SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KATA MAJEMUK BAHASA INDONESIA DALAM TAJUK RENCANA SURAT KABAR HARIAN JAWA POS

Rauhanda Riyantama

Abstrak


ABSTRAK

 

Riyantama, Rauhanda. 2014. Kata Majemuk Bahasa Indonesia dalam Tajuk Rencana Surat Kabar Harian Jawa Pos. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sunaryo HS., S.H. M.Hum, (II) Drs. Bustanul Arifin, S.H. M.Hum.

 

Kata Kunci: kata majemuk bahasa Indonesia, tajuk rencana surat kabar harian Jawa Pos.

Kata merupakan suatu unit bahasa yang paling kecil, atau dengan kata lain, setiap satu satuan bebas merupakan kata. Unsur kata yang cenderung memiliki makna leksikal menjadikan konstruksi kata majemuk dikacaukan dengan konstruksi satuan lain, misalnya frasa dan ungkapan/idiom. Kata majemuk dan frasa adalah gabungan kata yang mempunyai kemiripan. Keduanya memiliki struktur pembentuk yang hampir sama tetapi mempunyai makna yang berbeda setelah terjadi penggabungan. Apabila frase mengandung makna yang dapat terlihat dari morfem-morfem pembentuknya, kata majemuk memiliki makna yang berbeda dari morfem pembentuknya setelah terjadi penggabungan. Selain itu, kata majemuk berbeda dengan idiom/ungkapan. Idiom adalah konstruksi yang maknanya tidak sama dengan makna komponen-komponennya.Dalam kurun waktu terakhir ini, belum ditemukan penelitian yang khusus membahas kata majemuk bahasa Indonesia dalam tajuk rencana surat kabar. Berkaitan dengan itu, diperlukan pembahasan mengenai hal tersebut.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meneliti bentukan apa saja yang menyusun sebuah kata sehingga menjadi kata majemuk dalam tajuk rencana surat kabar harian Jawa Pos. Melalui penelitian ini diharapkan peneliti dapat mendeskripsikan unsur yang membentuk kata majemuk.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan desain deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah 23 tajuk rencana surat kabar harian Jawa Pos edisi bulan Februari 2014. Instrumen penelitian terdiri atas (a) panduan pengumpulan data dan (b) panduan analisis data.

Teknik pengumpulan datapenelitianiniberupa teknik dokumentasi. Adapun prosedurnya meliputi (a) meminjam koran Jawa Pos edisi bulan Februari di Perpustakaan Pusat Universitas Negeri Malang, (b) menggandakan koran tersebut khusus tajuk rencana (jati diri), (c) membaca setiap tajuk rencana hingga diperoleh kepahaman, (d) penentuan data terpilih berupa kata majemuk yang dilanjutkan dengan kodifikasi data dengan mengikuti langkah kodifikasi data Moleong, (e) reduksi data terpilih untuk memperoleh data tereduksi yang sesuai dengan rumusan masalah penelitian, dan (f) triangulasi data dengan teknik perpanjangan keikutsertaan peneliti, ketekunan pengamatan, dan konsultasi kepada dosen pembimbing.

Wujud data dalam penelitian ini berupa kata majemuk yang terdapat dalam tajuk rencana surat kabar. Data tersebut mengandung bentuk, unsur pembentuk, struktur, dan pola kata majemuk.

Analisis data penelitian ini dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan model analisis linguistik Sudaryanto. Unit analisis data adalah kata majemuk yang mengandung bentuk, unsur pembentuk, struktur, dan pola kata majemuk. Selanjutnya, prosedur analisis data secara lengkap meliputi kegiatan sebagai berikut. Pertama, kegiatan identifikasi data. Kedua, kodifikasi data. Ketiga, kegiatan penafsiran data. Kegiatan tersebut dilakukan sejak awal data diperoleh hingga saat deskripsi data dilakukan.

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh empat hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, penggunaan kata majemuk bahasa Indonesia berdasarkan bentuknya dalam tajuk rencana surat kabar harian Jawa Pos terdiri atas bentuk kata majemuk koordinatif dan bentuk kata majemuk subordinatif. Kedua, penggunaan kata majemuk bahasa Indonesia berdasarkan unsur pembentuknya dalam tajuk rencana surat kabar harian Jawa Pos terdiri atas morfem bebas + morfem bebas, morfem terikat + morfem bebas, morfem bebas + morfem terikat, dan morfem terikat + morfem terikat. Ketiga, penggunaan kata majemuk berdasarkan strukturnya dalam tajuk rencana surat kabar harian Jawa Pos terdiri atas verba + nomina, nomina + nomina, verba-verba, nomina + adjektiva, adjektiva + nomina, verba + adjektiva, dan nomina + verba.Keempat, penggunaan kata majemuk berdasarkan pola dalam tajuk rencana surat kabar harian Jawa Pos terdiri atas pola kata majemuk simplek dan pola kata majemuk komplek.

Berdasarkan keempat hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kata majemuk dalam tajuk rencana surat kabar harian Jawa Pos edisi bulan Februari 2014 terdapat unsur-unsur yang membentuknya.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada ilmuawan, peneliti bahasa lain,serta guru mulai jenjang SD sampai SMA.