SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 03 Batu

Ardini Priyan Purwandhari

Abstrak


ABSTRAK

Purwandhari, Ardini Priyan. 2014. Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 03 Batu. Skripsi,Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Roekhan, M.Pd., (II) Dwi Sulistyorini, S.S., M.Hum.

Kata kunci: kemampuan menulis puisi, menulis puisi

Menulis puisi merupakan suatu kegiatan menuangkan gagasan, perasaan,maupun kepedulian seseorang terhadap peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitarnya.Pembelajaran menulis puisi perlu diajarkan kepada siswa untuk memberikan kesempatan mengungkapkan pengalaman dan pengamatannya terhadap suatu peristiwa yang terjadi. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan menulis puisi siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Batu. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa menulispuisi pada penggarapan aspek (1) bentuk, (2) isi, dan (3) keseluruhan nilai.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Sumber data dalampenelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII A dengan jumlah siswa 26 orang. Siswa yang menjadi subjek penelitian ini diberikan tugas menulis puisi bebas. Instrumen penelitian berupa perintah menulis puisi bebas dan rubrik penilaian kemampuan menulis puisi bebas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis puisi bebas yang disebar ke subjek penelitian yakni seluruh siswa kelas VIII A di SMP N 3 Batu.

Wujud data penelitian ini berupa skor yang menggambarkan kemampuan siswa dalam menulis puisi bebas berdasarkan unsur bentuk dan unsur isi pembangun puisi. Skor penilaian meliputi aspek unsur persajakan, diksi, gaya bahasa, citraan, tema, dan suasana. Analisis yang dilakukan meliputi tiga langkah yaitu, persiapan, tabulasi, danpenerapan data sesuai dengan pendekatan penelitian.

Hasil analisis data menunjukkan kemampuan menulis puisi siswa dengan kualifikasi sangat baik dan baik pada aspek unsur persajakan sebanyak 65,4% atau 17 orang siswa, pada aspek diksi (pilihan kata) sebanyak 65,4% atau 17 orang siswa, aspek gaya bahasa sebanyak 61,5% atau 16 orang siswa, pada aspek citraan sebanyak 46,1% atau 12 orang siswa, pada aspek tema sebanyak 96,1% atau 25 orang siswa, dan pada aspek suasana sebanyak 65,4% atau 17 orang siswa.Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa siswa dengan rentang nilai 87—100 sebanyak 8 orang atau 30,8%, siswa dengan rentang nilai 75—86 sebanyak 4 orang siswa atau 15,4%, dan siswa dengan rentang nilai 38—74 sebanyak 14 orang siswa atau 53,8%. Hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan menulis puisi siswa kelas VIII A di SMP Negeri 3 Batu tergolong kurang mampu.

Beberapa faktor yang menyebabkan nilai siswa berada di bawah Standar Ketuntasan Minimal (SKM) antara lain, kurangnya keseriusan siswa dalam mengerjakan tugas karena mereka berpikir bahwa menulis puisi itu mudah, minat siswa menulis puisi kurang, diksi yang digunakan terlalu umum sehingga puisi yang dihasilkan kurang puitis. Selain itu, guru kurang menggunakan media yang mampu menarik minat siswa dalam menulis puisi, rangsangan siswa terhadap lingkungan sekitarnya masih kurang, apresiasi mengenai sastra masih kurang ditumbuhkan dalam sekolah. Disamping itu, buku-buku bacaan mengenai puisi dan menulis puisi masih kurang, pengetahuan siswa mengenai seluk beluk puisi masih berkutat pada buku teks tertentu, guru kurang memberikan pengetahuan secara detail mengenai unsur-unsur pembangun dalam puisi, dan tidak ada forum sastra dalam ekstrakurikuler di sekolah.

Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, untuk guru mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia disarankan menggunakan hasil penelitian ini untuk bahan evaluasi dalam pembelajaran yang selama ini dilakukan.  Pembelajaran akan lebih menarik jika guru menggunakan media yang menarik dan dapat memotivasi siswa dalam belajar sastra. Kedua, untuk peneliti selanjutnya disarankan dapat menggunakan hasil penelitian ini untuk penelitian sejenis dengan subjek yang berbeda atau penelitian yang berbeda tujuannya agar dapat memperbaiki atau mengembangkan pembelajaran menulis puisi pada subjek penelitian ini. Penelitian yang berbeda perlu dilakukan agar diketahui metode, strategi, atau media yang tepat digunakan dalam pembelajaran menulis puisi karena kemampuan siswa dalam menulis puisi masih dalam kategori kurang. Bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan hasil penelitian ini dan menautkan dengan kurikulum 2013.

vv