SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIALOG DAN AKTING DENGAN METODE RENDRA BERDASARKAN NASKAH DRAMA SANG MANDOR KARYA RAHMAN ARGE BERBASIS MACROMEDIA FLASH UNTUK SISWA KELAS XI SMA

FIYAN ILMAN FAQIH

Abstrak


ABSTRAK

Faqih, Fiyan Ilman. Pengembangan Bahan Ajar Dialog dan Akting dengan Metode Rendra Berdasarkan Naskah Drama Sang Mandor Karya Rahman Arge Berbasis Macromedia Flash untuk Siswa Kelas XI SMA. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. A. Syukur Ghazali, M.Pd, (II) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd.

Kata Kunci: Bahan Ajar Dialog dan Akting, Metode Rendra, Naskah Drama, Macromedia Flash.

Penelitian pengembangan bahan ajar dialog dan akting ini dilatarbelakangi oleh kenyataan pembelajaran dialog dan akting yang kurang optimal di sekolah. Siswa kesulitan memahami cara berdialog dan akting yang ada pada buku paket dan siswa sulit berdialog sesuai dengan watak tokoh. Selain itu, guru hanya memandu 2 kali latihan awal, sehingga hanya menghasilkan pementasan dalam kelompok kecil yang kurang maksimal. Guru harus bisa menyediakan bahan ajar yang sesuai dengan kriteria isi mata pelajarannya. Jenis bahan ajar yang dipilih dalam penelitian adalah bahan ajar dalam bentuk Macromedia Flash. Bahan ajar tersebut sangat cocok untuk siswa SMA karena dapat menampilkan contoh nyata bagaimana cara berlatih dialog dan akting yang benar dan tampilannya menarik minat siswa. Tujuan umum penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar dialog dan akting dengan metode Rendra berdasarkan naskah drama Sang Mandor karya Rahman Arge berbasis Macromedia Flash untuk siswa kelas XI SMA. Tujuan khusus penelitian ini adalah (1) mengembangkan isi produk bahan ajar dialog dan akting, (2) mengembangkan urutan penyajian produk bahan ajar dialog dan akting, (3) mengembangkan bahasa produk bahan ajar dialog dan akting, dan (4) mengembangkan tampilan produk bahan ajar dialog dan akting.

Penelitian ini menggunakan rancangan pengembangan bahan ajar yang dimodifikasi dari model pengembangan Borg and Gall. Adapun tahap-tahap penelitian ini, yaitu (1) melakukan analisis kebutuhan, (2) melakukan perencanaan, (3) mengembangkan produk awal, (4) melakukan validasi terhadap dua ahli dan satu praktisi, (5) melakukan revisi terhadap produk awal berdasarkan komentar, saran, dan hasil validasi para ahli dan praktisi, (6) melakukan uji coba lapangan terhadap kelompok kecil siswa, dan (7) revisi produk akhir berdasarkan komentar, saran, hasil uji coba produk kepada siswa, dan hasil penilaian mandiri siswa. Jenis data dalam penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu verbal dan numerik. Data verbal, yaitu data yang dikumpulkan melalui informasi lisan berupa komentar, saran, dan kritik yang berasal dari  ahli, praktisi, dan siswa selama uji coba. Data numerik, yaitu data berupa skor nilai yang berasal dari instrumen angket dan hasil penilaian mandiri siswa.

Uji coba produk dilakukan kepada dua ahli, praktisi, dan kelompok kecil siswa. Hasil uji coba produk mengenai isi bahan ajar ajar, yaitu ahli pembelajaran memperoleh skor 87,5%, praktisi memperoleh skor 100%, dan kelompok kecil siswa memperoleh skor 81,5%. Hasil uji coba produk mengenai urutan bahan ajar, yaitu ahli pembelajaran memperoleh skor skor 100%, praktisi memperoleh skor 100%, dan kelompok kecil siswa memperoleh skor 88,9%. Hasil uji coba produk mengenai kebahasaan bahan ajar, yaitu ahli pembelajaran memperoleh skor 75%, praktisi memperoleh 100%, dan kelompok kecil siswa memperoleh skor 83,3%. Hasil uji coba produk mengenai tampilan bahan ajar, yaitu ahli pembelajaran memperoleh skor 100%, ahli visualisasi bahan ajar memperoleh 58,3%, praktisi memperoleh skor 95%, dan kelompok kecil siswa memperoleh skor 88,9%. 

Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa bahan ajar dialog dan akting dengan metode Rendra berdasarkan naskah drama Sang Mandor karya Rahman Arge berbasis Macromedia Flash untuk siswa kelas XI SMA dapat diimplementasikan kepada siswa kelas XI SMA. Terkait dengan tersebut, disarankan kepada siswa untuk membaca keseluruhan naskah drama Sang Mandor, lebih memperhatikan pemodelan latihan dengan metode Rendra, dan siswa dapat meminta kepada guru untuk melihat video pementasan secara utuh. Adapun hal yang disarankan kepada guru, yaitu guru lebih memerhatikan objektivitas penilaian mandiri siswa. Saran kepada peneliti selanjutnya yaitu peneliti selanjutnya disarankan untuk mengembangkan bahan ajar dengan materi yang berbeda. Dalam penyebarannya, dapat dilakukan dengan cara menyebarluaskan melalui (1) pendidikan dan pelatihan kelompok teater, (2) MGMP, dan (3) pemasaran secara online.