SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

kemampuan menulis puisi dengan metode observasi siswa kelas X SMA Negeri 4 Kediri

Izzul Mutho'

Abstrak


ABSTRAK

 

Mutho’, Izzul. 2014. Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Malang dengan Menggunakan Metode Observasi. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan daerah, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd., (II) Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd.

 

Kata kunci: menulis puisi, metode observasi

Menulis puisi adalah proses kreatif dalam menuangka gagasan, pikiran dan perasaan penyair melalui sebuah tulisan. Menulis puisi dapat meggunakan metode observasi. Metode observasi atau pengamatan pencermatan panca indera yang berkaitan dengan satu atau lebih dari kelima perasaan kita. Tahap-tahap metode observasi dalam kegiatan menulis puisi, yaitu (1) menentukan objek, (2) melakukan pengamatan, (3) memilih kata, dan (4) mengembangkan kata menjadi puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Negeri 4 Kediri dengan menggunakan metode observasi.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitan ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 4 Kediri. Populasi terdiri dari 9 kelas. Sampel penelitian ini adalah kelas X-1, X-2, X-3, dan X-5. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kerja siswa menulis puisi, rubrik penilaian, dokumentasi berupa foto-foto, dan objek pengamatan berupa video dokumenter anak jalanan. Data berupa kemampuan siswa dalam menulis puisi. Pengumpulan data melibatkan peneliti, guru sebagai pembimbing, dan peneliti lain sebagai teman untuk mendokumentasikan proses pengambilan data. Analisis data terdiri dari tiga tahapan (1) persiapan, (2) tabulasi, (3) penerapan.

Hasil analisis data menunjukan bahwa kemampuan menulis puisi aspek tema dapat dikemukakan bahwa 72% atau 79 siswa dengan kategori sangat mampu. Sebanyak 17% atau 18 siswa  dengan kategori skor mampu. Sebanyak 11% atau 12 siswa dengan kategori cukup mampu. Rata-rata kemampuan siswa dari jumlah 109 siswa dengan persentase 86, 23% atau mendapatkan skor 282 dan dapat dikategorikan mampu sekali.

Kemampuan menulis puisi siswa SMA Negeri 4 Kediri dengan metode observasi dilihat dari aspek pemilihan kata bahwa 18% atau 19 siswa dengan kategori sangat mampu. Sebanyak 52% atau 57 siswa  dengan kategori mampu. Sebanyak 30% atau 33 siswa dengan kategori cukup mampu. Rata-rata kemampuan siswa dari jumlah 109 siswa dengan persentase 63% atau mendapatkan skor 206 dan dapat dikategorikan cukup mampu.

Kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Negeri 4 Kediri dengan menggunakan metode observasi dilihat dari aspek mengkreasikan rima dapat dikemukakan bahwa 30% atau 33 siswa dengan kategori sangat mampu. Sebanyak 61% atau 66 siswa  dengan kategori skor mampu. Sebanyak 9% atau 10 siswa dengan kategori cukup mampu. Rata-rata kemampuan siswa dari jumlah 109 siswa dengan persentase 73,70% atau mendapatkan skor 241 dan dapat dikategorikan mampu.

Kemampuan menulis puisi siswa kelas X dengan meggunakan metode observasi dilihat dari aspek penulisan bait dapat dikemukakan bahwa 26% atau 28 siswa dengan kategori sangat mampu. Sebanyak 63% atau 68 siswa  dengan kategori skor mampu. Sebanyak 11% atau 13 siswa dengan kategori cukup mampu. Rata-rata kemampuan siswa dari jumlah 109 siswa dengan persentase 71% atau mendapatkan skor 233 dan dapat dikategorikan mampu.

Kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Negeri 4 Kediri dengan menggunakan metode observasi dilihat dari penggunaan gaya bahasa dapat dikemukakan sebagai berikut 12% atau 13 siswa dengan kategori sangat mampu. Sebanyak 24% atau 26 siswa  dengan kategori skor mampu. Sebanyak 64% atau 70 siswa dengan kategori cukup mampu. Rata-rata kemampuan siswa dari jumlah 109 siswa dengan persentase 49,54% atau mendapatkan skor 167 dan dapat dikategorikan kurang mampu.

Kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Negeri 4 Kediri dengan menggunakan metode observasi dilihat dari amanat yang disampaikan dapat dikemukakan sebagai berikut 63% atau 69 siswa dengan kategori sangat mampu. Sebanyak 33% atau 36 siswa  dengan kategori mampu. Sebanyak 4% atau 4 siswa dengan kategori cukup mampu. Rata-rata kemampuan siswa dari jumlah 109 siswa dengan persentase 86, 85% atau mendapatkan skor 284 dan dapat dikategorikan mampu sekali.

Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwakemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Negeri 4 Kediri dengan menggunakan metode observasi dari aspek tema, pilihan kata, rima, bait, gaya bahasa, amanat dengan kategori mampu. Gaya bahasa merupakan aspek paling sulit dikuasai siswa.

Berdasarkan temuan, disarankan kepada guru agar penelitian ini digunakan sebagai metode pembelajaran menulis puisi di kelas. Bagi peneliti lain, penelitian ini dapat menjadi rujukan untuk melaksanakan penelitian berikutnya yang menggunakan metode ini atau metode lain dengan memperkaya aspek-aspek lain dalam pembelajaran menulis puisi. Peneletian ini efektif digunakan dalam pembelajaran menulis puisi maka potensi pengembangan bahan ajar sangat terbuka lebar. Objek yang dijadikan pengamatan bisa bermacam-macam sesuai dengan lingkungan dan umur siswa. Tema yang sesuai dapat dengan mudah diterima dan menjadi inspirasi siswa.