SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Strategi Pemodelan terhadap Kemampuan Membacakan Teks Berita Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Malang

Allen Septya Jashinta

Abstrak


ABSTRAK

Jashinta, Allen Septya. 2014. Pengaruh Strategi Pemodelan terhadap Kemampuan Membacakan Teks Berita Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, FS, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. H. Dawud, M.Pd., (2) Dewi Pusposari, S.Pd., M.Pd.

Kata kunci: strategi pemodelan, kemampuan membaca, teks berita

Pada kurikulum tingkat SMP  kelas VIII terdapat kompetensi dasar membacakan teks berita. Ada tiga aspek yang harus dikuasi siswa dalam membacakan teks berita, yaitu intonasi, artikulasi, dan volume. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa siswa belum mampu mencapai kompetensi tersebut secara optimal sehingga diperlukan sebuah strategi pembelajaran yang mampu mengoptimalkan kompetensi siswa dalam membacakan teks berita. Oleh karena itu, pada penelitian ini diujicobakan stategi pemodelan untuk membantu siswa mengoptimalkan kemampuan mereka dengan memperhatikan dan memahami aspek membacakan teks berita, sehingga mereka mampu membacakan teks berita dengan benar.

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui adanya pengaruh penggunaan strategi pemodelan terhadap aspek intonasi membacakan teks berita siswa, (2) mengetahui adanya pengaruh penggunaan strategi pemodelan terhadap aspek artikulasi membacakan teks berita siswa, (3) mengetahui adanya pengaruh penggunaan strategi pemodelan terhadap aspek volume membacakan teks berita siswa.

Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Malang, sedangkan sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII-D sebagai kelas kontrol dan kelas VIII-B sebagai kelas eksperimen. Kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan strategi pemodelan, sedangkan kelas kontrol menggunakan strategi konvensional. Instrumen untuk pengambilan data adalah perintah dan petunjuk tes performansi, alat perekam, dan rubrik penilaian. Dengan instrumen tersebut diperoleh data penelitian nilai kemampuan membacakan teks berita siswa dari aspek intonasi, artikulasi, dan volume pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

Hasil penelitian tentang pengaruh penggunaan strategi pemodelan terhadap kemampuan membacakan teks berita menunjukkan bahwa nilai kemampuan membacakan teks berita kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis uji beda postes membacakan teks berita aspek intonasi diketahui p = 0,008 (p < 0,01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor intonasi kelompok kontrol dan eksperimen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan strategi pemodelan terhadap kemampuan membacakan teks berita berdasarkan aspek intonasi. Jadi, penggunaan strategi pemodelan dapat meningkatkan kemampuan membacakan teks berita dari aspek intonasi.

Hasil analisis uji beda postes postes membacakan teks berita aspek artikulasi diketahui p = 0,003 (p < 0,01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor intonasi kelompok kontrol dan eksperimen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan strategi pemodelan terhadap kemampuan membacakan teks berita berdasarkan aspek artikulasi. Jadi, penggunaan strategi pemodelan dapat meningkatkan kemampuan membacakan teks berita dari aspek artikulasi.

Hasil analisis uji beda postes postes membacakan teks berita aspek volume diketahui p = 0,001 (p < 0,01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor intonasi kelompok kontrol dan eksperimen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan strategi pemodelan terhadap kemampuan membacakan teks berita berdasarkan aspek volume. Jadi, penggunaan strategi pemodelan dapat meningkatkan kemampuan membacakan teks berita dari aspek volume.

Saran yang diajukan peneliti berdasarkan hasil penelitian adalah (1) hendaknya guru menerapkan strategi pemodelan pada pembelajaran membacakan teks berita karena strategi pemodelan mampu meningkatkan kemampuan siswa dan mendorong siswa untuk memperhatikan aspek-aspek membacakan teks berita, (2) bagi peneliti lain disarankan untuk pengembangkan strategi lain untuk meningkatkan aspek nada kalimat dan penggunaan bunyi penyela membacakan teks berita pada siswa.