SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Strategi Medan Kata dalam Pembelajaran Menulis Puisi Bebas untuk Siswa Kelas VIII SMP

Etsa Purbarani

Abstrak


ABSTRAK

 

Purbarani, Etsa. Pengembangan Strategi Medan Kata dalam Pembelajaran Menulis Puisi Bebas untuk Siswa Kelas VIII SMP. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd., (II) Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd.

 

Kata Kunci: puisi bebas, strategi medan kata, video ilmu pengetahuan

 

Kompetensi menulis sastra dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia salah satunya dikembangkan melalui keterampilan menulis puisi. Penguasaan keterampilan menulis puisi memiliki tujuan agar siswa mampu menghasilkan puisi yang berkualitas, meningkatkan kreativitas siswa dalam berkarya sastra, serta mengasah kepekaan siswa terhadap segala hal dan peristiwa di sekitarnya. Sayangnya, pada kenyataan di lapangan, pembelajaran tentang kompetensi menulis puisi sering mengalami hambatan. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru pada studi pendahuluan, diperoleh informasi bahwa guru mengajarkan kompetensi ini secara tradisional dan teoretis-informatif. Akan tetapi, proses penulisan puisi dilaksanakan secara langsung tanpa ada panduan atau bimbingan kepada siswa untuk berproses kreatif. Hal tersebut mengakibatkan siswa merasa jenuh dan kurang berminat, sehingga menimbulkan kesulitan dalam menulis puisi. Oleh karena itu, peneliti mengembangkan sebuah strategi pembelajaran menulis puisi, yaitu strategi medan kata. Strategi tersebut dikemas dalam bentuk buku panduan yang ditujukan untuk guru. Produk tersebut diharapkan dapat membantu guru untuk membimbing siswa dalam memperoleh pengetahuan dan membimbing proses kreatif siswa dalam menulis puisi.

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk (1) menghasilkan kerangka konseptual strategi medan kata, (2) menghasilkan deskripsi langkah-langkah strategi medan kata, dan (3) menghasilkan bentuk implementasi strategi medan kata dalam pembelajaran menulis puisi bebas. Strategi medan kata sendiri merupakan sebuah strategi menulis puisi bebas yang diinspirasi oleh istilah medan dalam bidang sains serta teori medan kata dalam pemerolehan bahasa. Oleh karena terinspirasi dari istilah medan pada bidang sains, strategi ini berorientasi pada bidang sains sehingga menghasilkan puisi bertema ilmiah. Untuk menunjang terwujudnya puisi bertema ilmiah tersebut, media penunjang yang digunakan dalam strategi medan kata adalah video ilmu pengetahuan.

Metode penelitian yang digunakan pada penelitian pengembangan ini diadaptasi dari model pengembangan oleh Borg dan Gall. Adaptasi model pengembangan yang digunakan pada penelitian meliputi (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan, (3) pengembangan draft produk, (4) uji validasi, (5) revisi produk awal, (6) uji lapangan terbatas, dan (7) penyempurnaan produk akhir. Uji kelayakan yang dilakukan melibatkan tiga subjek ahli, yaitu ahli puisi, ahli pembelajaran puisi, serta praktisi Bahasa dan Sastra Indonesia. Untuk uji lapangan terbatas, subjek uji adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Batu.

Berdasarkan hasil uji kelayakan yang telah dilakukan, masing-masing ahli memberikan skor kelayakan yang berbeda-beda untuk panduan penggunaan strategi medan kata. Ahli puisi memberikan skor kelayakan sebesar 42 dengan rata-rata persentase sebesar 75,3%. Ahli pembelajaran puisi memberikan skor kelayakan sebesar 56 dengan rata-rata persentase sebesar 86,3%. Praktisi Bahasa dan Sastra Indonesia memberikan skor kelayakan sebesar 69 dengan rata-rata persentase sebesar 98,7%. Rata-rata kelayakan yang diperoleh dari seluruh ahli dan praktisi mencapai 86,8% yang berarti produk layak dan dapat diimplementasikan.

Revisi yang dilakukan terhadap produk panduan penggunaan strategi Medan Kata didasarkan pada komentar dan saran perbaikan yang diberikan saat uji kelayakan. Pada aspek kelayakan konsep strategi Medan Kata, revisi yang dilakukan meliputi (1) menguraikan landasan inspirasi, baik dari istilah maupun teori tentang “medan” serta (2) menguraikan alasan mengapa strategi Medan Kata dikembangkan dengan berorientasi pada bidang sains. Pada aspek kelayakan langkah-langkah strategi Medan Kata dalam pembelajaran menulis puisi, revisi yang dilakukan meliputi (1) menambahkan langkah strategi untuk mengurangi kesenjangan langkah, (2) menyederhanakan contoh puisi agar sesuai dengan tingkat pemahaman siswa, (3) menyederhanakan langkah-langkah strategi agar sesuai dengan tingkat pemahaman siswa, serta (4) memperjelas contoh per langkah implementasi sebaiknya diperjelas dengan menambahkan keterangan. Pada aspek kelayakan strategi Medan Kata terhadap tingkat pemahaman dan kebutuhan siswa, revisi yang dilakukan meliputi (1) menyederhanakan materi menulis puisi menjadi lebih mudah dan praktis, (2) memberikan petunjuk dan perintah latihan dengan singkat, serta (3) mengurangi pilihan cara menulis puisi bagi siswa.

Hasil uji lapangan (dilakukan pada kelompok terbatas yang melibatkan 25 siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Batu). Pada uji lapangan tersebut, siswa telah mampu (1) menulis puisi bebas menggunakan pilihan kata yang sesuai dengan objek puisi, (2) menulis puisi bebas menggunakan pilihan kata dengan memperhatikan penggunaan citraan, (3) menulis puisi bebas menggunakan pilihan kata dengan memperhatikan penggunaan majas, serta (4) menulis puisi bebas menggunakan pilihan kata dengan memperhatikan variasi rima. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa merespon positif penerapan strategi medan kata dalam pembelajaran menulis puisi bebas. Rata-rata kelayakan yang diperoleh dari angket siswa mencapai 90,6%.

Berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa panduan penggunaan strategi medan kata dapat diimplementasikan pada pembelajaran menulis puisi, khususnya pada kompetensi menulis puisi bebas di jenjang kelas VIII. Terkait dengan hal tersebut, maka para pengajar Bahasa dan Sastra Indonesia disarankan untuk menerapkan strategi medan kata pada pembelajaran menulis puisi pada jenjang lain maupun kurikulum baru dengan orientasi tema yang lebih beragam. Selain itu, guru sebaiknya menyeleksi dan menyunting video ilmu pengetahuan yang akan dijadikan media pembelajaran menulis puisi bebas dengan strategi medan kata. Guru juga disarankan untuk memvariasikan strategi medan kata dalam pembelajaran menulis puisi dengan lebih kreatif dan inovatif, seperti menyisipkan permainan ringan di sela-sela pembelajaran, mengadakan pembelajaran di luar kelas, serta memanfaatkan mading atau majalah sekolah sebagai media publikasi karya siswa.