SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kritik Sosial terhadap Kebijakan Politik dan Ekonomi Pemerintahan Orde Lama dalam Catatan Seorang Demonstran karya Soe Hok Gie.

Distri Adi Setiawan

Abstrak


ABSTRAK
Setiawan, Distri Adi, 2007. Kritik Sosial terhadap Kebijakan Politik dan Ekonomi
Pemerintahan Orde Lama dalam Catatan Seorang Demonstran karya Soe Hok Gie.
Skripsi Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang.
Pembimbing: (1) Dr. Wahyudi Siswanto M.Pd., (2) Dra. Ida Lestari M.Si.
Kata Kunci: Kritik Sosial, Sosiologi Sastra, Kebijakan Politik dan Ekonomi, Pemerintah
Orde Lama, Catatan Seorang Demonstran,
Kritik sosial merupakan salah satu bentuk komunikasi dalam masyarakat yang bertujuan
atau berfungsi sebagai kontrol terhadap jalannya sebuah sistem sosial atau proses bermasyarakat
dan kritik sosial merupakan salah satu variabel penting dalam memelihara sistem sosial. Kritik
sosial muncul ketika terjadi ketidakpuasan seseorang terhadap realitas kehidupan yang dinilai
tidak selaras. Kritik sosial dapat disampaikan secara langsung dan tidak langsung. Demonstrasi
atau unjuk rasa merupakan salah satu bentuk kritik sosial yang disampaikan secara langsung.
Sedangkan kritik sosial yang tidak langsung salah satunya adalah melalui karya sastra.
Catatan Seorang Demonstran adalah karya sastra yang sarat dengan kritik sosial. Karya
ini merupakan catatan harian milik Soe Hok Gie yang memuat kritik berdasarkan fakta-fakta
sosial yang terjadi dalam masyarakat antara tahun 1957-1969. Catatan Seorang Demonstran ini
mengritik kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintahan Orde Lama yang dipimpin oleh
Presiden Soekarno. Soe Hok Gie adalah seorang aktivis yang ikut langsung pada peristiwaperistiwa
sejarah pada waktu itu.
Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan kritik sosial terhadap kebijakan Orde
Lama yang ditulis oleh Soe Hok Gie dalam Catatan Seorang Demonstran. Kebijakan pemerintah
Orde Lama yang dikritik oleh Soe Hok Gie meliputi (1) kebijakan politik dan (2) deskripsi kritik
terhadap kebijakan ekonomi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sebagai instrumen
pembantu pengumpulan data, dibuat tabel kodifikasi data sebagai cara untuk mempermudah
analisis data. Sosiologi sastra digunakan sebagai pendekatan penelitian. Ada tiga bidang kajian
sosiologi dalam studi sastra, yakni studi (1) sosiologi pengarang, (2) sosiologi karya, dan (3)
permasalahan pembaca dan dampak sosial karya sastra. Berdasarkan hal di atas, bidang kajian
dalam studi sastra yang dimanfaatkan dalam penelitian ini adalah sosiologi karya sastra dalam
Catatan Seorang Demonstran karya Soe Hok Gie
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah deskripsi kritik sosial terhadap (1)
kebijakan politik yang berupa: kebijakan politik terhadap sistem demokrasi dan ideologi negara,
tekanan terhadap kebebasan pers, dan kebijakan politik terhadap aksi demonstrasi mahasiswa;
(2) deskripsi kritik terhadap kebijakan ekonomi yang berupa: sistem pemotongan uang, dan
kenaikan harga BBM. Kebijakan-kebijakan di atas mendasari Soe Hok Gie menuliskan kritik
sosial dalam catatan hariannya dan kemudian diterbitkan dengan judul Catatan Seorang
Demonstran.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat kritik sosial dalam Catatan
Seorang Demonstran. Kritik terhadap kebijakan politik pemerintah Orde Lama berupa, antara
lain: kebijakan politik terhadap sistem demokrasi dan ideologi negara, kebijakan politik terhadap
kebebasan pers, dan kebijakan politik terhadap aksi demonstrasi mahasiswa. Kritik terhadap
kebijakan ekonomi pemerintah Orde Lama yaitu, sistem pemotongan uang, dan kenaikan harga
BBM.

Teks Penuh: DOC PDF