SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan Kurikulum 2013 pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Garum Kabupaten Blitar

Mita Indriany

Abstrak


ABSTRAK

 

Indriany, Mita. 2014. Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan Kurikulum 2013 pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Garum Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd., (2) Dr. Hj. Yuni Pratiwi, M.Pd.

Kata Kunci: pendidikan karakter, pembelajaran Bahasa Indonesia

Pembentukan karakter merupakan salah satu tujuan pendidikan nasional, Pasal 1 UU SISDIKNAS tahun 2003 yang menyatakan, diantara tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik untuk memiliki kecerdasan, kepribadian, dan akhlak mulia. Agar pendidikan tidak hanya membentuk insan Indonesia yang cerdas, namun juga membentuk insan Indonesia yang berkepribadian atau berkarakter sehingga lahir generasi bangsa yang tumbuh berkembang dengan karakter yang bernapas nilai-nilai luhur bangsa serta agama. Pendidikan karakter dapat diintegrasikan ke dalam semua mata pelajaran termasuk Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran.

Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif yaitu  mendeskripsikan kondisi objektif perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia yang telah diintegrasikan dalam pendidikan karakter. Sumber data dalam penelitian ini, yaitu (1) dokumen, yaitu RPP yang disusun oleh guru Bahasa Indonesia kelas VII, (2) proses pelaksanaan pembelajaran dan proses evaluasi pembelajaran. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman studi dokumentasi, pedoman observasi, dan pedoman wawancara. Prosedur pengumpulan data pada perencanaan pembelajaran menggunakan studi dokumen, data tentang pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran menggunakan teknik observasi langsung dan wawancara. Data dianalisis dengan tahapan mengumpulkan data, membaca data yang diperoleh, menafsirkan data yang diperoleh, memaknai data, menyimpulkan temuan dari studi dokumen, wawancara, dan hasil observasi, melakukan pengecekan temuan data, menguraikan kembali data yang sesuai dengan tujuan penelitian dan memaparkannya sesuai dengan pendekatan penelitian yang digunakan, membuat kesimpulan berdasarkan hasil penelitian.

Nilai karakter diimplementasikan dalam perencanaan pembelajaran terwujud dalam RPP. Nilai karakter yang dominan dan berulang dicantumkan dalam RPP adalah tanggung jawab, guru juga mencantumkan nilai karakter yang lain untuk mendukung penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran. Nilai karakter tersebut adalah kreatif, jujur, peduli, percaya diri, religius, dan santun..

Nilai karakter diimplementasikan dalam pelaksanaan pembelajaran terwujud dalam kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Pada kegiatan awal menerapkan nilai karakter religius dan kreatif. Pada kegiatan inti menerapkan nilai karakter peduli sosial, peduli lingkungan, bersahabat/komunikatif, tanggung jawab, mandiri, percaya diri, cinta tanah air, disiplin, dan gemar membaca. Pada kegiatan akhir menerapkan nilai karakter mandiri dan tanggung jawab.

Nilai karakter diimplementasikan dalam evaluasi pembelajaran terwujud dalam penilaian proses dan penilaian hasil. Guru memberikan umpan balik dengan pujian pada siswa yang aktif. Guru menunjukkan kekurangan dan memberikan bimbingan pada siswa yang belum dapat mencapai kompetensi dengan baik. Guru juga memberikan teguran kepada siswa yang gaduh. Siswa juga diajak untuk mengoreksi pekerjaan teman dari kelompok lain.  Pada kegiatan evaluasi guru menerapkan nilai mandiri, tanggung jawab, kreatif, dan jujur.

Saran dalam penelitian ini yaitu, (1) hasil penelitian ini dapat digunakan oleh guru Bahasa Indonesia untuk dijadikan bahan pertimbangan melakukan penilaian karakter dalam pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran sesuai dengan perencanaan pembelajaran, (2) penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan pihak sekolah untuk mengukur penilaian karakter dalam pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas, (3) Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi peneliti lain untuk mengembangkan penelitian serupa yang berkaitan dengan pendidikan karakter.