperimen pada kelas X di SMA N 1 Durenan. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMA N 1 Durenan kelas X-6. Adapun cara pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik purposive sampling, yaitu pengambilan sampel dengan maksud tujuan tertentu agar tercapai hasil yang diinginkan.

Data penelitian dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t pada program komputer SPSS 16.0 for windows dengan taraf signifikansi 0,05. Uji-t bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara tes awal (prates) dan tes akhir (pascates). Instrumen yang digunakan adalah tes menulis cerpen dengan ketentuan yang telah ditetapkan dan pedoman peskorannya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menganalisis hasil tes yang diperoleh pada saat prates dan pascates. Data dalam penelitian ini berupa nilai menentukan tema, tokoh dan penokohan, alur dan pengaluran, serta latar dan pelataran dalam cerpen yang ditulis berdasarkan peristiwa yang pernah dialami siswa.

Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis proyek efektif digunakan dalam pembelajaran menulis cerpen pada siswa SMA. Pada aspek menentukan tema diperoleh nilai rata-rata kelas pada prates sebesar 17.830 sedangkan pada pascates sebesar 19.889. Pada aspek mengembangkan tokoh diperoleh nilai rata-rata kelas pada prates sebesar 17.110, sedangkan pada pascates sebesar 19.632. Pada aspek mendeskripsikan alur diperoleh nilai rata-rata kelas pada prates sebesar 15.352, sedangkan nilai rata-rata kelas pada pascates sebesar 19.301. Pada aspek menggambarkan latar diperoleh nilai rata-rata kelas pada prates sebesar 16.176, sedangkan pada pascates sebesar 18.713.

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek efektif digunakan untuk pembelajaran menulis cerpen kelas X SMA N 1 Durenan pada aspek menentukan tema, menggambarkan tokoh dan penokohan, latar dan pelataran, serta alur dan pengaluran. Saran bagi guru mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia khususnya guru SMA N 1 Durenan adalah guru dapat menggunakan metode pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Bagi peneliti lain bisa menggunakan metode pembelajaran berbasis proyek pada aspek lain, seperti dalam menentukan amanat, gaya bahasa, dan sudut pandang.

 

ABSTRACT

Candra, Diyah Ayu. 2014. Effectiveness of Project Based Learning Method in Teaching Short Story Writing to High School Students. Thesis, Indonesian Literature Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Lecturer: (I) Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd. (II) Dr. Heri Suwignyo, M. Pd.

Keyword: learning method, project based learning method, short story teaching

Writing is difficult skill to master because it involves all language aspect. One of study in writing skill is writing short story. Based on student’s an Indonesian teacher’s interview show that in writing short story student have difficulties. Despite of getting the theories of language and literature, students also required to be able to express their thinks, ideas, arguments, and feeling through literature work in form of short story. In experience-based short story writing teaching and learning, students get difficulties related to low potential feeling, writing skill inadequacy, lazyness, shyness of writing his/her own experience, lack of vocabulary, and lack of knowledge or social awareness. From teacher’s side sometimes exists difficulties in giving tutor intensively because the large number of students and the insufficient time available for tutoring.

The aim of this research is to know effectiveness of project based learning method in teaching short story writing. Problem aspect in this reserch is determining theme, evolving character, describe plot, and explain background. This study using quantitative method with quasi experiment design. This study uses experimental method with quasi-experiment design. The sample of the study uses one experimental class to grade X of SMAN 1 Durenan. The result marks of short story writing in pre-test and post-test from the experimental class is used to describe compare between the use of project based learning and the previous writing short story learning which had been experienced by the students.

Data result of reserch analyzed by statistic analysis t-test computer program SPSS 16.0 for windows. With signification level 0,05. T-test purpose to know there are difference or not pretest and posttest. The instruments used are short story writing task which the standardized requirements and its scoring guide. The data collection in this study is done by analyzing the test results achieved from pre-test and post-test. The data of this study is in form of scores of determining the theme, character and characterization, plot and plotting, and also set and setting in the short story written based on the event that have been experienced by students.

The result of this study is the use of project based learning is effective to be used to teach short story writing aspect  determining theme, evolving character, describe plot, and explain background. The data analysis is count using t-test. In terms of theme pretest’s mean  17.830, and the posttest’s mean 19.889. In terms of character pretest’s mean 17.110, and the posttest’s mean is 19.632. In terms of plot pretest’s mean 15.352, and the posttest’s mean is 19.301. In terms of background pretest’s mean 16.176, and the posttest’s mean is 18.713.

The conclusion of this study is the use of Project-Based Learning is effective to be used to teach short story writing based on grade X students of SMAN 1 Durenan’s experience. It implies determining the theme, describing characters and characterization, set and setting, and also plot and plotting. Based on the study, it is suggested to teachers of Indonesian language and literature especially to use the project based learning to increase student’s result of study.