SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kemampuan Menulis Puisi Berdasarkan Fiksimini Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Malang.

Putri Desita Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Putri Desita. 2014. Kemampuan Menulis Puisi Berdasarkan Fiksimini Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd. (II) Dr. Roekhan, M.Pd.

 

Kata Kunci: menulis puisi, fiksimini

Menulis puisi adalah kegiatan produktif dalam menuangkan atau memaparkan pikiran, perasaan, dan imajinasi seseorang berkenaan dengan pengalaman hidupnya ke dalam rangkaian kata-kata yang disusun dengan memperhatikan struktur pembangun puisi, yaitu struktur fisik dan struktur batin. Menulis puisi dapat dibantu dengan beraneka ragam media salah satunya dapat menggunakan fiksimini. Fiksimini adalah sebuah kolom khusus dalam Majalah Story yang berisi cerita singkat tidak lebih dari 150 kata. Pemanfaatan fiksimini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan sumber kebahasaan siswa untuk menulis puisi. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Malang dalam menulis puisi berdasarkan fiksimini dilihat dari struktur fisik dan struktur batin puisi.

Jenis penelitian yang digunakan, yaitu penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini, yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Malang yang berjumlah 312 siswa. Populasi bersifat homogen sehingga penelitian ini menggunakan penelitian sampel dengan teknik pengambilan sampel secara acak. Sampel dari penelitian ini, yaitu siswa kelas 8B, 8C, dan 8E yang berjumlah 118 siswa atau sebesar 38% dari jumlah populasi. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa perintah dan petunjuk menulis puisi serta rubrik penilain. Penelitian dilakukan dengan satu kali kegiatan pembelajaran dan satu kali tes yang melibatkan peneliti sebagai pengajar, guru kelas sebagai pengamat, dan teman peneliti sebagai pendokumentasi. Data berupa puisi karya siswa yang selanjutnya diberi skor sesuai rubrik penilaian. Analisis data dilakukan dengan lima tahapan, yaitu (1) persiapan, (2) penskoran, (3) penentuan persentase masing-masing aspek, (4) penentuan persentase siswa dengan kualifikasi tertentu, dan (5) pengkodean puisi untuk dijadikan kutipan.

Hasil analisis data diperoleh informasi bahwa kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Malang dalam menulis puisi berdasarkan fiksimini sebagai berikut. Pada aspek diksi, siswa yang tergolong mampu sebesar 59%. Sebagian besar diksi yang dipilih oleh siswa adalah kata yang memiliki keindahan lebih dan sesuai konteks. Siswa jarang memilih kata yang mengandung makna konotasi. Pada aspek rima, siswa yang tergolong mampu sebesar 56%. Sebagian besar siswa menggunakan rima akhir, sebagian lainnya yang mencoba untuk menggunakan rima akhir, tidak berhasil untuk menemukan kata yang tepat dalam menyelaraskan rima. Pada aspek baris, siswa yang tergolong mampu sebesar 99%. Hampir keseluruhan siswa telah mampu menulis puisi minimal delapan baris sesuai ketentuan yang diberikan dalam tugas. Dalam delapan baris puisi yang ditulis siswa telah mampu mengungkapkan idenya ke dalam puisi secara utuh. Pada aspek isi, siswa yang tergolong mampu sebesar 96%. Artinya siswa telah mampu menggunakan fiksimini sebagai media untuk menulis puisi. Pada aspek tema, siswa yang tergolong mampu sebesar 98%. Artinya, tema puisi yang telah dihasilkan siswa sama dengan tema fiksimini sebagai medianya. Dalam hal ini, fiksimini melatih siswa untuk lebih memahami suatu peristiwa lewat sebuah cerita dan mengubahnya menjadi sebuah puisi. Pada aspek amanat, siswa yang tergolong mampu sebesar 97%. Artinya, siswa telah berhasil untuk mengetahui sebagian nilai-nilai kehidupan dan menuangkannya kedalam sebuah puisi. Pada aspek judul, siswa yang tergolong mampu sebesar 95%. Artinya, siswa telah mampu menggunakan judul yang mencerminkan isi puisi. Pada keseluruhan aspek, siswa yang tergolong mampu sebesar 59%. Artinya, siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Malang tergolong cukup mampu untuk menulis puisi berdasarkan fiksimini. Dilihat dari persentase masing-masing aspek, dapat diketahui bahwa aspek diksi dan rima adalah yang paling sulit bagi siswa.

Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan guru selain mengajarkan berbagai cara untuk menulis puisi, guru juga mampu menumbuhkan kecintaan siswa pada puisi, sehingga siswa bisa menemukan cara sendiri untuk menulis puisi. Selain itu, guru juga harus lebih perhatian terhadap nilai siswa, yaitu dengan menggunakan media yang lebih kreatif dan frekuensi latian yang lebih banyak untuk meningkatkan nilai mereka. Bagi peneliti lain, diharapkan bisa melanjutkan penelitian ini dinilai dari aspek puisi yang lainnya, atau bisa menggunkaan media lain yang lebih kreatif agar siswa tidak hanya sebagai bahan ujicoba, tetapi mereka juga mendapatkan pengalaman yang berbeda.

 

ABSTRACT

 

Sari, Putri Desita. 2014. Kemampuan Menulis Puisi Berdasarkan Fiksimini Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd. (II) Dr. Roekhan, M.Pd.

 

Keywords: poem writings, fiksimini

Poem writings is a productive activity in order to express or present someone’s idea, feeling, and imagination in relate to their live’s experience into word combinations which is compiled by pay attention to the poem’s construction structure, that is physical and internal structures. Poem writings can be helped by using instructional media, one of them is by using fiksimini. Fiksimini is a special column in Majalah Story  which contains of short story which is not more than 150 words. The utilization of fiksimini is hoped to be the inspiration and language sources for students to write poems. The objective of this research is to describe the ability of the 8th grade students of SMP Negeri 4 Malang in poem writings according to the fiksimini looked from physical stucture and internal structure.

The research design used is descriptive quantitative method. The population of this research is all 8th grade students of SMP Negeri 4 Malang which the total amount of the students is 312. Because the population is homogeneous, so this research used sampling research with random sampling technical. The sample of this research are the students in the class 8B, 8C, and 8E which the total amount is 118 student or 38% from all population. The assembling data used are primary instrument poem writings test and secondary instrument column assessment. The research was conducted with once teaching and learning activity and once test which involve the researcher as an instructor, teacher’s class as an observer, and researcher’s friend as a documenter people. The data is all students’ poems which have been given score as according to scoring guide. The analysis data processed consisted of five stage, those are (1) preparation, (2) scoring, (3) determining percentation of each aspect, (4) determining students’ percentation with specific qualification, and (5) poem decoding as quotation.

From the data analysis’ result, it was obtained the information that the ability of the 8th grade students of SMP Negeri 4 Malang on poem writings from fiksimini are as the follow. At diction aspect, students who included able is 59%. Most of all diction which is chosen by the student is a word feeling more beautiful and match to the context. It is rare of the students who chose the word which sense connotation. At rhyme aspect, student who included able is 56%. Most of all students use last rhyme. To the other students who tried to use last rhyme, they did not succees to find words which  were correct on harmonizing rhyme. At row aspect, students have reached 99%. Almost all students could produce writing poem with minimum eight raws which were appropriate to instruction which is given on the task. On eight raws poem which have been written by the students, they could express and its idea to the poem intactly. At contents aspect, student who included able is 96%. It means, the students can use fiksimini as media for poem writing. At theme aspect, student who included able is 98%. It means, the theme of the poem written by the students are the same with the theme of the fiksimini which students have read. With this research, fiksimini trained the students to more understanding a moment by the story and changed the story to be a poem. At trust aspect, student who included able is 97%. It means, the students know some of moral values and put it on a their poem. At title aspect, student who included able is 95%. It means, the students are able to make a title which reflect to their poem’s content. At all aspect, student who included able is 59%. It means, the 8th grade students of SMP Negeri 4 Malang are more able to write poem by fiksimini. Seen from each aspect percentage, can knowing that diction aspect and rhyme aspect is very difficult for students.

Based on the research findings, it is suggested to the Indonesian teacher to teach not only to write poem, but also to build students’ loveness for poem too. Therefore, the students can find their own method to write poem. Besides, the teacher also have to be more attention to students’ score, that is by using intructional media which is more creative and more trial frequency to increase their achieving score. To the other researchers it may continue this research with appreciating in other aspect of poem, or can use other method that is more effective in order to the students not only as a try-out participant, but also their have different experience.