SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN TEKS HASIL OBSERVASI UNTUK SISWA SMP KELAS VII

Marinda Agustina

Abstrak


ABSTRAK

Agustina, Marinda. 2014. Pengembangan Media Interaktif Pembelajaran Teks Hasil Observasi untuk Siswa SMP Kelas VII. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Kusubakti Andajani, S.Pd., M.Pd., (2) Dr. Widodo, H.S, M.Pd.

Kata Kunci: media interaktif, teks hasil observasi.

Perkembangan IPTEK memperkenalkanadanya multimedia sebagai media pembelajaran bersifatkompleks yang dapatdigunakanoleh guru dalam proses belajarkarenamenggabungkanaspek visual dan audio. Salah satu program komputer yang dapat dijadikan media pembelajaran adalah Macromedia Flash, yakni program animasi yang professional dan berguna untuk melatih siswa mengamati, menelaah, dan menangkap materi secara jelas melalui tayangan yang disajikan dalam media. Pembelajarantekshasilobservasimengajarkankepadasiswabagaimanamenggali informasi melalui pengamatan, bertanya, mencoba, kemudian mengolah data atau informasi, menyajikan data atau informasi, dilanjutkan dengan menganalisis, menalar, menyimpulkan, dan menciptasuatutekshasilobservasimelaluipengamatanyang telahdilakukansebelumnya.

Tujuan pengembangan ini adalah (1) menghasilkan produk media interaktif pembelajaranteks hasil observasi untuk siswa SMP kelas VII yang layakdarisegiisi, (2) menghasilkan produk media interaktif pembelajaranteks hasil observasi untuk siswa SMP kelas VII yang layakdarisegibahasa, dan (3) menghasilkan produk media interaktif pembelajaranteks hasil observasi untuk siswa SMP kelas VII yang layakdarisegitampilan.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Borg and Gall (1983). Model pengembangan ini dimodifikasi menjadi sembilan tahapan, yakni (1) penelitian dan pengumpulan data, (2) tahap perencanaan, (3) tahap pengembangan draf produk dan pembuatan instrumen evaluasi, (4) tahap uji ahli, (5) tahap revisi hasil uji ahli, (6) tahap uji praktisi, (7) tahap penyempurnaan produk hasil uji praktisi, (8) tahap uji coba terbatas, dan (9) tahap penyempurnaan produk akhir.

Uji coba produk dilakukan melalui tiga tahapan, yakni (1) uji ahli materi dan media, (2) uji praktisi (guru Bahasa Indonesia), dan (3) uji coba terbatas (25 orang siswa). Instrumen pengambilan data hasil uji coba menggunakan pedoman wawancara dan angket uji produk. Data hasil uji coba yang dihasilkan berupa data kuantitatif dalam bentuk skor penilaian dan data kualitatif berupa komentar dan saran perbaikan dari subjek coba. Analisis data diperoleh dengan langkah (1) menyajikan data hasil pengembangan media dari struktur isi melalui nilai penghitungan data kuantitatif, (2)menyajikan data hasil pengembangan media dari struktur bahasa melalui nilai penghitungan data kuantitatif, dan (3) menyajikan data hasil pengembangan dari struktur tampilan media melalui nilai penghitungan data kuantitatif. Perbaikan media pembelajaran dilakukan berdasarkan komentar dan saran perbaikan dari ahli materi, ahli media, praktisi, dan siswa.

Media interaktif ini terdiri dari kurang lebih 130 tampilan (slide) yang menyajikan empat kompetensi dasar pembelajaran teks hasil observasi yang meliputi aspek pengetahuan dan keterampilan. Aspek pengetahuan terdiri dari dua kompetensi dasar, yaitu (1) memahami teks hasil observasi melalui lisan maupun tulisan dan (2) mengklasifikasi teks hasil observasi melalui lisan maupun tulisan. Aspek keterampilan terdiri dari dua kompetensi dasar, yaitu (1) menyusun teks hasil observasi melalui lisan maupun tulisan dan (2) menelaah dan merevisi teks hasil observasi melalui lisan maupun tulisan. Media interaktif ini dilengkapi dengan soal-soal latihan pada setiap kompetensi dasar dan soal uji kemahiran yang terdiri dari 10 soal pilihan ganda untuk mengasah pemahaman siswa terhadap pembelajaran teks hasil observasi.

Berdasarkan hasil uji coba produk yang dilakukan oleh ahli materi, ahli media, praktisi, dan siswa menunjukkan bahwa media interaktif ini layak digunakan sebagai media pembelajaran oleh guru di sekolah. Media interaktif pembelajaran teks hasil observasi dilihat dari struktur isi mendapat persentase kelayakan sebesar 77,5%, dilihat dari struktur bahasa mendapat persentase 80,8%, dan dilihat dari struktur tampilan mendapat persentase 84,2%. Hasil uji coba ini menunjukkan bahwa media interaktif pembelajaran teks hasil observasi ini dapat digunakan dan diimplementasikan sebagai media pembelajaran. Meskipun tergolong layak dan dapat diimplementasikan,data kualitatif berupa komentar dan saran yang terdapat dalam angket tetap dijadikan acuan untuk memperbaiki produk ini.

Media interaktif pembelajaran teks hasil observasi ini dapat digunakan oleh guru sebagai sumber belajar untuk mendampingi penggunaan buku teks di sekolah. Siswa dapat memanfaatkan media interaktif ini secara mandiri untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang teks hasil observasi. Produk media ini diwujudkan dalam bentuk CD (Compact  Disk), sehingga siap digunakan sebagai media pembelajaran yang aktif dan menyenangkan.