SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kesalahan Morfologis dan Sintaksis Bahasa Indonesia dalam Paragraf Narasi Pelajar Jepang Program Bunga Isp-Mce Malang Kuçeçwara Tahun 2013

Niken Pranandari

Abstrak


ABSTRAK

Niken Pranandari. 2013. Kesalahan Morfologis dan Sintaksis Bahasa Indonesia dalam Paragraf Narasi Pelajar Jepang Program Bunga Isp-Mce Malang Kuçeçwara Tahun 2013. Sekripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Jurusan Sastra Indonesia. Pembimbing: (1) Dr. Widodo HS, M.Pd; (2) Dr. Heri Suwignyo, M.Pd

Kata Kunci: kesalahan morfologis, kesalahan sintaksis, Program Bunga ISP-MCE

Program Bunga adalah program pembelajaran Bahasa Indonesia regular-intensif, dirancang dengan model dual system sebagai realisasi kerjasama antara ISP-MCE Malang Kuçeçwara dan program Studi Bahasa Indonesia, Kanda University of International Studies (KUIS), Jepang. Pada periode kegiatan pembelajaran di ISP-MCE Malang Kuçeçwara pelajar asing dari Jepang belajar dalam model Celup Total yang melibatkan penutur asli bahasa Indonesia. Dari hasil observasi terhadap produk tulis pelajar asing dari Jepang program tersebut ditemukan sejumlah kesalahan kaidah tulis bahasa Indonesia.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan morfologis dan sintaksis yang ada dalam paragraf narasi berbahasa Indonesia pelajar asing dari Jepang pada program Bunga ISP-MCE Malang Kuçeçwara tahun 2013. Untuk tujuan tersebut dipilih metode deskripsi kualitatif, dengan memberdayakan peneliti sebagai human instrument. Setelah peneliti  membaca berulang dan mendalam terhadap paragraf narasi berbahasa Indonesia pelajar asing dari Jepang pada program tersebut sebagai sumber data diperoleh data berupa kutipan kata dan kalimat yang memuat kesalahan morfologis dan sintaksis. Data tersebut setelah diberi kode sesuai dengan kebutuhan masalah penelitian dan kemudian dianalisis dengan membandingkan kaidah baku bahasa Indonesia.

Dalam paragraf narasi pelajar asing dari Jepang program Bunga di ISP-MCE Malang Kuçeçwara varian kesalahan morfologis menyebar pada proses pengimbuhan, pengulangan, dan pemajemukan. Kesalahan pada pengimbuhan aspek afiksasi meliputi prefiks, konfiks, sufiks. Kesalahan  prefiks, ditemukan  pada  penggunaan imbuhan  ber-, me-, dan di-. Kesalahan sufiks ditemukan pada penggunaan dan akhiran -an. Kesalahan  konfiks ditemukan pada penggunaan imbuhan  me - kan,  di - kan, dan ke - an. Kesalahan pada pengulangan ditemukan pada bentuk pengulangan sebagian dan pengulangan penuh. Kesalahan pada pemajemukan ditemukan pada adanya kerancuan makna pemajemukan.

Tentang kesalahan sintaksis, ditemukan pada varian  sebagai berikut. Kesalahan karena struktur kalimat terbalik. Kesalahan karena  penggunaan konjungsi. Kesalahan karena makna ambigu. Kesalahan karena kaidah tidak normatif.

Dengan merujuk temuan tersebut disampaikan saran seperti berikut. Pengajar BIPA hendaknya memperhatikan bentuk-bentuk kesalahan tersebut sebagai dasar tindakan, sehingga dapat mengurangi varian kesalahan pada paragraf narasi berbahasa Indonesia pelajar asing dari Jepang. Bagi pengembang BIPA temuan tersebut dapat digunakan sebagai dasar pengembangan materi yang memungkinkan pelajar asing dari Jepang dapat menguasai kaidah bahasa Indonesia tulis dengan baik dan benar. Bagi peneliti lain, temuan penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar tindakan penelitian pengembangan bahan ajar, pengembangan strategi pembelajaran, pengembangan media pembelajaran, dan perbaikan manajemen pembelajaran BIPA.