SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kemampuan Menulis Poster dengan Media Gambar Karikatur pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Malang Tahun 2013/2014

Indra Nurdianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Nurdianto, Indra. 2014. Peningkatan Kemampuan Menulis Poster dengan Media Gambar Karikatur pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Malang Tahun 2013/2014. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd, (II) Dr. Nita Widiati, M.Pd.

 

Kata Kunci: kemampuan menulis, poster, media gambar karikatur.

Kemampuan menulis poster berhubungan dengan pengenalan potensi diri seseorang dalam berpikir kreatif dan mendorong untuk belajar aktif. Setiap siswa diharapkan memiliki kemampuan menulis poster yang baik karena melihat besarnya manfaat bagi seseorang. Akan tetapi, hal tersebut belum sesuai dengan kenyataan yang terjadi karena pemilihan media pembelajaran yang kurang tepat berdampak pada kemampuan menulis poster siswa. Hasil studi pendahuluan di SMP Negeri 3 Malang membuktikan bahwa kemampuan menulis poster siswa masih rendah. Oleh karena itu, dilakukan tindakan dengan penggunaan media gambar karikatur untuk meningkatkan kemampuan menulis poster siswa.

Tujuan penelitian ini adalah meningkatan kualitas proses dan hasil menulis poster siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Malang dengan menggunakan media gambar karikatur. Penelitian ini berfokus pada peningkatan kemampuan menulis poster pada aspek isi, aspek kebahasaan, dan aspek tata letak. KD yang akan dicapai oleh siswa adalah KD 12.1 menulis slogan/poster untuk berbagai keperluan dengan pilihan kata dan kalimat yang bervariasi serta persuasif.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian tindakan kelas yang disusun dalam satuan siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek umum yang diberi tindakan adalah seluruh siswa kelas VIII-5, sedangkan subjek khususnya adalah 19 siswa yang memperoleh skor penilaian hasil di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang sudah ditetapkan.

Data penelitian meliputi data verbal berwujud tuturan lisan proses pembelajaran menulis poster maupun hasil tertulis peningkatan kemampuan menulis poster dan data nonverbal berupa rekaman tindakan siswa dalam foto, tindakan yang ditranskripsikan dari pedoman observasi, dan catatan lapangan. Data diperoleh melalui instrumen utama, yaitu peneliti yang didukung dengan instrumen penunjang berupa pedoman observasi, catatan lapangan, tes subjektif menulis poster, serta dokumentasi proses dan hasil menulis poster siswa.

Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa peningkatan kualitas proses pembelajaran menulis poster dengan media gambar karikatur dilaksanakan dengan langkah-langkah belajar: siswa mengamati gambar karikatur secara cermat, mengidentifikasi karakteristik dalam gambar karikatur, menentukan pesan kekhususan/ide dari gambar karikatur, menentukan tema dari gambar karikatur, mengembangkan tema gambar karikatur menjadi kalimat poster, serta menuliskan kalimat poster pada gambar karikatur. Berdasarkan hasil analisis proses diketahui bahwa pada siklus 1 sebagian siswa mengikuti pembelajaran menulis poster dengan cukup antusias, sedangkan pada siklus 2 semua siswa sangat antusias mengikuti pembelajaran menulis poster saat menulis poster dengan media gambar karikatur.

Hasil analisis kemampuan menulis poster dengan media gambar karikatur tiap aspek meningkat. Berdasarkan nilai rata-rata kelas, kemampuan mengolah isi meningkat dari 70,32 siklus 1 menjadi 92,35 siklus 2, kemampuan menggunakan bahasa meningkat dari 76,63 siklus 1 menjadi 90,00 siklus 2, kemampuan mengelola tata letak meningkat dari 73,63 siklus 1 menjadi 78,89 siklus 2. Secara keseluruhan hasil peningkatan kemampuan menulis poster pada siklus 2 sebagai berikut: (1) siswa dengan kategori sangat baik mencapai 66% (meningkat dari 0% pada siklus 1) dengan indikator isi pesan poster sesuai dengan isi gambar karikatur, isi kalimat poster sesuai dengan isi pesan, penggunaan ejaan dan tanda baca pada kalimat poster tepat, pemilihan kata pada kalimat poster tepat, tata letak tulisan sesuai dengan gambar karikatur; dan (2) siswa dengan kategori baik mencapai 34% (meningkat dari kategori cukup dan kurang dengan persentase yang sama pada siklus 1) dengan indikator isi pesan poster sesuai dengan isi karikatur, isi kalimat poster sesuai dengan isi karikatur, penggunaan ejaan dan tanda baca pada kalimat poster tepat, tata letak tulisan sesuai dengan gambar karikatur, tetapi pemilihan kata yang digunakan pada kalimat poster belum tepat. 

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada guru mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia agar memanfaatkan atau menggunakan media gambar karikatur untuk meningkatkan pembelajaran menulis poster. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat dijadikan bahan acuan oleh peneliti berikutnya pada pembelajaran menulis cerpen, menulis puisi, dan keterampilan berbahasa lain dengan penggunaan media gambar karikatur.