SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Sikap Moral Tokoh dalam Novel Mahabarata karya R.K. Narayan

Lailaus Naeni

Abstrak


ABSTRAK

 

Naeni, Lailaus. 2014. Sikap Moral Tokoh dalam Novel Mahabarata karya R.K. Narayan. Skripsi, Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Muakibatul Hasanah, Dr. M.Pd (II) Musthofa Kamal, S.Pd, M.Sn

 

Kata Kunci: sikap moral, novel Mahabarata, apresiasi novel

 

Karya sastra diciptakan selain untuk memberikan hiburan, juga menjadi sarana penanaman nilai moral. Moral adalah ukuran baik buruknya suatu tingkah laku yang telah diterima oleh masyarakat. Ajaran moral dalam karya sastra dapat ditampilkan melalui berbagai macam cara, salah satunya melalui sikap moral para tokoh dalam karya sastra tersebut. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan sikap moral tokoh Pandawa, tokoh Kurawa dan sekutunya, serta penggambaran watak tokoh dalam novel Mahabarata karya R.K. Narayan.

Penelitian ini merupakan penelitian teks dengan bentuk penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan moral. Data berupa kutipan teks novel Mahabarata karya R.K. Narayan, yaitu berupa klausa, kalimat, dan fragmen yang di dalamnya terdapat kandungan sikap moral tokoh. Sumber data penelitian ini adalah teks novel Mahabarata karya R.K. Narayan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara peneliti membaca secara kritis dan komprehensif novel Mahabarata kemudian mencatat dan mengkaji data-data berupa dialog tokoh, monolog tokoh, dan narasi pengarang yang dipandang sesuai dengan fokus penelitian. Kegiatan analisis data dalam penelitian ini dimulai dengan (1) membaca teks novel Mahabarata; mendata kutipan cerita yang menunjukkan perilaku, pikiran, dan  tindakan tokoh yang mengandung sikap moral; dan menyimpulkan wujud sikap moral berdasarkan kutipan cerita, (2) menyajikan temuan data sikap moral tokoh Pandawa, sikap moral tokoh Kurawa dan sekutunya, serta penggambaran watak tokoh dalam novel Mahabarata yang disajikan ke dalam tabel pengumpul data, dan (3) memaparkan hasil analisis dan pembahasan sikap moral tokoh dalam novel Mahabarata, serta pembahasan cara penggambaran watak tokoh oleh pengarang. Adapun pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini yaitu (1) peneliti memeriksa kembali data sikap moral yang telah ditemukan, (2) peneliti membaca kembali bagian teks novel Mahabarata yang di dalamnya terdapat kandungan sikap moral yang tercermin dalam perilaku tokoh, dan (3) mengaitkan temuan data sikap moral dengan indikator sikap moral.

Hasil penelitian ini berupa deskripsi sikap moral tokoh dalam novel Mahabarata karya R.K. Narayan, yang meliputi sikap moral tokoh Pandawa dan sikap moral tokoh Kurawa dan sekutunya; serta penggambaran watak dalam novel Mahabarata karya R.K. Narayan. Pertama, sikap moral tokoh Pandawa sebagai berikut: (a) Yudistira menunjukkan sikap moral bertanggung jawab, sabar, selalu berpikir positif, hormat terhadap orang yang lebih tua, bijaksana, rela berkorban, patuh pada aturan dan perintah, dan suka menolong; (b) Bhimasena menunjukkan sikap moral tulus, patuh pada perintah, bijaksana, dan berani; (c) Arjuna menunjukkan sikap moral patuh pada perintah, bijaksana, dan berani; serta (d) Nakula dan Sahadewa menunjukkan sikap moral bijaksana. Kedua, sikap moral tokoh Kurawa dan sekutunya sebagai berikut (a) Bhisma menunjukkan sikap moral menepati janji dan bijaksana; (b) Widura menunjukkan sikap moral bijaksana, suka menolong, jujur dan selalu berbicara benar; (c) Destarastra menunjukkan sikap moral adil dan bijaksana; (d) Wikarna menunjukkan sikap moral bijaksana; (e) Drona menunjukkan sikap moral bijaksana dan tulus; serta  (f) Karna menunjukkan sikap moral setia kawan. Ketiga, teknik penggambaran watak tokoh dalam novel Mahabarata karya R.K Narayan yang meliputi: (a) teknik penggambaran watak tokoh secara langsung melalui deskripsi pengarang dan (b) teknik penggambaran watak tokoh secara tidak langsung menggunakan tujuh teknik yang meliputi teknik cakapan, teknik tingkah laku, teknik pikiran perasaan, teknik arus kesadaran, teknik reaksi tokoh, teknik reaksi tokoh lain, dan teknik pelukisan fisik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kepada peminat sastra, pengajar sastra, serta peneliti selanjutnya disarankan hal-hal berikut. Pertama, kepada peminat sastra, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk menggali nilai kehidupan yang berkaitan dengan sikap moral melalui berbagai bentuk karya sastra yang lain dan menambah pengetahuan baru tentang kisah Mahabarata dan perang Baratayudha. Kedua, kepada pengajar sastra dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai referensi pengajaran mengenai apresiasi sastra tentang novel. Ketiga, kepada peneliti selanjutnya, penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan refrensi dan rujukan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus penelitian yang berbeda.