SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Nilai Moral dalam Tembang Bawa Pamiyem Parinata

Chatrina Darul Rosikah

Abstrak


ABSTRAK

 

Rosikah, Chatrina Darul. 2014. Nilai Moral dalam Tembang Bawa Pamiyem Parinata. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sunoto, M.Pd, (II) Karkono, S.S., M.A.

 

Kata Kunci: Nilai moral, tembang, kajian sastra Jawa.

Salah satu tembang pujian yang oleh masyarakat Hindu di Perhutani Ringintelu, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar dianggap sakral adalah tembang Bawa Pamiyem Parinata. Tembang tersebut dinyanyikan setahun sekali pada waktu pelaksanaan upacara adat Tawur Agung sebagai lagu pengiring tari Parinata. Wiharno, pemangku agama Hindu setempat, menyebutkan bahwa tembang tersebut mengandung nilai keluhuran bagi kehidupan masyarakat. Namun, tidak banyak orang yang mengetahui kandungan isi dan makna dari tembang tersebut. Penelitian ini dilaksanakan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam tembang Bawa Pamiyem Parinata. Terkait dengan maksud tersebut, maka pembahasan dalam penelitian ini mengenai nilai moral yang terkandung dalam tembang Bawa Pamiyem Parinata, yaitu nilai moral religi, nilai moral sosial, dan nilai moral individu.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan desan deskripftif. Data penelitian ini berupa kata-kata hasil wawancara dengan informan, yaitu pemangku agama Hindu di daerah penelitian dan transkrip tembang Bawa Pamiyem Parinata. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian instrumen panduan wawancara dan instrumen analisis data. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan triangulasi data dengan cara menggunakan informan lebih dari satu orang dan menggunakan lebih dari satu metode. Kegiatan analisis data memaknai transkrip tembang, mengklasifikasi dan menganalisis data, mendeskripsikan hasil klasifikasi dan analisis data sesuai dengan rumusan masalah, lalu menyimpulkan dan memberi saran.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh kesimpulan bahwa tembang Bawa Pamiyem Parinata merupakan tembang sakral yang mengandung nilai-nilai moral di dalamnya, yaitu nilai moral religi, nilai moral sosial, dan nilai moral individu. Pertama, nilai moral religi yang terdiri atas ketaatan, keimanan, dan kepasrahan. Kedua, nilai moral sosial terdiri atas kerukunan dan kesamaan. Nilai moral  yang terakhir yaitu nilai moral individu terdiri atas kebaikan,  ketangguhan, dan keteguhan. Saran untuk penelitian selanjutnya yang serupa, diharapkan peneliti menguasai bahasa Jawa Kawi agar analisis yang dilakukan dapat lebih mendalam. Penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk penelitian selanjutnya yang serupa.