SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Unsur Intrinsik Cerpen Karya Mahasiswa Aru Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang

Firdaus Ali Sya'bana

Abstrak


ABSTRAK

 

Sya’bana, Firdaus Ali. 2013. Unsur Intrinsik Cerpen Mahasiswa Aru Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd. (II) Dr. Roekhan, M.Pd.

 

Kata kunci: cerita pendek, mahasiswa Aru, pembelajaran menulis cerita pendek

 

Penguasaan kemampuan berbahasa Indonesia sangat penting sebagai alat komunikasi, baik secara lisan maupun tertulis. Kemampuan berbahasa ini harus dibina dan dikembangkan. Oleh karena itu pengajaran bahasa perlu diterapkan mulai tingkat SD, SMP, SMA maupun dijenjang perguruan tinggi.

Dalam pengajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi, terdapat empat aspek kemampuan yang harus dikuasai oleh mahasiswa, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Dari keempat aspek tersebut, kemampuan menulis merupakan kemampuan berbahasa yang paling kompleks. Menulis membuat mahasiswa dapat menuangkan gagasan, pikiran, pendapat, maupun perasaannya dengan baik sesuai kaidah yang benar. Salah satu keterampilan menulis adalah pembelajaran menulis cerita pendek. Pada pembelajaran menulis cerita pendek mahasiswa ditekankan mengembangkan potensi menulis mereka untuk menghasilkan sebuah karangan yakni cerpen. Oleh karena itu yang menjadi kajian utama pada penelitian ini adalah analisis unsur intrisnsik cerpen karya mahasiswa Aru.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan unsur intrinsik cerpen mahasiswa aru pada pembelajaran menulis cerita pendek Universitas Negeri Malang Tahun Pelajaran 2013/2014. Sejalan dengan tujuannya, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data penelitian ini berupa paparan verbal meliputi, latar, alur, tokoh dan penokohan, gaya bercerita, dan tema. Sumber data penelitian ini adalah 12 cerpen karya mahasiswa Aru. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri karena peneliti merupakan alat pengumpul data dengan menggunakan pedoman analisis. Tahapan analisis dimulai dari tahap identifikasi data, pengodean, klasifikasi data, dan penarikan simpulan.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi.  

Berdasarkan data yang diperoleh, dianalisis, dan dipaparkan, terdapat hasil penelitian sesuai dengan fokus penelitian yang ingin dicapai. Terdapat tiga latar yang ditemukan dalam cerpen karya mahasiswa Aru, yakni latar tempat, latar waktu, dan latar suasana. Latar tempat meliputi sekolah, pasar, jalan, rumah, masjid, wisma, kampung halaman, stasiun, kota malang, gunung arjuna, kota, tanah lapang, kelas, dan warung. Latar waktu, meliputi jam, hari, tanggal dan tahun. Latar suasana, meliputi simpati, bahagia, rindu, sedih, marah, menyesal, dan bingung.

Unsur intrinsik alur meliputi eksposisi, konflik awal, komplikasi, klimaks, penyelesaian. eksposisi, misalnya memperkenalkan tokoh si rambut panjang. Konflik awal, misalnya tokoh oval mengajak glen untuk meninggalkan apel untuk menemaninya ke pasar. Komplikasi, misalnya Glen menolak permintaan maaf oval dan melemparinya spidol. Klimaks, misalnya Oval tidak terima dengan perlakuan glen dan mengajak Glen berkelahi, dan Penyelesaian, misalnya Guru menhentikan perkelahian mereka dan mengajaknya ke kantor.

Berdasarkan klasifikasinya unsur intrinsik tokoh dan penokohan dikalsifikasikan menjadi empat yakni, gambaran fisik tokoh, status sosial tokoh, watak tokoh dihubungkan dengan profesi, dan nama tokoh dihubungkan dengan daerah asal. Gambaran fisik tokoh, misalnya tubuhnya besar, dan berambut panjang. Status sosial tokoh, misalnya siswa, mahasiswa, pegawai kantor. watak tokoh dihubungkan dengan profesinya, misalnya tokoh Chika yang wajahnya cantik menjadi manager di PT. Nike Jakarta, dan nama tokoh dihubungkan dengan asal daerah, misalnya nama Gracetilya merupakan nama asing yang berasal dari negeri Inggris.

Unsur intrinsik sudut pandang yang ditemukan dalam data cerpen karya mahasiswa Aru yakni, sudut pandang orang pertama-utama, sudut pandang orang ketiga-terbatas, dan sudut pandang orang ketiga-tidak terbatas. Sudut pandang orang pertama-utama, misalnya Aku. Sudut pandang orang ketiga-terbatas, misalnya ia sebagai Rian, dan sudut pandang orang ketiga-tidak terbatas, misalnya pengarang memposisikan dirinya sebagai tokoh utama, tokoh tambahan, dan tokoh bawahan.

Unsur intrinsik gaya bercerita yang digunakan mahasiswa Aru dalam penulisan cerpen menggunakan empat konsep yakni, monolog, kalimat narasi, dan dialog. Unsur intrinsik tema yang digunakan mahasiswa Aru dalam pengembangan ide cerita yakni, persahabatan, percintaan, dan pengorbanan.

Pertama, kepada mahasiswa Aru Universitas Negeri Malang, dalam mengembangkan dan menggarap ide cerita dalam cerpen sudah baik. Namun, pola pengembangan ide cerita hanya menggunakan satu pola, dan tidak ditemukan keberagaman pola dalam pengembangan ide cerita. Hal ini perlu diperhatikan oleh mahasiswa agar cerpen hasil karya mahasiswa lebih bervariasi baik dari segi pola pengembangan ide cerita maupun isi. Kedua, kepada dosen pengampu mata kuliah menulis cerita pendek, disarankan menambah intensitas latihan menulis cerpen kepada mahasiswa. Ketiga, kepada peneliti lain hendaknya dilakukan penelitian lanjutan sejenis dengan subjek penelitian Mahasiswa Aru dengan jenis karya yang lain agar kita dapat mengetahui bagaimana hasil karya mahasiswa Aru terutama dalam keterampilan menulis.