SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS CERPEN MENGGUNAKAN MEDIA KOMIK DENGAN BALON KATA KOSONG UNTUK SISWA SMA KELAS XI

APRILIA TRI SUBEKTI

Abstrak


ABSTRAK

Subekti, Aprilia Tri. 2014. Pengembangan Bahan Ajar Menulis Cerpen Menggunakan Media Komik dengan Balon Kata Kosonguntuk Siswa SMA Kelas XI. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Imam Suyitno, M.Pd., (II) Indra Suherjanto, S.Pd., M.Sn.

Kata Kunci: bahan ajar, menulis cerpen, media komik

Bahan ajar merupakan segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Bahan ajar tidak dapat dipisahkan dari kegiatan pembelajaran. Tidak adanya bahan ajar dapat menghambat kegiatan pembelajaran. Pentingnya sebuah bahan ajar dapat dilihat dari studi pendahuluan yang ada di lapangan.

Hasil studi pendahuluan di lapangan menunjukkan bahwa siswa memiliki minat yang sangat rendah terhadap pembelajaran menulis cerpen. Siswa memiliki skemata bahwa pembelajaran menulis cerpen adalah kegiatan belajar yang sulit sehingga cenderung malas untuk menulis. Selain itu, bahan ajar yang tersedia belum variatif. Bahan ajar yang ada dinilai kurang menarik dan terlalu banyak teori. Pada akhirnya hal tersebut membuat siswa mengalami banyak kesulitan dan minat yang rendah untuk menulis cerpen. Alasan tersebut mendorong peneliti untuk melakukan pengembangan bahan ajar menulis cerpen dengan menggunakan media komik buta.Berdasarkan hasil studi pendahuluan tersebut, maka tujuan umum penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar menulis cerpen untuk siswa kelas XI SMA yang mencakup tiga kriteria, yaitu deskripsi isi bahan ajar yang relevan dengan kompetensi dasar menulis cerpen, sistematika penyajian bahan ajar yang atraktif untuk siswa kelas XI SMA, dan tampilan bahan ajar yang menarik untuk siswa kelas XI SMA.

Untuk mencapai tujuan penelitian, digunakan rancangan penelitian yang diadaptasi dari model desain pengembangan Borg dan Gall. Berdasarkan model tersebut, dalam penelitian ini ada 8 tahap, yakni (1) penelitian dan pengumpulan data, (2) perencanaan, (3) pengembangan draf produk, (4) validasi, (5) merevisi hasil validasi, (6) uji coba lapangan, dan (7) penyempurnaan produk akhir. Validasi dilakukan melalui validasi ahli materi, ahli media, dan praktisi. Uji coba lapangan dilakukan dengan siswa kelas XI SMA Negeri 4 Kediri.

Dari hasil uji coba produk, ahli materi dan bahan ajar memberikan nilai kelayakan aspek materi sebesar 89,5%, sedangkan praktisi memberikan 91,6%. Pada aspek sistematika penyajian bahan ajar, ahli materi dan bahan ajar memberikan nilai kelayakan sebesar 92,5%, sedangkan praktisi memberikan 95%. Pada aspek tampilan bahan ajar, ahli media memberi nilai kelayakan sebesar 95,8%, sedangkan praktisi memberikan 87,5%. Dari uji coba lapangan, siswa memberikan nilai kelayakan pada aspek materi sebesar 81%. Pada aspek sistematika penyajian sebesar 87,5% dan aspek tampilan sebesar 86,6%. Berdasarkan hasil tersebut diketahui bahwa aspek materi, sistematika penyajian, dan tampilan telah memenuhi kriteria layak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa (1) aspek materi telah sesuai dengan materi menulis cerpen SMA, (2) aspek sistematika penyajian mudah digunakan oleh siswa, dan (3) tampilan bahan ajar menarik.

Hasil pengembangan produk bahan ajar menulis cerpen ini dari segi isi mudah dipahami oleh siswa karena materi sesuai dengan materi menulis cerpen SMA, materi fokus pada pengembangan unsur–unsur pembangun cerpen bukan definisi unsur-unsur pembangun cerpen, terdapat komik dengan balon kata kosong sebagai sumber ide untuk siswa, serta terdapat contoh dan latihan pada setiap pengembangan unsur-unsur pembangun cerpen agar siswa lebih mudah memahami materi yang diberikan. Dari segi bahasa, bahan ajar menggunakan ragam bahasa baku, lugas, menarik, memotivasi, dan menggunakan sapaan “kalian”. Dari segi sistematika, bahan ajar mudah digunakan oleh siswa karena setiap bab pada bahan ajar ini langsung disusun sesuai dengan langkah-langkah menulis cerpen. Dan dari segi tampilan, bahan ajar dilengkapi dengan berbagai gambar yang menarik serta perpaduan warna yang sesuai dengan siswa SMA.

Produk bahan ajar menulis cerpen ini dapat dibaca, dipelajari, dan dimanfaatkan oleh semua pihak terutama siswa SMA kelas XI. Siswa dapat memanfaatkan bahan ajar untuk membantu dalam materi menulis cerpen. Bahan ajar dapat digunakan oleh siswa secara mandiri maupun dengan bimbingan guru. Bahan ajar ini juga dapat digunakan oleh guru sebagai bahan ajar pendamping untuk materi menulis cerpen.