SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kemampuan Membaca Intensif Siswa Kelas VIII E SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang.

Sarah Korolina Kubela

Abstrak


ABSTRAK

Kubela, Sarah Karolina. 2014. Kemampuan Membaca Intensif  Siswa Kelas VIII E SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Bahasa Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Roekhan, M. Pd.

Kata Kunci: Kemampuan membaca, membaca intensif.

Membaca merupakan salah satu kegiatan untuk mendapatkan informasi. Dengan membaca siswa dapat memperoleh berbagai informasi, baik berupa pengetahuan, pembelajaran, maupun informasi lainnya.  Membaca intensif adalah membaca secara cermat untuk memahami suatu teks secara tepat dan akurat. Kemampuan membaca intensif adalah kemampuan memahami detail secara akurat, lengkap, dan kritis terhadap fakta, konsep, gagasan, adalah, pesan, dan perasaan yang ada pada wacana tulis. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui kemampuan membaca intensif siswa dilihat dari aspek kemampuan menemukan ide pokok paragraf, dan kemampuan siswa dalam menemukan ide penunjang.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan deskriptif. Populasi penelitian adalah 247 orang. Sampel penelitian kelas VIII-E sebanyak 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes membaca artikel. Intrumen penelitian berupa soal essay dan rubrik penilaian  membaca intensif. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah berikut:(1) persiapan, (2) pengekodean dan (3) penilaian. Penafsiran hasil analisis menggunakan pedekatan PAP.

Hasil analisis data sebagai berikut. Dalam menemukan ide pokok paragraf sebanyak 7 siswa (23,3%) mendapatkan kualifikasi sangat tinggi, 11 siswa (36,6%) mendapatkan kualifikasi tinggi, 5 siswa (16,6) mendapat kualifikasi kurang, 7 (23,3%) mendapatkan kualifikasi sangat kurang. Hal ini dapat diartikan bahwa 18 siswa (60%) mendapatkan nilai di atas SKM yaitu 75, sedangkan 12 siswa (40%) yang dapat nilai di bawah SKM. Dalam menemukan ide penunjuang paragraf sebanyak  7 siswa (23,3%) mendapatkan kualifikasi sangat tinggi, 11 siswa (36,6%) mendapatkan nilai kualifikasi tinggi, 5 siswa (16,6) mendapatkan nilai kurang,7 (23,3%) siswa mendapatka kualifikasi  nilai sangat kurang. Hal ini menunjukan bahwa sebanyak 18 siswa (60%) mendapat nilai di atas SKM.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut disampaikan  kepada beberapa pihak, antara lain: guru mata pelajaran bahasa Indonesia, kepada SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang, dan peneliti selanjutnya. Bagi guru bahasa Indonesia, temuan penelitian ini dapat dijadikan sebagai masukan dan merencanakan rencana atau materi pembelajaran bahasa Indonesia.Terutama materi mengenai membaca intensif. Guru juga bisa menggunakan metode pembelajaran yang disesuaikan